Pendapatan per kapita Indonesia USD 18,000

uang-05.jpg Akhirnya, pendapatan per kapita rakyat Indonesia bisa mencapai USD 18,000 per tahun. Hal ini dilaporkan langsung dari badan dunia. Dan dengan pendapatan sebesar itu, negara Indonesia telah mampu menyamai negara2 besar lainnya seperti China, India, Amerika dan Uni Eropa. Sedangkan negara2 ASEAN lainnya seperti Singapura, Malaysia dan Thailand serta negara2 Asia Timur seperti Jepang, Hongkong dan Taiwan harus mengakui keunggulan negeri jambrut khatulistiwa ini. Bahkan 30 perusahaan Indonesia berhasil masuk dalam daftar 500 perusahaan besar dunia.

Eit .. jangan kaget dan jangan bingung. Itu adalah sepenggal berita yang – Insya Allah – akan muncul di media masa-media masa terbitan Indonesia edisi 23 Maret 2030 alias dua puluh tiga tahun dari sekarang. Kira2 .. kita masih hidup atau – kalau masih hidup – sudah umur berapa ya? yang pasti saya sudah pensiun hehehe sambil jagain cucu2 yang lucu2 hehehe. Mudah2an masih sempat merasakan Indonesia makmur sejahtera :)

Jangan tertawa atau sinis atau ga percaya. Ini serius, kemaren – di Istana Negara – Bapak Presiden menyampaikan tanggapannya untuk kerangka dasar Visi Indonesia 2030 yang disampaikan oleh Ketua Yayasan Indonesia Forum, Bapak Chairul Tanjung. Bapak Presiden katakan bahwa Indonesia abad 21 akan mampu menjadi negara maju dan sejahtera. Menjadi bangsa yang mandiri, produktif, memiliki daya saing serta mampu mengelola seluruh kekayaan alam dan sumber daya lainnya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi jangka pendek, menengah dan panjang. Tuh kan.

Masa ga yakin sih. Beliau aja yakin kok. Karena beliau bilang, “Kalau lihat lintasan perjalanan sejarah kita, itu memungkinkan. Jika kita ingin merekonstruksikan masa depan kita 100 tahun ke depan, mari kita lihat perjalanan bangsa 100 tahun ke belakang..” (dikutip dari Harian Kompas, 23-03-2007) tuh kan. Ga percaya.

Jadi sekarang .. masuk ke time tunnel .. baca deh koran terbitan 23-03-2030 pada halaman pertama. Ada ga?

blok.jpg

UPDATE !! 7 Maret 2008

2006 = USD 1,660.00

Mungkin mimpi bangsa ini bisa saja jadi kenyataan .. tapi apakah dengan pendapatan sebesar USD 18,000 kita akan menjadi yang terkaya?? coba simak posisi pendapatan per kapita kita pada tahun 2006 dibandingkan dengan negara tetangga kita, Malaysia :

Sekjen Yayasan Indonesia Forum (YIF), Raden Pardede mengatakan pada KapanLagi.com bahwa target USD 18,000 tersebut, dicapai secara bertahap dari 2006 sebesar USD 1,660 menjadi USD 2,359 pada 2010 dan naik menjadi USD 3,923 pada 2015, kemudian naik menjadi USD 7,231 pada 2020 dan menjadi USD 12,449 pada 2025.

malaysia.jpg Dalam situs Jabatan Penerangan Malaysia, disebutkan bahwa pendapatan per kapita Malaysia pada tahun 2006 adalah sebesar RM 19,739 atau setara dengan USD 6,220 berdasarkan kurs Bank Negara Malaysia tanggal 7 Maret 2008.

Dari perbandingan tersebut .. jelas sekali pendapatan per kapita Malaysia 3,7 kali dari pendapatan Indonesia. Itu berarti untuk mencapai pendapatan per kapita USD 18,000 .. Malaysia hanya perlu 2,9 kali dari pendapatannya saat ini. Sedangkan bangsa kita perlu 10,8 kali. Bisa dibayangkan .. kita harus berusaha lebih kuat 4 kali dari Malaysia jika ingin berada diatas negara jiran tersebut.

Berdasarkan berita di detik.com edisi 15 Februari 2008, dikatakan bahwa pendapatan perkapita Indonesia 2007 naik menjadi USD 1,946 … hmm kaya’nya masih jauh dari USD 18,000 ya??

2007 = USD 1,946.00

UPDATE !! 12 Mei 2008

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Goeltom berpendapat bangsa Indonesia saat ini berada dalam kemunduran. Pada saat negara-negara Asia Tenggara lain menempati daya saing global pada posisi di atas 48 dari 131 negara, Indonesia hanya mampu bertengger di nomor 54, atau 23 posisi di bawah Malaysia.

Visi Indonesia 2030 menjadi negara unggul dalam pengelolaan kekayaan alam, ditopang dengan pencapaian menjadi lima negara besar dalam kekuatan perekonomian dunia, dan mewujudkan kualitas hidup modern yang merata.

Menurut Miranda, visi itu terlalu muluk dan tidak nyata karena Indonesia menargetkan tanpa mengukur kemampuan diri. ”Indonesia tidak memiliki dasar apa-apa, seperti ilmu pengetahuan yang harus dijadikan fondasi bangsa, tetapi menargetkan sesuatu yang begitu tinggi,” kata Miranda.

”Singapura membasiskan visi bangsanya pada masyarakat yang berbasis ilmu pengetahuan, begitu pula Malaysia yang mendasarkan ekonominya pada ilmu pengetahuan,” kata Miranda yang dikutip dari Kompas edisi 11 Mei 2008.

UPDATE !! 23 Februari 2009

2008 = USD 2,271.20

Pendapatan per kapita Indonesia pada 2008 mengalami peningkatan dibanding 2007 lalu. Badan Pusat Statistik mencatat sebesar Rp 21,7 juta atau setara dengan USD 2.271,2 per orang per tahun.

“Ini meningkat cukup besar 23,6 persen jika dibandingkan tahun 2007 sebesar Rp 17,5 juta atau setara US$ 1.942,1. Angka ini merupakan PDB total dibagi jumlah penduduk dibagi rata-rata kurs tahun 2008,” kata Kepala BPS Rusman Heriawan di Jakarta, Senin 16 Februari 2009.

UPDATE !! 28 Juni 2010

2009 = USD 2,590.10

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2009 yang mencapai 4,5% membuat pendapatan per kapita Indonesia pada tahun 2009 naik menjadi Rp 24,3 juta (US$ 2.590,1),” demikian disampaikan oleh Deputi Neraca dan Bidang Analisis Statistik Slamet Sutomo di kantornya, Jakarta, Rabu (10/2/2010)

UPDATE !! 3 Januari 2010

Target buat 2025 = USD 10,000.00

Sebelum mencapai pendapatan USD 18,000.00 di tahun 2030, Bapak SBY — Presiden Indonesia — saat berpidato dalam pembukaan perdagangan perdana di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (3/1/2011) mengatakan “Kita perjuangkan supaya income per kapita mencapai 10.000 (dollar AS),” jadi .. kira² tercapai ga’ ya ??

94 tanggapan untuk posting ini.

  1. ben bisa mlebu time tunnel, ayo pada nganggo topi cawet

    :D hwakakak .. kok pake topi cawet seh?

  2. Sebenarnya gak usah dipikirin toh nanti pak presiden SBY tidak jadi presiden di tahun itu. Gak ikut menikmati juga, apa tulus kira2 melakukan banyak hal demi tahun 2030. Mungkin SY tulus pembantunya dan pembantunya pembantu itu paling2 masa bodoh.

    Sama seperti ide Indonesia Incorporate yang seingat saya sudah diluncurkan dari sepuluh tahunan yang lalu. Dan lagi2 .. kita hanya mampu sebatas wacana. Sementara Korea Selatan – yang juga baru membuat incorporate sepuluh tahun lalu – sudah buktikan dengan Incorporate mereka yang sukses. So, makanya tulisan saya diatas, saya tutup dengan melihat kemasa depan melalui time tunnel .. kira2 terwujud apa kagak. Kalau soal tulus atau ga, saya ga mau suudzon.

  3. sui men…..

    Iya .. lama banget.

  4. Amien mudah2an tercapai, kita yg kudu kerja keras untuk mencapai 2030 itu khan?

    Setuju mbak. Untuk mencapai seperti yang diidam2kan ga mungkin hanya kita serahkan kepada satu orang saja. Kita tidak boleh hanya bisa ngomong tok. Menyalahkan orang saja. Minimal kita berdoa buat orang yang mengabdikan pada pembangunan bangsa jika kita tidak mampu memberikan sumbangan yang berarti.

  5. lah… saya kira sekarang pak, padahal udah seneng baca paragraf pertamanya :(
    2030 *mikir*… mending kalau N K R I ini masih ada, tapi mudah-mudahan sih jangan nunggu tahun 2030… moga aja pemilu nanti saat presiden dan antek2nya diganti, Indonesia kembali bangkit sehingga kita tidak hanya bermimpi punya negara maju… dan hanya mendengar janji-janji yang tak pernah ditepati!
    *berharap*

    Jawaban Neng cerdas. Jadi bukan soal SBY atau siapa. Tapi siapa yang kita pilih. Jadi nanti kalo ada pemilihan. Pilihlah yang tepat. Bangsa ini harus dicerdaskan, agar pilihan juga cerdas. Kalo soal menyalahkan orang mah gampang atuh. Tapi ketika kita memilih, apakah kita sudah tepat alias tidak terpengaruh dengan janji2. Semoga Indonesia bisa lebih maju ditangan anak bangsa yang cerdas.

  6. Semoga bangsa kita, masih punya kekuatan ekonomi di asia khususnya. Karena selama ini, kita sendiri kasian dengan bangsa kita..

    Mengasihani diri sendiri bukan berarti menunggu bantuan orang lain toh mas. Ditangan anak2 muda sekarang lah, apakah 2030 bisa seperti itu atau ga. Jika sekarang umur sampeyan 20 tahun. Jadi tahun 2030 itu umurnya 50 tahun. Usia yang matang buat memimpin negeri ini.

  7. ketika indonesia punya pendapatan perkapita segitu negara tetangga berapa ya pendapatan perkapitanya???

    Itu dia Kang masalahnya :D saya juga sempat kepikiran kaya’ gitu. Jangan2 USD 18,000 itu yang paling rendah. Capeee dee.

  8. Posted by Akonx on Sabtu, 24 Maret, 2007 at 18:56

    optimis
    Yah, kita doakan dan usahakan bersama – sama wahai segenap bangsa Indonesia sampai tercapainya hari itu! Kalau mau pasti bisa koq!

    pesimis
    2030? jauh amat. Dari pada pikirin jauh – jauh, mending membuat langkah kongkrit yang bisa kita nikmati dalam kurun waktu 1 tahun kedepan. Paling tidak mencari cara bagaimana agar krisis ekonomi ini apabila tidak berakhir, seenggaknya dapat di hambat kemundurannya.

    bravo Indonesia!

    Bravo!! Seperti dalam buku Berani Gagal karya Billi PS Lim “Satu2nya kegagalan yang benar terjadi karena kegagalan untuk memulai” dan ada pepatah lainnya mengatakan “Langkah pertama adalah awal dari perjalanan panjang” so .. untuk mencapai 2030 ya memang harus memikirkan satu tahun ke depan.

  9. Paragraf pertama itu memang benar ya Pak? Semoga saja benar an bukan isapan jempol belaka…
    Saya masih ingat kejadian waktu saya masih nakal-nakalnya sebagai anak STM :D , tahun 1997 saat Indonesia dan beberapa negara lain masih awal2 dihantam krisis moneter . Waktu itu menteri ekonomi kita (lupa namanya) berkata dengan yakin dan bangganya bahwa di antara negara yang sedang kena krismon itu Indonesia-lah yang memiliki fundamental ekonomi paling kuat sehingga krismon tsb hanya akan bertahan sebentar di Indonesia. Tetapi kenyataannya…????

    Walah, mas Ari pernah nakal ya? sekarang sudah ga nakal apa masih nakal :)

    Itulah bangsa kita .. bisa memulai tapi tidak cukup energi dan kekuatan untuk menyelesaikannya dengan baik. Harus diakui, Indonesia itu punya modal kekayaan alam yang tak ternilai. Tapi faktanya, kita hanya sebagai penonton bagi perusahaan2 asing yang beroperasi di Indonesia. Jangankan perusahaan tambang .. pusat perkulakan aja dikuasai oleh asing seperti Giant, Carrefour yang notabenenya menyangkut hajat hidup orang banyak. Makanya, salah satu syarat untuk mencapai visi 2030 adalah penggunaan sumber daya alam sendiri.

  10. Ha…ha…ha…. asyik juga nih ngebaca tulisannya sampe habis. Ada benernya juga tuh negara ini bakalan bisa nonjolin taringnya lebih unggul di banding negara-negara lain. Khan yang namanya negara yang berjaya kan nggak selama-lamanya berjaya. Ada kalanya negara yang super-power kaya’ Amerika, dan baru-baru ini China yang kuat lantaran ekonominya. Tapi yakin ajah deh, di masa depan pasti ada pergantiannya.

    Yang jadi pertanyaannya, apakah yang ngegantiinnya Indonesia?

    *Twing*>>sambil baca-baca koran digital masa depan 2030. (moga-moga ada) :P

    Tepat sekali Wan .. kehidupan itu berputar. Pada abad pertama, pusat budaya itu di China, kemudian bergeser ke Timur Tengah trus berpindah ke Eropa dan sekarang di Amerika. Diperkirakan pada tahun 2020 pusat budaya dan ekonomi sudah direbut oleh China kembali dan tahun lalu bursa efek di Shang Hai mencatat growth yang spektakuler. Pertanyaan mu tepat. Apakah Indonesia akan ikut gerbong suksesi atau ga? semuanya kembali kepada generasi sekarang. Jika generasi sekarang sudah tercemar mental korupsi juga, hedonisme, sakaw dll … ya, sami mawon. 2030 sama aja dengan 2007. Jadi yang ngebuktiin itu, adalah generasi yang lahir di tahun 1990-an ke atas.

  11. kalo temen saya bilang “in your dream..!”

    Tepat sekali sobat. Bukankah semuanya dimulai dari mimpi? Seperti awal penciptaan telephone menjadi handphone, komputer berkembang ke internet dan teknologi canggih lainnya .. Mimpi akan tetap jadi mimpi kalau generasi yang lahir di era reformasi tetap diam menunggu dan terkontaminasi. Yang bisa membuktikan apakah ini hanya sekedar mimpi atau bisa diwujudkan, ya anak muda jaman sekarang. Gimana? Berani menerima tantangan untuk mewujudkan itu?

  12. waduh masih idup kagak ya?

    Berdoa aja mbak .. umur kan ditentukan yang di Atas.

  13. sulit cuy…
    sepertinya ‘generasi muda’ harus segera bertindak…
    kayaknya biar hal itu tercapai saya harus jadi presiden dulu deh. tapi sayangnya saya ga mungkin jadi presiden…

    ya sudahlah, cukup usaha saja seberuntung mungkin…

    SETUJU .. memang generasi muda sekarang harus mengambil langkah2 konkrit. Eit, jangan putus asa. Siapapun di negeri ini bisa jadi Presiden. Asal sudah dirintis sejak sekarang. Ga percaya?? coba deh baca buku 7th Habit karya Steven Covey, nanti akan saya posting tulisan mengenai itu.

  14. 23 tahun?
    itu pas saya jadi presiden…
    *kabur*

    Jadi presiden apa nTo? .. Presiden Taxi atau Presiden Republik Baru Bisa Mimpi???

  15. Hehehe, kaget baca tulisan ini kirain bener-bener dimuat di berita KOMPAS kemarin. Ya semoga saja harapan Indonesia makmur aman tenteram kedepan…

    Semoga ga jantungan ya mbak.

    Amien. Apapun bisa kita wujudkan dengan persatuan dan kesatuan. Masalahnya, mau kah itu kita lakukan?

  16. padahal sekarang income per capita di Indonesia masih jauh dari target 2030 :( tapi gpp lah, ga perlu alasan untuk takut bermimpi besar. Harus berani bermimpi besar. Minimal kalo ga terwujud, dah jadi kembang tidur…

    Kalo ga salah juga sih waktu baca koran, es BY bilang bahwa untuk melihat seperti apa negara ini 100 tahun kedepan, kita bisa liat seperti apa Indonesia 100 tahun yang lalu, jadi ngga salah kalo dia narget 2030 Indonesia bisa jadi seperti itu.
    Nah yang buat aku geli dari pikiran tersebut (meski pikiran tersebut sama sekali ga salah) adalah, bagaimana kalo kita ngeliat Indonesia cukup sampe 30-40 tahun yang lalu aja, sebatas untuk menggambarkan seperti apa Indonesia 30-40 tahun kedepan. Jangan-jangan sekitar 30-40 tahun lagi bakalan seperti era reformasi tahun 1998 kemaren. Dimana 30 tahun dari sekarang akan ada tirani baru lagi, yang mungkin akhirnya jatuh(mengundurkan diri) dan lalu nasib-nya ngga jelas seperti tokoh uang 50-ribuan (edisi pertamax), kagak dihukum-hukum.

    Jika seluruh komponen bangsa menyadari hal tersebut, Insya Allah, impian akan terwujud. Mudah2an negara ini mau belajar dari sejarah.

  17. Saya tidak paham, apa SBY ingin jadi Presiden Tahun 2030. Luar biasa, kita sengaja dilenakan oleh mimpi demi mimpi….

    hwakakakak :D .. sah, sah aja sih Bos .. kan ini negara demokrasi, tapi apa nyampe ya?

  18. Posted by adit on Selasa, 8 Mei, 2007 at 09:19

    klo misalkan pendapatan perkapita kita jadi $18000 pada tahun 2030, dan pada saat itu pula negara2 lain yang kita pertimbangkan telah menaikan pendapatan perkapita mereka…
    soalnya saya liat slama pengalaman saya hidup di amerika serikat selama satu tahun ini sebagai pertukaran pelajar, saya pertimbangkan bahwa kehidupan disini dengan kehidupan di indonesia tu jauh beda…
    mungkin para pemimpin indonesia tahu perbedaannya…

    Bedanya. Kita lebih suka menjadi penonton. Sedangkan bangsa lain, yang mengambilnya. Liat saja, sudah banyak perusahaan asing yang ‘menjajah’ kita secara ekonomi mulai dari makanan – diwakili oleh perusahaan2 Hypermarket – sampai komunikasi – diwakili oleh perusahaan Telekomunikasi – sehingga tuntas sudah kita jadi bangsa penonton dan budak.

  19. Posted by Abdul Azis on Sabtu, 12 Mei, 2007 at 20:29

    hrmm…tetap saja hanya fatamorgana, realitasnya saat ini saja 1$ : (itu berbanding dengan) 9800 R(i)p, jika nanti tahun 2030 = 1$ : 20.300,-Rp ya = aja kita ditipu.

    gimana caranya rupiah itu bisa 1:1 sama dollar, Amin.

    Dulu pernah, salah seorang mengusulkan ide seperti itu. Saya lupa namanya. Yang pasti, idenya begini .. Indonesia kan kaya dengan hasil bumi. Nah, hasil bumi itu dianggap deposit untuk menjamin rupiah terhadap dollar agar tetap stabil. Gitu deh, ajak jelimet sih kalo dijelaskan disini.

  20. Posted by santos on Senin, 21 Mei, 2007 at 01:08

    sui tenan to . . ..Aku pingin liat singapura gimana mandang indonesia, soale aku mangkel banget dijelek – jelekin terus. Pas iku umur ku wis meh 60 tahun….

    Tetep aja, mereka meremehkan bangsa ini, kalo disana banyak TKW kita. Mereka lupa, tanpa TKW apakah mereka bisa hidup nyaman?

  21. Manusia hanya berdoa dan berusaha. Dan Allah tidak akan mau mengubah keadaan suatu kaum bila kaum tersebut tidak mau mencobanya dan berusaha. Jangankan 23 tahun kedepan untuk berubah, 5-10 tahun juga bisa jika Allah menghendaki tetapi tergantung kita.
    Manusia yang punya cita-cita dan angan-angan lebih baik daripada yang tidak memilikinya dan tidak yakin atas kemampuannya sendiri….
    Mari sebelum men-gol-kan masa depan negara yang akan mendatang kita mulai dari kita sendiri..
    Amiiin. Allahuakbar.
    Jayalah Negeriku, Majulah Bangsaku

    Benar banget mas Cahyo. Lihat saja, sepuluh tahun lalu ketika Hong Kong dikembalikan ke China, banyak pihak yang skeptis akan kelangsungan kejayaan Hong Kong. Ternyata, sekarang makin kinclong aja. Karena apa? karena semuanya mau bekerja sama. Atau contoh Dubai .. padang pasir yang disulap menjadi kota paling modern di dunia.

  22. Pertama kali saya menemukan artikel ini saya kira mas Erander lagi mabok! Nggak tahunya ini visi 2030-nya SBY toh! Dikirain sekarang! Tapi nggak papa deh sebagai hiburan, habis spt-nya kita semua kehabisan sesuatu utk menghibur bangsa ini. Tapi, eits! nanti dulu itu US$18,000 dollar tahun 2007 atau tahun 2030 ya?

    Mungkin kalau itu dollar tahun 2030 bisa jadi itu sama dengan US$5,000 tahun 2007 ini hehehehe! Lagian sekarang aja menurut Wiki di tahun 2005: pendapatan per kapita AS-$43,444 Jepang-$32,647 Swiss-$37,369 Singapura-$32,867! Mungkin pada saat kita nanti $18,000 mereka mungkin sudah ratusan ribu dollar! Jadi mungkin angka $18,000 itu nanti nggak ada artinya! :(

    Memang pinter deh pemimpin2 kita dalam menghibur rakyatnya yg masih pada buta statistik! Hehehehe .. Tapi memang benar sih, kita harus selalu optimis, kalau bukan kita ya siapa lagi?? Lagian untuk sementara hanya itu yg kita punya! Optimisme! :D Ya nggak?

    Namanya juga teori ekonomi. Kan selalu memiliki asumsi equilibrium .. jadi semua dianggap sama alias seperti tahun 2007. Trus, ekonomi kita aja yang growth aja .. hehehe apapun semua bisa terjadi toh. Sepanjang kita sebagai bangsa mau bekerja keras. Catat, kerja keras. Minimal kita mulai dari diri kita sendiri. Gimana? Pasti setuju kan? TErima kasih juga sudah melengkapi dengan data2nya.

  23. Hehehe… Yo wis lah, aku ngalah karo masku sing iki. Btw, mungkin maksudnya ceteris paribus kali ya? Bukannya equilibrium. :-?

    Hwakakaka :D .. jadi malu!! .. sampeyan bener mas .. ceteris paribus. Koq iso yo, aku nulisnya jadi equilibrium. Dasar aku sudah tua mas.

  24. yah…kirain udah terealisasi hehehe :lol:

    yah intinya sih kita juga ikut berusaha agar ‘impiannya’ pak presiden tercapai. semoga…amiin U_U

    Kok ga pake’ latex mbak?

  25. masalahnya saat itu berapa nilai uang ke barangnya ?

    kalo ternyata pada saat itu harga beras 1KG = USD 200
    mengingat, menimbang dan memperhatikan… kira2 sih ya gitu.. dulu tahun 90′an 1jt dah banyak banget….. sekarang ?

    mari kita melihat lagi sama sejarah.. sedih aq..

    Ya .. saya juga sedih. Coba USD 18,000 itu terjadi sekarang ya? kan asik hehehe ..

  26. wah dulu di SD Tahun 1986, guru ku Pak Tomo bilang, “Anak-anak, dengan Pelita (Pembangunan 5 Tahun– red), nanti pada tahun 1999 Indonesia sudah sejajar dengan Jepang sekarang (tahun 1986),” Kenyataannya .. yah kita lihat sendiri deh ..

    Mimpi tak selama terwujud. Tapi bukan berarti tidak boleh bermimpi. Masalahnya seberapa kuat effort yang kita investasikan untuk mewujudkan mimpi itu. Thanks Pak Jun, sudah sharing pengalaman.

  27. Wahwahwah……
    Ternyata Indonesia bisa jago juga ya … aku doain deh, byar pendapatan perkapitanya bisa naik trus. Harusnya pemerintah juga harus mewajibkan pemakaian KB. Byar orang2 ga punya banyak anak … hehehehehe

    Jago buat perencanaan kali ya? kan 2030 belom nyampe .. kita lihat aja nanti. Soal KB, pemerintah sebenarnya sudah punya programnya. Kalo diwajibkan .. bisa2 tiap hari di demo terus sama orang yang ga setuju KB.

  28. Apa mau dikata? sampai detik ini masih banyak tikus-tikus di badan pemerintahan. Penyalahgunaan/penyelewengan dana. Yang kaya sudah melakukan kewajiban. Yang miskin tetap tidak mendapatkan hak nya. Kemanakah larinya pajak dan fiskal yg kita bayar?

    Setiap kali makan McD ajah kita udah menyisihkan sekian % kepada pemerintah. Tapi fasilitas umum masih bobrok. Terutama sekolah gratis buat kaum yg kurang mampu. G percaya mimpi-mimpi yg diatas pasti terwujud kalau rakyat berpendidikan. Nga perlu tunggu sampe 2030. (Aq berharap yang berkuasa membaca comment ku ini.) -Support Free Education-
    ——————————-

    Tikus2 ada dimana2 .. tidak saja di Indonesia. Masalahnya .. pembasmian tikus2 di negara2 lain “terkoordinir” dengan baik sehingga tikus2nya tinggal dikiiit. Sedangkan disini .. tikus2-nya juga ikut2an membasmi tikus lainnya. Capee dee.

    Setuju support free education. Kalo sempat nonton acara News.Com beberapa waktu yang lalu .. alokasi anggaran untuk pendidikan diseluruh dunia menempati ranking terbawah dikalahkan oleh penggunaan narkoba, persenjataan militer dll. Memprihatinkan memang.

  29. Posted by retz_chan on Kamis, 8 November, 2007 at 11:42

    Waduhhh … gw ketipu nich!!! padahal gw dh sneng bgt lho .. Indonesia pendapatan perkapitanya dah mengalami peningkatan yang sangat tinggi.
    ————————

    Sorry man .. ga ada niat buat nipu koq. Itu kutipan berita dan dikemas supaya menarik buat dibaca. Sorry ya.

  30. Posted by sugeng s on Senin, 31 Desember, 2007 at 09:07

    Mas, tanya dulu. Per kapita itu artinya per tahun per orang bukan (bukan per tahun per KK)? Jadi kalau aku punya anak 2 dan istri 1 pada tahun 2030 nanti gajiku harus US $ 92.000 per tahun, gitu bukan Mas?
    ————————

    Kaya’nya memang seperti itu ..

    *sambil nunggu ditraktir*

  31. Saat itu .. semua harga sudah naik beratus kali lipat. Dan pendapatan perkapita Indonesia semestinya USD 1.800.000, inflasi akan terus naik dengan semakin menipisnya natural resources seperti minyak bumi, hutan, gas alam.
    ————————

    Anehnya .. yang menetapkan angka segitu, para pakar yang tergabung dalam Tim Visi Indonesia 2030 loh.

  32. Posted by uswaTun on Selasa, 22 Januari, 2008 at 19:53

    aStaga….!!
    KiRain pendapatan perkapita kita beneran udah naiik …
    teRnyata .. tahun 2030 ..
    yaah tapi nggak papa kita (kelahiran 1998 keatas) sebagai anak bangsa harus tetap OPTIMIS dan terus berusaha demi negara kita ini …
    Okeh..!!!
    ————————

    Gitu dong. Yang semangat. Good.

  33. Posted by uswaTun on Selasa, 22 Januari, 2008 at 19:55

    Eeh salah bukan kita .. tapi adik2 generasiku …
    aQ kan kelahiran ’91 …. hehehe …
    ————————

    Ya gpp kan. Kan usianya pas 39 tahun.
    Pas matangnya tuh.

  34. Ya .. saya kemaren baru dari tahun 2032 .. sempat singgah beli kemenyan di pasar Bringarjo dan topi baja … naik sepeda ontel dengan kecepatan 100 KM/ jam.
    ———————–

    Wah, yang baru pulang dari masa depan. Mana oleh2-nya kang mas?? emang pasar Bringarjo 2032 masih ada ya mas?? apa ga berubah jadi Mal Bringarjo Centre??

  35. Kita bangsa yang mengumbar janji dan mimpi .. tapi realisasinya jauh banget dari harapan … 2030 pendapatan perkapita kita 18,000 dollar? bisa iya .. bisa tidak .. tapi sebagai catatan, jika pemerintahan kita kayak gini2 aja ya mustahil ..

    Tapi .. kalo terjadi revolusi di pemerintahan (dalam hal penegakan hukum, pemberantasan korupsi, kebijakan luar negeri kita yang lebih memberikan posisi tawar baik secara ekonomi maupun politik, terus pemberdayaan sektor2 unggulan, dan juga distribusi pendapatan yang lebih merata plus moralitas bangsa yang meningkat) .. saya sangat optimis target itu bisa tercapai! Amiin ..
    ————————–

    Siip lah, yang penting optimis sambil terus berjuang ya.

  36. Everythings start from dreamming. Ngga ada salahnya. Cuman seorang sahabat bilang : “Ada perpedaan signifikan antara pemimpi dan pemimpin.”

    Pemimpi hanya bisa ngimpi. Sementara pemimpin adalah pemimpi yang mewujudkan mimpinya. Tidak ada salahnya ber-optimis. Mari didukung saja. Kita mulai dengan mewujudkan mimpi kita masing-masing .. masa ngga cape2 susah mulu hehehhe
    ——————————–

    Waaah .. bapak ini bijak sekali :)

    Memang semua berawal dari mimpi pak. Masalahnya, mungkin tema-teman cape’ bermimpi. Walau-pun masing-masing kita sudah mewujudkan mimpi kita, tapi belum optimal. Karena kita masih jalan sendiri-sendiri sebagai bangsa.

  37. “Memang semua berawal dari mimpi pak. Masalahnya, mungkin tema-teman cape’ bermimpi.”

    >>> heheheh … makanya mas, sepertinya kita harus menggeser “mimpi” kita dari sekedar “pemimpi” menjadi “pemimpin”. Agar setiap orang mampu menjadi creator dan actor dalam mewujudkan mimpi itu.

    “Walau-pun masing-masing kita sudah mewujudkan mimpi kita, tapi belum optimal. Karena kita masih jalan sendiri-sendiri sebagai bangsa.”

    >> Ini dia mas. Ini yang perlu dibangun. Bahwa dalam membangun mimpi itu perlu bersama-sama. Mimpi pribadi itu hanyalah impact ketika kita mau berempati atas mimpi orang lain …
    ————————

    Menarik. Pemimpin. Mungkin perlu dipertegas. Soalnya .. persepsi pada umumnya pemimpin adalah orang yang menggerakan orang banyak. Dan seandainya, semua orang tergerak untuk menjadi pemimpin .. lah, siapa dong yang harus dipimpin. Saya lebih cenderung pada memimpin diri sendiri, walaupun bukan seorang pemimpin.

    Setuju. Jangan sampai mimpi kita menzalimi mimpi orang lain .. seharusnya mimpi side by side. Dan untuk menciptakan mimpi seperti itu harus dimulai dari komunikasi. Jika tidak, ‘meneketehe’ mimpi orang lain seperti apa hehehehe ..

  38. Posted by crisia on Senin, 3 Maret, 2008 at 15:28

    Amin de …
    ————————

    :)

  39. Posted by lulu on Jumat, 21 Maret, 2008 at 22:49

    Jadi … pendapatan perkapita tahun 2007 berapa?
    ————————

    Berdasarkan berita di detik.com tanggal 15 Februari 2008, dikatakan bahwa pendapatan per kapita Indonesia tahun 2007 naik menjadi USD 1.946 atau sekitar Rp 17,9 juta per tahun dengan Total Produk Domestik Bruto (PDB) 2007 sebesar Rp 3.957 triliun.

  40. 2030, saya masih hidup ga yah?

    Kita emang masih banyak ketinggalan dari negara lain yah? .. tapi mungkin wajar juga, susah mengatur sebuah negara yang tidak dalam satu daratan ..
    ————————

    Boleh jadi begitu, karena negara-negara kepulauan lainnya — seperti Philliphina, Jepang, Selandia Baru dll — relative luas-nya lebih kecil dari Indonesia.

    Tapi .. bukankah kita dianugerahi kekayaan alam yang melimpah?? sementara mereka, kekayaan alamnya terbatas?? hmm .. jadi tentu bukan hanya faktor geografi aja kali pak.

  41. Posted by aldo on Sabtu, 5 April, 2008 at 10:15

    Saya tertarik dengan opininya, tapi intinya bukan dengan prediksi-prediksi kayak gitu. Cukup dengan usaha dan pembuktiannya aja lah … Toh, prediksi kayak gitu kan hanya perhitungan bersih aja … belum dengan berbagai bencana-bencana negeri ini, ditambah lagi adanya larangan terbang maskapai negeri kita … mari perbaiki diri dulu baru, bisa koment .. OK. Horas!!!!
    ————————–

    Setuju bos. Apapun cita-cita, visi dan misi, planning, niat dan sebagainya .. hanya akan tinggal kata-kata kosong kalau tidak dibarengi dengan perbuatan. Tapi .. perbuatan tanpa cita-cita, visi dan misi, planning, niat dan sebagainya .. akan membuat kita tak tahu arah tujuan kita melangkah.

  42. Iya tuh masih jauh ..

    Sial gw benci ekonomi wakakak, pelajaran paling pusing … Inflasi lah, bla bla bla ujung-ujungnya duit.

    Pssst … Koq dibandingin sama negara tetangga ya? hehe :mrgreen:
    —————————

    *ingat lagu slank .. UUD*

    Karena negara tetangga itu, serumpun dan relative lebih mendekati Indonesia ketimbang Singapura atau Philiphina.

  43. Posted by sorryman on Selasa, 6 Mei, 2008 at 18:40

    The power of dream
    ————————–

    Dream come true

  44. Itu angka semu Pak.

    Coba diterapkan benar-benar, rata-rata keluarga di Indonesia dengan 4 jiwa ayahnya berpenghasilan : \frac{Rp.17,9 juta}{12} x 4 = Rp.6 juta .. Apa iya?

    Lihat saja UMR kita paling gedhe Rp.1,5 juta. Saya punya data perkapita Provinsi NTB 2005 masih Rp.1,3 juta / tahun lho atau 1 orang Rp.100 ribuan / bulan.

    Artinya pendapatan kita sangat tidak merata, dan jangan senang dengan angka per kapita … sungguh semu.

    Cuma saya masih bingung dengan pemerataan kemakmuran itu, karena urusannya sudah sangat politis.
    —————————

    Terima kasih atas sharing pendapatnya ..

    Yang pasti, sampai saat ini angka per kapita tersebut masih digunakan untuk mengambil keputusan, seberapa pun ‘semu’-nya angka tersebut karena tidak dapat melihat gap antara kaya dan miskin.

    Mungkin Fatkhan ada usul, bagaimana caranya untuk menyajikan data yang dapat menggambarkan pendapatan masyarakat Indonesia secara riil dari yang termiskin dan terkaya?

  45. Sebenerx apa tujuan partai² sekarang inì? .. Apa hanya untuk mencari uang?

    Dilihat dari banyakx partai sekarang … bayangkan jika kita memilih presiden dari partai a dan kinerjax tidak baik … maka di pemilihan brikutx kita akan memilih yang lain (4 tahun 1 x ) .. 4 x 30 = 120 tahun …
    —————————-

    Wah .. kalo begitu, menjadi negara trial and error dong .. koq dicoba² mulu :mrgreen:

  46. Lanjutan …

    Apakah Indonesia butuh waktu 120 tahun untuk maju?

    1 hal lagi, menurut saya Indonesia itu “do nothing, say waaaakeeeh …” Seperti saya yang “do nothing, ngetik waaaakeeeh …”
    —————————-

    Ato memang negara ini adalah negara wacana .. jadi hanya ide saja? sementara yang menikmati kekayaan alamnya .. ya bangsa lain? :mrgreen:

  47. Hehehehe … kirain beneran pendapatan per kapita Indonesia mencapai $ US 18,000 …

    Makanya ane kaget, hehehe ..
    —————————

    Ane juga kaget bos .. tau bos kaget :mrgreen:

  48. Kurang lengkap berita yang ingin saya cari ..
    ————————–

    Emangnya nyari berita apaan bos??

  49. Posted by godamn on Senin, 30 Maret, 2009 at 00:01

    Yesss … you can … !!!!!
    —————————

    *seperti kampanye*

  50. Kalau melihat, langkah Indonesia ditengah resesi sekarang kayaknya bakalan kecapai, atau malah lebih cepat.

    Pertumbuhan ekonomi kita memang melambat, tapi tidak tersendat …
    —————————

    Amin .. mudah²an negara ini bisa menjadi negara yang adil dan makmur ya bos.

  51. kreatif dikit dunk….
    kurang lengkap neh…
    w tu butuh negara maju dan berkembang yang lengkap di dunia, kenapa yang di tulis cuma Indonesia ajah

    thanks
    —————————

    Piye toh mbak Ella .. postingan ini kan emang ngebahas masalah Indonesia aja. Kalo mbak Ella mau nyari data buat skripsi ato penelitian .. mbak kudu lebih semangat sedikit nyari di perpustakaan atau menggunakan search engine yang ada.

  52. Posted by rachma salsabila on Senin, 10 Agustus, 2009 at 17:02

    Berapa GNP negara maju dan berkembang? .. jumlah penduduk negara maju dan berkembang? … angka harapan hidup negara maju dan berkembang? ma kasih ..
    ————————–

    Bisa langsung klik di link yang ada ato browse di Google ato Yahoo! ..

  53. Posted by nabila on Rabu, 26 Agustus, 2009 at 19:37

    MANA PENDAPATANNYA? MANA TABELNYA? ITU YG GUE BUTUHIIIIIIN …
    —————————

    Ada yang bisa membantu ??

  54. Jangan pesimis .. ber-usaha-lah dari .. optimis tapi ga ada usaha sama aja juga bo’ong …
    ————————–

    Semua berawal dari mimpi .. sudah nonton film Sang Pemimpi belom ??

  55. HAH??? 2030?? yg bener jah??

    Uh, lama amat!! .. quw kira USD negara kita 6000, emang USD negara ni berapa?

    Huuuhhh!! … quw nyesel gag iza setara dengan negara JEPANG. T_T

    Tapi, emang musim nya lomba untuk maju — (ya iyalah)
    na berusaha teruz — moga” Indonesia dapat menyamai kedu”kn Jepang — amiiinn …
    ————————–

    Semua serba mungkin .. sepanjang kita berikhtiar dan terus berusaha. Faktanya sekarang pusat perekonomian sudah mulai bergeser dari Amerika ke Asia.

  56. Posted by hasma muis on Rabu, 30 September, 2009 at 05:48

    Saya selala ikut suport … semoga Indonesia selalu jaya dan pendapatnx semakin tahun makin meningkat .. AMIIIN

    Tapi jangan terlalu lama dong ya … keburu aku mati kalu 2030 heee … soalx umur aku sekarang uda 26 …
    ————————–

    Loh .. seharusnya kita juga berdoa .. semoga di tahun 2030 kita masih diberi kesempatan untuk menyaksikan kemakmuran Indonesia .. soal umur ga masalah kan ?? 46 tahun masih belom tua lagi :D

  57. Posted by hoeseinmachalli on Sabtu, 2 Januari, 2010 at 09:37

    Saya masih gagap segala²nya.

    Apa sih artinya pendapatan per kapita itu? bukankah ini kalo di rata² dengan mereka yang jumlahnya cuma 2.5% tetapi menguasai 97.5% ekonomi kita?

    Lha … kalo gitu rakyat ini kan tetep saja jadi jongos. Lalu inflasinya kira² berapa ya? … Orang kan tetep tidak bisa tenang dengan penghasilannya. Kalo hari ini bisa mangan sepiring, mungkin besok harus mangan dengan kembulan (sepiring buat ber dua, dst)
    —————————

    Benar pak .. itulah kelemahan angka tersebut karena tidak melihat disparitas. Oleh karena itu, dalam mengukur perekonomian suatu negara tidak saja dengan satu angka atau parameter saja ..

  58. wAh sMogA pEndApAtAn perkapItA di iNdOnEsiA mAkin meNIngkAt … mAju terUz iNdOneSiA … meRdekA !!!
    ————————–

    Amin

  59. Wah kita berarti harus kerja keras untuk menciptakan ekonomi yang stabil demi tanah kelahiran kita Indonesia ..
    ————————–

    Benar banget mbak .. tidak hanya bekerja keras saja tapi juga berpikir cerdas ..

  60. Indonesia harus jadi lebik baik !!!
    —————————

    Seharusnya memang ..

  61. Posted by andheincrewetzbezt on Senin, 25 Januari, 2010 at 08:57

    Hhmmm …. tinggi juga pendapatan negeraku ini …
    ————————–

    Tergantung ngeliatnya dari mana dulu pak :mrgreen:

  62. Posted by ekki hadian on Jumat, 29 Januari, 2010 at 18:59

    haduh .. kok malah visi nya sih ..
    saya kan lagi nyari bahan buat skripsi ..
    ————————–

    Loh .. kalo Eki bisa cermat dikit, sudah bisa loh dijadiin bahan buat skripsi .. kecuali kalo lagi males mikir .. ya, ga ada dong.

  63. Posted by andi on Minggu, 7 Maret, 2010 at 19:47

    Mana dafftar per kapitanya om ama bendera negara nya juga
    ————————–

    Andi bisa klik di link yang ada .. atau searching di situs-situs yg tersedia.

  64. Ha .. ha .. ha .. sempet kaget di awal-awal tulisan .. pas baca lagi ternyata …..

    Pendapatan perkapita boleh peringkat bawah .. tapi korupsi tetap peringkat atas bro … he .. he .. he ..

    Salam kenal dari saya ..
    —————————-

    Salam kenal juga ..
    *jabat tangan*

  65. Yachh lumayan siy .. lain kali lebih kumplit lagi yachhhh .. ?????
    —————————

    Kumplit pake telor apa bakso bu ??

  66. Posted by Miftah R Machsus on Jumat, 11 Juni, 2010 at 09:23

    Kalo Rp.21,7 juta per orang per tahun dibagi 365 hari, berarti pendapatan per kapita Indonesia per harinya sebesar Rp.59.452,- atau sekitar Rp.1.783.000,- per bulan.

    Angka yang sebenarnya cukup lumayan bila kita bandingkan dengan rata-rata UMR di Indonesia yang berada dalam kisaran 800 ratus ribuan per bulannya … sementara mayoritas penduduk kita berpengasilan pada tingkat UMR bahkan masih banyak juga yang jauh dibawah UMR

    Hmmm … harus banggakah ?
    —————————

    Hal tersebut diasumsikan kalau pendapatan tersebut dibagi rata .. jika pada fakta-nya masih banyak yang berada di bawah angka rata² tersebut .. artinya, terjadi kesejangan yang besar. Seharusnya kita prihatin.

  67. Posted by ibang on Sabtu, 26 Juni, 2010 at 20:29

    Saya yakin, pada tahun 2015, pendapatan perkapita indonesia bisa mencapai US $ 277.000 .. tapi dengan satu syarat, nilai tukar dolar terhadap rupiah adalah US $ 1 = Rp.100,- hehehe
    ————————–

    Sepertinya keyakinan Ibang belum dapat terlaksana .. karena baru pada 2020, redenominasi rupiah dari Rp.1.000,- menjadi Rp.1,- diimplementasikan .. sehingga baru pada tahun 2020 USD 1 = IDR 10 .. dengan catatan, nilai tukar 2020 sama dengan 2010 hehehe .. peace ah !!

  68. Yaahh.. awalnya sih, pas pertama tama baca, kaget banget tuh ngeliatnya USD 18.000!! ckckck .. itu berarti negara kita udah bisa dibilang negara maju doong. Tapi itu tahun 2030!! itu pun kalo bisa!! mungkin tahun segitu saya udah tua kali yaa .. hahahaha ..

    Tapi pas yang terakhir²nya … saya kagum dengan pertumbuhan ekonomi indonesia yang begitu pesatnya. Bahkan ditengah tengah krisis ekonomi seperti sekarang ini pun Indonesia juga masih bisa mampu bersaing di dunia internasional.

    Saya harap income per kapita tahun 2030 beneran USD18.000 deeh.. amiiin :)
    —————————-

    Amin .. tapi bos .. masa ga yakin kalo 2030 bos belum tua ?? wah, awet muda dong artinya hehehe ..

  69. Posted by Wongsorejo on Jumat, 30 Juli, 2010 at 05:31

    Jaman Hindia Belanda aja pendapatan perkapita kita sudah 100 ribu US … tidak heran. Tapi jaman sekarang mau USD 5.000 aja sulit sekali … malu sama Suriname yang hebat itu .. yang PPP sudah USD 10.000 ..
    —————————

    Mungkin waktu jaman dulu mata uangnya Gulden bos .. jadi ngikut ke Belanda kali hehehe .. peace !!

  70. Posted by daniel on Senin, 2 Agustus, 2010 at 20:29

    HAHA .. masa ’2030′ sih?? bukannya udah kiamat duluan ya??
    ————————-

    Kalo menurut ramalan kiamat 2012 .. ya bubar

  71. aq nanti klu thn 2930 dah jd bapak2 donk…………

  72. nnti klu thn 2030 blm kiamat ya????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

  73. saya beruntung skrng negara kita sudah agak baik,dr pd negara india..^^

  74. Posted by laili on Rabu, 3 November, 2010 at 18:01

    ngak apa dech,,,,,,,,!!! mungkin perlu beberapa tahun lagi 0k!!! senyum aja g00g luck for indonesia

    ]

  75. Posted by laili on Rabu, 3 November, 2010 at 18:02

    ngak apa dech,,,,,,,,!!! mungkin perlu beberapa tahun lagi 0k!!! senyum aja g00d luck for indonesia

    ]

  76. Posted by afrida yenni on Selasa, 25 Januari, 2011 at 16:45

    aq mo nanya nih…
    berapa pendapatan perkapita indonesia pada tahun 2010?

  77. kalau Indonesia kaya, pasti aku suenengggggg jan.

  78. ya,
    bagus kallo pendapatan indonesia menyamai negara” besar yang lain,
    supaya indonesia jadi negara maju,,
    cape ah miskin tyuss mah,,
    hhaaaaaaaaaaaa

  79. Posted by Anakmuda on Senin, 21 Februari, 2011 at 17:46

    Bisa dicapai!!, caranya:
    1. Tegaskan kepada semua orang “tuntutlah ilmu dan pahamilah ilmu itu sebanyak-banyaknya,setingginya-tingginya dgn cara yg baik,kalo mau jadi orang sukses.
    2. Hapuskan acara2 Televisi yg mengandung “humor,canda,dan tawa” yg melalaikan dan membuat bangsa ini bodoh.
    setiap sendi,aspek, dan bidang penuh degan ‘LELUCON’ sudah cukup bangsa ini ditertawakan!! Sekarang saatnya serius utk belajar dan bekerja…

  80. Lanjutkan !!!!

  81. Posted by Teguh on Senin, 4 April, 2011 at 10:21

    Sy taunya cm kerja, penghasilan paspasan, pengeluaran dipaspasin, itu jg msh tekor, ikut doa aja deh, yg pd pinter jng smp keblinger spy th 2030 kt jng cm bs ngiler

  82. kalau teman-teman tahu rangking perkapita indonesia tahun 2005-2010. indonesia masuk juara berapa tiap tahun

  83. berapa perkapita rakyat indonesia tahun 2011..?malaysia katanya rm28.000 atau usd9.400.

  84. Posted by bay on Kamis, 26 Mei, 2011 at 09:36

    MUSTAHIL!!! kalo 2030, pemerintah kita masih orang-orang yang sekarang dan 1 generasi di bawah yang sekarang…

    Solusinya!!! ganti semua orang-orang di pemerintahan dan 1 generasi di bawahnya dengan orang-orang baru yang masih belum terkontaminasi bejatnya politik dan KKN di negeri ini…

    yang pasti, hanya ada 1 cara nyata yang bisa merubah indonesia jadi nomor 1, HUKUM MATI orang-orang yang melakukan praktek KKN baik level eksekutif, legislatif, dan yudikatif

    hidup indonesia… :)

  85. Posted by andry blepy on Kamis, 9 Juni, 2011 at 12:01

    tahun 2000 an income perkapita kita masih dibawah US$ 1000 … sekarang tahun 2011 income perkapita kita sudah naik sekitar US$ 3000 … IPC menjadi US$ 18.000 bukanlah sesuatu yang mustahil … masalahnya siapa yang menikmati IPC tersebut … saat ini baru 10% yang menikmati pertumbuhan ekonomi kita yang diatas 6%… yang 90% hanya menikmati sisanya … parahnya dana tersebut di parkir di luar negeri … akibatnya kita hanya bisa meratapi nasib …

    negara ini harus dipimpin oleh orang yang tegas … bukan oleh orang yang hanya bisa mengeluh kalau di kritik hehehe …kritikan itu seharusnya menjadi pecutan agar kita bisa lebih maju …

    tapi jelas dalam pembukaan UUD 45 … tujuan negara kita bukanlah mencapai IPC setinggi-tingginya … tetapi menjadikan bangsa Indonesia ADIL dan MAKMUR … saat ini makmur sudah bagi 10% bangsa Indonesia namun tidak adil bagi seluruh rakyat Indonesia

    BRAVO INDONESIA
    *berharap ekonomi inonesia bisa menjadi MACAN ASIA lagi*

  86. Posted by RiezQy Kurniea on Rabu, 20 Juli, 2011 at 19:27

    moga” indomesia mjd ngara yang maju n makmur

  87. Posted by indon ketinggalan on Kamis, 18 Agustus, 2011 at 09:14

    pada tahun 2030 mungkin indonesia capai USD 18,000 perkapita…… tapi pada masa itu 2030…. perkapita malaysia suadah capai USD 60,000……

    kesian….. wawasan indon teruk giler

  88. Posted by putra sumatra on Sabtu, 8 Oktober, 2011 at 09:01

    unt mencapai gni per capita yg tinggi tiada jln lain kecuali negara ini harus dipecah! mengapa?karna sumatra tak bisa menanggung ledakan populasi akibat dan kerusakan alam akibat transmigrasi serta exploitasi sda yg hanya menguntungkan pem jkt! jelas ini memperberat upaya people of sumatra untuk sejahtera! belum lg konsep pembangunan ekonomi jawa yg diusung pem indo sangat bodoh! tak bisa kendali dominasi indochinese! indo bodoh = konsept ekonomi majapahit; malay = konsept ekonomi srivijaya!

  89. untuk mencapai per kapita yang tinggi jangan cuma target jha tapi klo bisa menanam bibitnya
    percuma jha capitanya tinggi tp kita masih dijajah sama penanam saham dari luar negeri
    seharusnya klo dah merdeka kyag gini kita bisa menikmatinya

  90. [...] Posted Jumat, 23 Maret, 2007 by erander in Begini menurutku, Ku kutip kata. 91 Komentar [...]

  91. ya Allah klo kyag gtuuu….. kpan pendapatan perkpita indonesia jdi pringkat prtama????

  92. Posted by daniel on Rabu, 28 Maret, 2012 at 15:59

    benar gak ya??bohong2 aja nih.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 35 pengikut lainnya.