erander

Bungkam !!

In Kata yang ku tuliskan on Rabu, 25 April, 2007 at 08:48

bungkam.jpg Beberapa hari belakangan ini, fenomena aneh terjadi di dunia blog. Beberapa rekan, blog-nya ga bisa diakses lagi. Di-suspend oleh pihak otorita CetaKata. Konon karena mereka mengikuti lomba ‘lalu lintas’ 2007 – istilah yang baru buatku – dan itu dianggap melanggar rambu ‘lalu lintas’ buat CetaKata. Mungkin karena speed-nya terlalu kencang kali ya? hehehe .. ikut prihatin bro. Karena aku merasa, seperti pembungkaman kata .. jadi ingat kisah masa lalu ketika bebas berbicara adalah hal yang ditabukan.

Disamping itu, ada peristiwa lainnya. Seorang rekan ‘artis blog’, hasil karyanya di cloning dengan berbagai nama yang mirip2 dengan nama blognya. Aku aja sampai bingung. Siapa yang jawab siapa. Karena .. blog ‘imitasi’ itu muncul memberikan komentar atau tanggapan juga di beberapa blog lainnya bahkan di blog si rekan ‘artis blog’ tersebut. Aku jadi berpikir .. apakah bebas berbicara itu sama dengan bebas merusak karakter orang lain.

Hidup seperti dua sisi mata uang. Saling melengkapi. Sisi satu berupa angka. Sisi lainnya gambar. Tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar. Tergantung pilihan. Saat sisi yang dipilih itu berada di atas, maka sisi itu dianggap yang ‘maju duluan’. Sedangkan sisi yang berada di bawah, dianggap yang ‘belakangan’. Faktanya kedua sisi tidak terpisahkan. Sama dalam kebebasan berbicara.

Pembungkaman sama halnya meniadakan sisi lainnya. Tapi bicara bebas sebebas2nya juga menisbikan sisi lainnya. Tak mudah tapi juga tak sulit untuk mengungkapkan perasaan jiwa menjadi kata2. Ketika kata diucapkan dengan tepat dan pada saat yang tepat .. maka kata itu akan menyentuh relung2 hati yang paling dalam. Ketika kata dilontakan dengan waktu yang kurang tepat dan dengan cara yang kurang tepat pula .. maka kata yang paling sederhana pun akan membuat angkara murka.

Subhanallah. Maha Suci Engkau. Yang menciptakan kemampuan manusia seperti pisau. Dapat mengiris sesuatu menjadi bermanfaat tapi juga dapat menembus sesuatu menjadi tiada. Dan Engkau telah memberi petunjuk agar kami selalu saling mengingatkan. Agar tidak tersesat jalan. Agar paham memahami kehidupan.

  1. memang demikian… ada saatnya harus bungkam, dan bebas bicara, tapi jangan menyalah artikan bungkam dan bebas bicara. Apalagi sampai merusak karakter, aduh… aduh…

    Banget .. dan dijaman modern serba hitech ini, pembunuhan karakter secara “canggih” telah banyak diterapkan. Antara lain dengan membuat account website yang mirip2 untuk kemudian diplesetkan atau dirusak. Semoga kita termasuk orang2 yang berpikir.

  2. maaf pak numpang woro-woro lagi

    kombor dah bisa diakses lagi
    http://kombor.com
    walaupun pindah tempat

    Thanks infonya pak. Semoga semua bisa selesai dengan baik ya pak.

  3. Maaf, numpang mampir. Lama tidak berkunjung ke kediaman sahabat yang satu ini
    Serius postingannya tidak saya baca sama sekali hehehe…
    Otak sedang penuh…
    Gak papa kan Pak? Yang penting kasih komentar dech hehehehe

    Monggo silakan .. ma kacih ya mas Kurus, repot2 mau mampir padahal lagi sibuk sampai ga sempat baca postingan saya. But it’s oke. Yang penting tetap semangat yo.

  4. Dunia maya kan kayak hutan belantara, Mas. Siapa aja bisa masuk dan bisa melakukan apa saja, termasuk mau merusak citra/pekerjaan orang lain. Paling banter kita cuma bisa menghimbau, n gak ikut-ikutan melakukan vandalisme terhadap properti maya orang lain, nggih to?

    Ya sih .. kalau yang kaya’ gitu sih aku setuju.

    Hanya saja .. yang namanya disuspend, dibanded, dibredel, dibungkam, dll itu sama dengan melanggar hak asasi manusia untuk berbicara atau menulis. Sebaliknya .. yang namanya vandalisme, plagiat, pembajakan, pembunuhan karakter dll itu sama dengan kriminal. Karena melanggar rana pribadi orang lain.

    Memang dunia ‘maya’ ini orang bisa sebebas2nya. Dan aku hanya bisa prihatin dan akan terus menulis dan menulis.

  5. iya tuh mas baru bicara aja udah di bungkam ama matt apalagi membunuh… waah di bubarin kali…
    hahaha aku iseng banget ya.. gangguin mas erander melulu neeeh.. ;)

    logika nya benar kok mbak .. bicara dibungkam .. nah kalo ngebunuh, ya dibubarin kaya’ entu tu hehehe

  6. saya ikutan bicara bebas tentang ngadutrafik 2007 malahan luput dari bungkaman, nggak adil toh CetaKata, saya malah jadi nggak enak dianak tirikan eh salah,.. dianak emaskan oleh CetaKata ;)

    Oya? .. kok iso? piye toh? .. mungkin karena Om Ganteng pake jampi2 dari Kerajaan Tenggarong hwakakak jadi luput dari pantauan CetaKata.

  7. suspension peserta kontes SEO bukanlah pembungkaman kebebasan oleh WP, namun mereka memang melanggar aturan main yang telah ditetapkan WP. Sudah diberi fasilitas gratis bukannya berterima kasih dengan menggunakannya buat sesuatu yang bermanfaat bagi sesama, malah dijadikan ajang mainan.

    Oooh gitu ya pak, mas, bang .. Makanya saya nulis juga. Bebas bicara bukan berarti bebas sebebasnya alias – minjam istilah sampeyan – bukannya terima kasih. Thanks ya sudah melengkapi tulisan saya diatas.

  8. serius aku suka dengan ungkapan kata2 ini:

    “Ketika kata diucapkan dengan tepat dan pada saat yang tepat .. maka kata itu akan menyentuh relung2 hati yang paling dalam. Ketika kata dilontakan dengan waktu yang kurang tepat dan dengan cara yang kurang tepat pula .. maka kata yang paling sederhana pun akan membuat angkara murka.”

    jadi teringat kalau berantem sama mantan2 pacar eh tanpa 2.

    Istri juga mantan pacar loh pak hehehe .. berantem sih boleh2 aja. Asal jangan sering2 .. dan buru2 damai hehehe ga boleh lebih dari 3 hari toh?

All comments are screened for appropriateness. Commenting is a privilege, not a right. Good comments will be cherished, bad comments will be deleted.