Rumah idaman

blok.jpg

upload_57.jpg Hampir 30% teman yang berkunjung ke weblog-ku mengakses tulisan rumah sesuai kemampuan dan rancang yang ada disini. Dan kebanyakan dari mereka juga mendapatkan alamat weblog-ku melalui search engine. Oleh karena itu, aku coba menulis satu artikel lagi tentang rumah. Mudah²an bisa membantu teman² yang sedang atau berencana membangun rumah terutama untuk rumah type kecil atau yang sesuai dengan budget yang ada.

Satu contoh rumah 90 meter persegi mungkin ada di perumahan De Oase yang terletak di daerah Tomang, Jakarta Barat. Menurut artikel yang ku baca dari majalah RDI Edisi Juli 2007, rumah tersebut cukup representatif. Bisa lihat layout-nya disudut kiri atas tulisan ini. Sayang, harganya tidak dicantumkan. Tapi minimal ide membuat rumah dilahan terbatas mungkin bisa membantu untuk merancang rumah idaman.

Untuk lahan terbatas, mau tidak mau rumah kudu bertingkat. Rumah rancangan De Oase itu dibuat tiga lantai, dimana lantai pertama digunakan sebagai area service untuk aktivitas rumah tangga seperti mencuci, memasak dan ruang depan bisa digunakan ruang tamu atau ruang kerja. Sedangkan lantai dua dapat digunakan untuk aktivitas keluarga seperti menonton televisi, menerima tamu keluarga dan lain sebagainya. Dan lantai tiga menjadi area pribadi yaitu kamar tidur kita.

Yang pasti .. kalo membangun rumah tiga lantai, kudu hati² soal konstruksinya juga diperhitungkan jika terjadi gempa .. bahkan tidak lama lagi akan dikeluarkan peta gempa untuk daerah² yang rawan bencana. Sehingga ketika kita akan membeli atau membangun rumah, faktor yang rawan bencana seperti banjir, gempa dan lainnya menjadi faktor yang patut kita perhitungkan. Jangan sampai investasi kita yang sudah menguras kantong akan musnah sia². Semoga impian memiliki rumah idaman tercapai. Amin.

blok.jpg

UPDATE!! 18 Desember 2008

Postingan ini sudah lama ga ku update, padahal jumlah pengunjung yang mengakses artikel ini selalu masuk dalam lima besar yang sering berkunjung ke blog ku.

Rumah idaman setiap individu pastilah berbeda. Tapi pada umumnya, setiap individu menginginkan rumah yang luas dan besar. Tentu hal tersebut tidak menjadi masalah, sepanjang tersedia lahan yang luas dan tentunya dana yang mencukupi.

Sehingga rumah idaman tidak akan kunjung terwujudkan apabila sumber daya yang ada — lahan, lokasi dan dana — tidak mendukung keinginan tersebut. Dan tentu hal ini menjadi seperti utopia.

Nah .. agar rumah idaman dapat kita wujudkan, mungkin kita harus lebih realistis. Yaitu definisi idaman tidak harus berupa rumah mewah, besar, megah, mahal, modern dan sebagainya tapi cukuplah pada definisi sehat, hijau, bersih, hemat energi dan tentunya bebas banjir.

rumah-panggung

Tapi, jaman sekarang .. sebagian besar daerah sudah tersentuh oleh banjir. Sehingga mungkin yang bisa kita siasati adalah menciptakan rumah yang tahan terhadap banjir. Minimal tidak menyusahkan kita, ketika banjir datang. Contohnya dengan membuat rumah panggung seperti rumah² di daerah Sumatera dan Kalimantan dengan gaya modern.

31 tanggapan untuk posting ini.

  1. Posted by Daulat Napitupulu on Rabu, 11 Juli, 2007 at 11:14

    Wah si om erander ini kayaknya udah bisa beralih profesi jadi konsultan properti nich….terutama buat keluarga-keluarga muda yang masih mencari bentuk dan rumah yang ideal, sekalian bisa dibahas mengenai harga juga om….

    Lai .. ntar kalo alih profesi, kasihan dong ama teman2 yang lahannya diambil :D .. soal harga, tergantung luas rumah dan bahan yang dipakai. Sebagai ancer2 sih sekitar Rp.1 juta s/d Rp.2,5 juta per meter persegi. Soal harga tanah, ya tergantung lokasi. So .. kalo mau bangun rumah yang ukuran 90 meter persegi ya kira2 sekitar Rp.90 juta s/d Rp.225 juta gitu deh belum termasuk tanah.

  2. Posted by Adit on Rabu, 11 Juli, 2007 at 13:32

    Rancana (baru rencana neh!!!) aku mau bangun rumah yang kecil cukup buat keluargaku: istri dan satu anak .. kira-kira bentuk dan rumah bagaimana yg ideal menurut abang….aku pengenya sih kecil tapi lucu kalau dipandang (semut kali!!!!!)

    Ukurannya berapa? yang jelas kamu pasti perlu 2 kamar. Satu kamar buat kamu dan nyonya. Satunya lagi buat anak. Nah kalo kamarmu itu ukuran 4 x 4 dan anak ukurannya 3 x 3 itu aja sudah 25 m2. Tambahkan kamar mandi/wc serta ruang tamu dan ruang makan. Mungkin sekitar 75 m2 atau 90 m2 sudah cukup lah. Supaya rumahnya terkesan lucu, buat aja model jamur alias rumah liliput .. wah, pasti lucu deh .. hwakakak :D ga ding, just kidding .. ya rumah lucu itu kaya’ apa seh?

  3. udah sesuai fengshui? belum?

    Tergantung mas. Karena ada yang percaya, ada yang tidak. Intinya, sepanjang rumah yang kita tempati itu membuat kita nyaman dan kerasan, sudah dapat dikategorikan sudah sesuai. Gimana?

  4. Eh Pak, saya mau tanya nich…
    Kali ini serius dech *maklum lagi butuh :D *
    Kalau suatu saat saya konsultasi masalah rumah gak papa kan? Atau Pak Erander berkenan membagi2 gambar rancangan Pak Erander :D

    Boleh .. monggo. Cuma – jujur – saya cuma bisa merancang tapi ga bisa gambar ne. Biasanya saya minta bantu teman. Rancangan saya lebih bersifat pendekatan personal. Saran saya, sebelum membangun, banyak2lah membaca majalah, tabloid atau buku tentang rumah. Banyak inspirasi yang bisa kita dapatkan dari situ. Selamat berburu informasi.

  5. Salam kenal…(Indonesia)
    Numpang promosi nih!
    Ada yg mau kuliah dengan beasiswa? Belajar Wirausaha?
    Main ke blog kampusku – Makasih ya!

    Kang .. alamat STIE Tunas Nusantara sudah aku add di bloglist ku buat yang nyari beasiswa bisa akses langsung kesitu toh?

  6. Posted by Aini on Jumat, 13 Juli, 2007 at 13:25

    Bisa bikin taman outdoor nya dalam lahan yang terbatas, atau mungkin salah satu jalannya bikin taman indoor?

    Saat sekarang, semua mungkin dilakukan .. banyak materi yang bisa dipilih. Baik tumbuh2annya maupun material pendukung seperti batu2, kolam, dinding dlsbnya. Banyak kok alternatifnya. Trus, yang pasti dengan lahan terbatas tentu pilihan juga menjadi terbatas. Paling kita hanya bisa menempatkan satu dua tumbuh2an, atau bisa juga dengan menanam tumbuh2an menjalar untuk menutup dinding sehingga kesannya rimbun. Bisa juga dengan tanaman air.

  7. Wah berarti ada referensi paten nih saat nanti saya mulai membangun yah – baru punya kavling kosong dulu sementara masih jadi kampret nyasar gini :D

    Salam hangat dari negeri si bau kelek :D

    Sudah ada modal tuh .. mulai sekarang, sudah incer2 model rumahnya. Pertama2 kamu mesti sesuaikan lokasi kavlingmu misalnya arah rumah, apakah bentuknya memanjang kesamping atau kebelakang. Trus lingkungan sekitar kavlingmu. Ya .. bersyukurlah sudah punya kavling. Walaupun mbangunnya masih lama. Tapi ga salah dari sekarng sudah hunting model rumahnya.

  8. Pak, kapan-kapan tolong bahas pengembangan RSH (rumah sederhana sehat), soalnya rumah saya masuk golongan ini (luas tanahnya cuman 60 m2).

    Insya Allah pak. Untuk rumah sehat, intinya adalah aliran udara harus bebas. Cahaya atau penerangan yang cukup dan luas ruang yang memadai untuk bergerak. Apapun jenis rumahnya, menurut saya memang harus sehat. Jadi tidak saja rumah sederhana. Rumah mewah juga harus. Bayangkan kalau rumah mewah yang tertutup dan hanya menggunakan AC saja. Atau cahaya matahari minim karena menggunakan lampu. Jadi .. buatlah tempat tinggal yang sehat. Karena kalau rumah sehat, Insya Allah, kita yang berada didalamnya juga akan sehat.

  9. Bang erander. Rumah saya tipe 36/72. Lebar 6 meter, panjang 12 m. Sumpek sekali karena sangat tidak lebar. Gimana yah .. :D

    Pertama2 pilih perabotan yang minimalis. Sedapat mungkin atur barang2 dengan rapi. Pilih cat yang berwarna cerah. Kalau ada dana lebih, ganti jendela dengan jendela yang ukuran lebih besar yang hampir sama dengan ukuran pintu. Untuk rumah kecil, saya cenderung menganjurkan untuk jendela2 yang lebar. Kemudian tanpa plafon. Biarkan atapnya menjadi langit2. Supaya atapnya ga kelihatan, dilapisi seperti plafon. Semoga bisa membantu.

  10. Posted by azer10 on Selasa, 21 Agustus, 2007 at 20:51

    Bang .. satu hal ni, tips buat yang mau beli rumah. Kita jangan lekas percaya denga iklan2 yang menyebutkan “keistimewaan” dari yang jual rumah. Misal begini .. dikatakan “rumah dekat bandara”, memang tidak salah sih .. memang di belakang rumahnya bandara. Tapi pintu masuk bandaranya harus muter2!!! mao deket malah pusing!!!! gimana tuh pa erander?
    ——————————–

    Benar banget .. kan ada pepatah .. teliti sebelum membeli. Jadi memang kudu cek & ricek deh. Dari pada sesal kemudian tak berguna. Oya, pa kabar .. lama ga beredar?

  11. Aku pengen bikin rumah gaya minimalis, Lt. 8.75 m x 37 m (panjang kebelakang) jadi aku bingung ngedesignnya. Mohon bantuannya ya pak.

    Rencananya punya kamar 5 (kmr utama pengennya sih besar, cukup untuk 2 tempat ridur dan lemari, didalammya ada kmr. mandi. 2 kamar lainnya adalah kamar anak yang ukurannya sedang aja, cukup untuk satu tempat tidur orang dewasa dan lemari pakaian serta meja belajarnya, satu kamar buat tamu dan yang satunya lagi buat pembantu yang bisa difungsikan buat gudang kalau gak ada yang nempati, jadi gak perlu besar, cukup untuk 1 tempat tidur kecil aja).

    Ruangan lainnya adalah 1 kamar mandi umum dan kamar mandi pembantu (gak perlu pakai bak air / kecil aja), ruang keluarga, ruang makan, musholla (kecil), dapur, ruang cuci. satu lagi, aku maunya kamar pembantu dan kmr. mandinya serta ruang cuci dipisahkan dari rumah utama (untuk privacy) tapi kalau bisa dibuat sedemikian rupa tetap menyatu dengan rumah kami nantinya (mungkin dihubungkan dengan pintu belakang).

    Thanks ya pak, atas tanggapannya (ditunggu banget).
    ——————————–

    Ditunggu ya? .. aduh, maaf kelamaan nunggunya. Barusan buka postingan ini.

    Berdasar informasi dari mbak Rina, tanahnya luas sekali untuk ukuran minimalis .. apalagi dengan 5 kamar plus ruang2an lainnya. Saya kawatir, minimalisnya hanya terletak pada perabotannya aja, bukan pada rancang bangunnya. Sehingga saya hanya bisa menyarankan, untuk membangun rumah yang memanjang seperti itu, facade yang dirancang diberi sentuhan minimalis. Contoh2nya bisa mbak Rina akses di link teman2 saya yang dipasang halaman Rancang terutama weblog-nya mbak Hanna atau disini.

    Oya .. mengingat bentuknya memanjang ke belakang, sebaiknya dibagi 3 zone. Depan, tengah dan belakang. Kelima kamar berikut ruangan yang lainnya di split ke dalam 3 zone tersebut. Misalnya : bagian depan merupakan public zone. Kemudian bagian tengah private zone. Dan belakang service zone. Kalau bisa, bagian depan dan belakang tanah disisakan untuk halaman. Jadi penggunaan lahan untuk bangunan cukup 66% atau 2/3 saja.

    Karena service zone berada pada bagian belakang bangunan, sebaiknya diberikan “jalan” tembus di samping bangunan yang juga bisa dimanfaatkan sebagai taman dengan diberikan jalan setapak dari batu2 atau semen kotak2. Mudah2an .. saran saya bermanfaat. Perbanyak mencari literatur lainnya ya mbak. Yang penting .. pake feeling mbak Rina. Sebelum dibangun, sebaiknya digambar dulu kemudian dibayangkan. Kalau kurang sreg, minta gambarnya diganti atau dibongkar.

  12. Posted by darsono on Selasa, 2 Oktober, 2007 at 23:00

    Saya punya keluarga kecil dg anak satu .. ingin bangun rumah dg uk tanah 20 m x 8,5m. Bagaimana nyusun desainya pak? Sudah satu bulan ini saya cari info ke majalah , internet tp masih bingung nentukan bentuk yg sreg. Mau pakai arsitek kok mahal tarifnya, mohon bantuannya. Trima kasih.
    ————————————

    Pertama2 bapak mesti tetap-kan “style” rumah seperti apa yang bapak inginkan atau tepatnya merasa “comfort” .. jangan tergoda oleh desain2 yang sedang nge-trend. Karena belum tentu cocok dengan kepribadiaan bapak. Gunakan feeling bapak. Seperti kata mbak Hanna bahwa untuk mendesain rumah itu hanya sekedar “style” atau filosofi hidup?

    Pengalaman mengajarkan pada saya .. langkah pertama yang harus Pak Dar pikirkan dan bayangkan adalah kamar tidur utama dulu. Mau kamar yang seperti apa? lengkap dengan segala pernak perniknya termasuk kamar mandi. Setelah itu .. pikirkan kamar tidur selanjutnya. Apakah 1 kamar, 2 kamar dlsbnya.

    Setelah bapak sudah punya “cita2″ kamar seperti apa yang bikin nyaman. Baru bapak ingin letakkan kamar itu dimana? Apakah dekat dengan dapur, apakah tidak ingin dilihat dari ruang tamu atau langsung ke ruang tamu atau apakah ingin berada di bagian belakang bangunan. Langkah ini penting untuk melanjutkan rancangan. Jika sudah yakin – dengan cara membayangkan kebiasaan Pak Dar bangun tidur trus ngapain aja – maka baru meletakkan ruangan2 lainnya.

    Selamat mencoba ya Pak Dar. Jangan patah semangat dan ga perlu mewah. Yang penting, rumah itu bikin nyaman Bapak sekeluarga membentuk keluarga yang sakinah mawardah.

  13. Assalamulaikum,

    Saya memiliki rumah type 36/72 standar developer 1 kamar tidur utama (3m x 3m) di tengah WC (1,5 m x 2 m) dan di belakang 1 kamar tidur (3 m x 2,5 m) dan dapur yang belum selesai berupa meja dan zinc set (tempat cuci piring).

    Di belakang dapur ada kelebihan tanah seluas 12 meter (2 m x 6 m). Saya berencana di kelebihan tanah tanah tersebut membuat tangga dan diatasnya dibuat 2 kamar tidur dan tempat jemuran. Yang ingin saya tanyakan : berapa buah cakar ayam yang diperlukan untuk membuat pondasinya? Dan dimana letak tangga dibuat? (dibawah tangga akan dibuat 1 wc lagi).

    Rencananya .. saya akan membangun dalam beberapa tahap. Tahap 1 saya berencana membangun sampai sloof dahulu, tahap 2 sampai dak dan terakhir bagian atas sampai penyelesaian. Kira-kira berapa anggaran biaya yang diperlukan untuk menjadikan rumah tsb?

    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

    Wassalam:
    A. Rismunandar
    —————————

    Emang rumah kang Asep di rawa-rawa ya?? koq mesti pake’ cakar ayam?? setahu saya .. pondasi dengan konstruksi seperti itu diterapkan diatas tanah yang lembek.

    Beberapa bangunan di Jawa, yang saya perhatikan .. cuma diletakkan di atas tanah. Makanya, ketika terjadi gempa, langsung roboh. Beda dengan di Kalimantan – khususnya Pontianak – pondasinya menggunakan cerucuk, tiang pancang dari kayu. Tapi belakangan sudah jarang dipakai, karena material kayunya susah didapat.

    Berdasarkan perhitungan secara umum yang saya tahu, harga membangun sekitar Rp.2,5 juta – Rp.3 juta per meter persegi. Tentunya ini sangat tergantung harga dimasing2 daerah dan jenis bahan yang digunakan. Untuk rumah mewah, harganya bisa lebih dari itu. Jadi kalo Kang Asep mau membangun rumah 36 m2 ya tinggal dikalikan atuh ..

  14. Posted by Indriyati on Sabtu, 12 Januari, 2008 at 19:37

    Pak .. saya memiliki tanah 25 x 26 m2. Sekarang mau dibangun!! enaknya dibuat dengan gaya apa ya pak??? mohon sarannya!! ditunggu banget!!
    ————————

    Maaf mbak, baru terbaca komentarnya mbak .. Soal gaya itu mesti sesuai dengan karakter mbak Indri sekeluarga. Saran saya sih, bisa gaya apa saja dan ini harus mbak diskusikan dengan suami – tentunya – dan anak2 – ga harus sih – agar didapat rumah yang nyaman bagi seluruh penghuni.

    Memang akan memakan waktu lama, karena perlu diskusi. Tapi .. bukankah rumah itu akan ditempati selama2nya sampai kita tua nanti. Jadi .. waktu yang terbuang hanya untuk diskusi tidak ada artinya apa2 dibanding lamanya kita akan menempati rumah itu dengan rasa nyaman.

  15. Posted by hildalexander on Selasa, 29 Januari, 2008 at 22:57

    Hehehe kayaknya jasa konsultasi propertinya lagi laris manis neh … PTI architects bisa kalah tuh … tulis opini or kolom aja Oom ..
    ————————

    Mungkin karena disini gratis ya neng .. jadi banyak yang nanya :mrgreen: .. wah, ga pantes banget saya punya kolom khusus mengingat saya bukanlah seorang sarjana teknik maupun arsitek. Ntar saya di-cap sok tahu. Capeee dee.

  16. Aku pegen renov rumah, ukuran tanah 6×15, kondisi rumah sekarang sudah g layak huni .. tapi anggaran qt berdua tipis buangeeeeeeeet .. aku uda berbini beranak satu .. plus mertua yang buaek hati, satu … pengene nyang sederhana aja.
    ————————

    Saya tidak mendapat data yang cukup tentang permasalahan bapak kecuali hanya luas tanah dan rumah yang ga layak huni. Jadi .. solusi ini hanya berdasarkan bayangan saya saja. Maaf kalo keliru.

    Renovasi tidak harus mengubah bentuk rumah kan? cukup dirapikan dan dicat ulang. Tapi kalo mau merenovasi dalam rangka ekspansi – menambah ruangan dan luas bangunan – tentu perlu perhitungan yang matang.

    Karena akan timbul biaya bongkar. Trus, kalau sudah terlanjur dibongkar, mau dikembalikan seperti semula, pasti perlu biaya lagi. Jadi .. langkah pertama, benar-benar dipikirkan seberapa banyak pembongkaran yang akan terjadi.

    Kemudian, jika anggaran tipis buangeeeeeet .. sementara harga-harga bahan bangunan sedang meningkat tentu niat itu perlu ditinjau ulang. Realistis aja. Kalo’pun terdesak, karena sudah tidak layak huni .. coba seleksi barang-barang dirumah yang sudah tidak diperlukan. Singkirkan atau dimusnakan.

    Perabotan yang tidak bisa digunakan lagi .. sebaiknya ikhlaskan untuk dibuang. Semoga dengan menyeleksi barang-barang dan perabotan tadi, rumah terasa lega. Uang yang cuma tipis, bapak beli kan cat. Yang murah aja. Dan nge-cat sendiri ketika sedang libur.

    Jika ada masalah dengan atap, yang selalu bocor kalau musim hujan .. ya, memang ga ada jalan lain .. harus diperbaiki – selama masih bisa ditambal. Tapi kalo kebocoran-nya parah. Mau ga mau, memang harus ganti seluruhnya dan tentu perlu dana yang banyak.

  17. Cara membangun rumah tahan gempa sudah ada panduannya pak, tulisan karangannya orang Sipil lulusan ITB.

    Masalahnya sekarang nggak hanya gempa, tapi juga badai angin, badai hujan … dan yang belakangan hujan es — ternyata kanopi tak tahan terhadap hujan es ini.
    ————————-

    Terima kasih informasi ya bu.

  18. Hemmm .. asik .. kalo mau bangun rumah saya hubungi abang aja yah? tapi gratisan kan Bang? ayolah .. sama temen sendiri ini .. hehehe ..
    ————————–

    Walah .. bangun rumah gratis?? .. bukan pa pa stey, bangun rumah tuh mahal. Kalo cuma konsultasi aja sih gratis .. ntar kalo mau digambarin, kudu minta tolong sama teman yang jago gambar.

  19. Posted by enryka on Rabu, 18 Juni, 2008 at 12:47

    Hallo pak ..

    Saya juga pengen tanya² nich .. kalo luas tanah cuma 44 m² memanjang, gimana bagusnya ya kalo mau dibangun rumah dengan kamar tidur diatas, yang dibawah RT, RM, DAPUR & KAMAR MANDI.

    Saya pengen langit²-nya agak tinggi biar tidak kelihatan sempit, trus bagaimana dengan pencahayaannya ?? … sementara kanan, kiri & depan sudah diapit rumah orang.

    Maklum pak .. namanya rumah di gang … thx a lot ya pak, kalo bisa bikinin lay-out nya ..
    ————————–

    Hallo juga Enryka ..

    Saya mau tanya, apa benar di depan lahan sudah diapit rumah orang ? mungkin maksud mbak Ryka, belakang rumah kali ya ? Kalo di depan sudah diapit rumah orang, kaya’nya susah ya. Masa pintu masuk lewat belakang ?

    Rencana mbak Ryka untuk menempat service area di lantai dasar sudah tepat. Sedangkan private area berada di lantai satu, juga sudah pas. Masalahnya hanya pada pencahayaan atau sirkulasi udara. Bukan begitu mbak ?

    Dengan luas lahan yang sangat terbatas tersebut, memang sulit mbak untuk meracang rumah idaman. Tapi bukan berarti ga mungkin loh mbak. Yang pasti .. lantai dasar — terpaksa — dipakai semua. Kemudian dilantai satu, sisa kan sebagian untuk dibuat void.

    Mbak Ryka bisa membaca tentang bagaimana void di sini yang ditulis oleh Ir. Andan Nadriasta untuk menjawab pertanyaan Putri.

  20. Posted by Mas Tom on Selasa, 1 Juli, 2008 at 16:46

    Mas, bisakah saya minta dibuatkan desain rumah yang sederhana saja.

    Rencananya rumah yang ingin dibangun ukuran tanahnya 200 m². Kamar utama 2, kamar anak 4 dan kamar tamu 1, kamar mandi 2, ruang tamu, ruang keluarga dan dapur.

    Rencananya ruang anak diatas. Jadi lahan masih ada lahan kosong dibagian belakang. Karena dana kita terbatas kita mau bikin dindingnya dari batako dan atapnya dari asbes gelombang.

    Untuk kamar atas kita buat geladak aja dari kayu glugu. Bagaimana menurut anda. Terima kasih sebelumnya.
    —————————

    Sepertinya rencana mas Tom sudah oke tuh .. tapi menurut pandangan saya, sebaiknya ruang anak dibawah dan berhadapan langsung ke lahan yang kosong .. sehingga, area bermain menjadi lebih luas.

  21. Artikelnya bagus mas dan semoga bermanfaat …
    Salam ..
    ————————–

    Terima kasih atas apresiasinya ..

  22. Aloo mas … saya mo nanya klo tanah ukuran 5 x 24 itu .. kira² bagusnya desain rumahnya seperti apa ya? soalnya lebarnya cuma 5, sempit banged.

    Pengennya … di dalam rumah jangan banyak sekat, biar keliadan luas. Trus ada taman atau minimal jalan setapak di dalam rumah nuju ruangan laen jadi biar keliadan seger.

    Trims …
    —————————–

    Lebarnya seperti kaya’ ruko ya? .. hmm, apa pak Adi ingin ada carport? Karena kalo ada carport, mensiasatinya agak lebih rumit. Syukur kalo ga ingin ada carport.

    Justru dengan lebar hanya 5 meter, membuat jalan setapak lebih memungkinkan .. karena lebar ruang bisa sekitar 3 – 3½ meter dan sisanya digunakan untuk jalan setapak.

    Mengingat bapak ingin ruangan tidak banyak dinding / skat, sebaiknya pembatasan antar ruangan menggunakan partisi atau ‘permainan’ tinggi rendah lantai sekitar 10′ – 30′ atau tinggi rendah plafon atau perbedaan warna cat.

  23. Posted by Roslan AbuDhabi Arch on Minggu, 28 Desember, 2008 at 21:27

    With ref to your UPDATE!! 18 Desember 2008 and to membuat rumah panggung seperti rumah² di daerah Sumatera dan Kalimantan dengan gaya modern.

    I wish to link the info to :
    http://members.virtualtourist.com/m/5533/

    7m x 7m, 2 and 1/2 stories villa by me.
    —————————–

    Thanks for your information.

  24. Mau nanya ni pak …

    Kami punya rencana mendirikan bangunan dengan luasan sbb
    Bangunan 385 m²
    Pondokan 53 m²
    Taman 86,5 m²
    Parkir 89,5 m²

    Lantai 2
    Bangunan 399 m²

    Bisa minta tolong hitungkan RAB-nya? Terima kasih banyak.

    Salam,
    Bubut
    —————————

    Untuk menghitung RAB banyak aspek yang harus diperhitungkan termasuk kondisi lahan dan lokasi tempat rencana bangunan didirikan.

    Tapi berdasarkan pengalaman pribadi dan informasi dari berbagai pihak .. bapak bisa ancer² biaya pembangunan untuk rumah berkisar Rp.2 juta – Rp.3 juta per m² tergantung dari material yang akan digunakan.

    Semakin banyak material yang berkualitas digunakan maka harga per m² juga semakin mahal bahkan bisa mencapai Rp.5 juta – Rp.7,5 juta per m² .. boleh jadi lebih.

  25. Saya punya tanah 200 m² … rencananya mo dibangun tahun depan. Kalo bangun gaya minimalis mahal nggak ya cost / m² … boleh nggak minta denah arsitek tipe 70 rumah minimalis biar bisa diterapin waktu pembangunan rumah.

    Thank’s
    —————————

    Jangan salah .. walaupun rumah minimalis, tapi kalo material yang dipilih yang berkelas, jatuhnya bisa mahal juga mbak :mrgreen: .. jadi, intinya adalah dalam hal pemilihan material terutama untuk finishing.

    Untuk membuat denah yang baik .. biasanya diperlukan informasi letak dan bentuk tanah. Arah mata angin. Lingkungan sekitar. Dan karakter si penghuni rumah.

    Jadi saran saya .. mbak hubungi arsitek yang ada didekat tinggal mbak. Biar lebih mantap untuk berkonsultasi.

  26. Posted by dicky on Selasa, 14 Juli, 2009 at 08:28

    Bisa minta harga bahan bangunan untuk wil Garut, thank’s bos ..
    ————————–

    Sorry bos .. saya ga punya daftar harga.

  27. Ide yang menarik nih om … semoga suatu saat ku bisa membangun rumah yang ideal dengan harga yang terjangkau … Amin.
    —————————-

    Semoga ya .. dan kemarin saya sempat baca satu artikel bagus tentang membangun rumah yang murah tapi bagus .. insya Allah akan saya posting.

  28. Posted by subhan on Selasa, 20 April, 2010 at 21:02

    bisakah kayu glugu digunakan untuk lantai..tks. dibales yaa.

  29. Harga Tanah Jakarta 2010
    DAFTAR HARGA TANAH DI Jakarta 2010

    DAFTAR PERKIRAAN HARGA-HARGA TANAH DI JAKARTA PER.APRIL 2010

    ( harga disusun berdasarkan hasil pemantauan permintaan jual dan beli yang terjadi di pasar )

    CATATAN :

    Harga tanah sangat bervariasi oleh :

    - Surat Hak ( Hak Milik, HGB , HPL , Hak Sewa/pakai, dll )

    - Bentuk Kavling ( Kotak dan tidak huk biasanya lebih mahal )

    - Ukuran Ideal ( lebar dibanding panjang min. 1 : 2, max. 1 : 3 )

    - Posisi kavling ( di pojok belakang biasanya lebih murah drpd di depan atau tengah )

    - Lebar Jalan

    - Letak kavling terhadap jalan ( tusuk sate biasanya susah terjual dan harganya murah )

    - Hadap ( arah mata angin , tergantung kecocokan fengshui masing2 orang beda )

    - Tanah yang sudah dibangun dinilai plus 5 – 10%

    Jakarta Utara

    - Kelapa Gading

    Janur Elok Rp.5.000.000 – 6.500.000

    Janur Indah Rp. 6.000.000 – 8.000.000

    Janur Kuning Rp. 4.500.000 – 5.000.000

    Janur Hijau Rp. 4.000.000 – 4.500.000

    Kelapa Molek / Kelapa Hijau / Sumaagung Rp. 3.000.000 – 4.000.000

    Bukit Gading Villa Rp.15.000.000 – 20.000.000

    Bukit Gading Mediterania Rp. 10.000.000 – 12.000.000

    Villa Gading Indah Rp.5.500.000 – 7.500.000

    Villa Artha Gading Rp.11.000.000 – 15.000.000

    Gading Kirana Rp.7.500.000 – 9.000.000

    Kelapa Nias Rp. 4.000.000 – 5.000.000

    Janur Asri / Kelapa Hibrida Rp.3.500.000 – 4.000.000

    Kelapa Lilin / Gading Indah Rp.6.000.000 – 6.500.000

    Villa Permata Gading Rp. 6.000.000 – 7.000.000

    Grand Orchard / Royal Orchard Rp. 8.000.000 – 10.000.000

    - Pantai Indah Kapuk

    Gold Coast Rp 9.500.000 – 11.000.000

    Garden House Rp.7.500.000 – 8.500.000

    Bukit Golf Mediterania Rp.5..500.000 – 7.500.000

    Layar Rp. 4.500.000 – 5.000.000

    Mediterania PIK Rp.7.000.000 – 8.000.000

    Mayang Rp. 5.000.000 – 6.500.000

    Katamaran Rp.5.000.000 – 6.500.000

    Florence Rp. 6.000.000 – 7.000.000

    Taman Golf Rp. 6.500.000 – 8.000.000

    Grisenda Rp.4.500.000 – 5.500.000

    Camar Rp.4.500.000 – 5.000.000

    Elang Laut Rp. 4.200.000 – 5.000.000

    Manyar Rp.4.500.000 – 5.500.000

    Crown Golf Rp. 8.000.000 – 9.000.000

    -Pluit

    Pantai Mutiara Rp.4.500.000 – 7.000.000

    Pluit Karang Rp.3.800.000 – 4.500.000

    Pluit Murni Rp. 4.500.000 – 5.500.000

    Pluit Indah Rp.6.000.000 – 7.000.000

    Pluit Sakti Rp. 4.500.000 – 5.000.000

    Pluit Barat Rp.4.000.000 – 4.500.000

    Pluit Putri Rp.4.000.000 – 5.000.000

    Pluit Permai Rp.4.200.000 – 6.000.000

    Pluit Timur Rp. 4.000.000 – 4.500.000

    Pluit Raya Rp.5.500.000 – 7.500.000

    Pluit Samudra Rp.4.000.000 – 5.000.000

    Muara Karang Rp. 4.000.000 – 4.500.000

    - Ancol

    Pangandaran Rp.4.000.000 – 4.500.000

    Parangtritis Rp.4.000.000 – 5.000.000

    Karangbolong Rp.4.000.000 – 4.500.000

    The Green Rp.7.000.000 – 7.500.000

    The Forest Rp.7.500.000 – 8.000.000

    The Bukit Rp.7.000.000 – 7.500.000

    Pantai Kuta Rp. 4.500.000 – 5.000.000

    Pantai Sanur Rp.4.500.000 – 5.000.000

    Pasir Putih Rp.4.500.000 – 5.500.000

    Puri Jimbaran Rp.6.000.000 – 6.500.000

    - Sunter

    Agung Utara Rp.4.000.000 – 4.500.000

    Sunter STS Rp.3.500.000 – 4.000.000

    Paradise 1 Rp.4.000.000 – 4.200.000

    Paradise 2 Rp. 4.000.000 – 5.000.000

    Paradise 3 Rp.5.000.000 – 7.000.000

    Sunter garden Rp.5.000.000 – 6.000.000

    Sunter Metro Rp.5.000.000 – 6.500.000

    Agung Perkasa Rp.4.000.000 – 5.000.000

    Danau Agung Rp.5.000.000 – 5.700.000

    Agung Tengah / Agung Indah Rp.4.000.000 – 5.500.000

    Danau Indah Rp.4.500.000 – 5.500.000

    Sunter Indah / Danau Asri Rp.4.000.000 – 4.500.000

    Sunter Hijau Rp.3.500.000 – 4.500.000

    Sunter Jaya Rp.3.500.000 – 4.000.000

    Sunter Bisma Rp.4.000.000 – 5.500.000

    Jakarta Pusat

    - Griya Inti Sentosa Rp.6.000.000 – 8.000.000

    - Angkasa Rp.4.000.000 – 5.000.000

    - Kepu Dalam Rp.3.000.000 – 3.500.000

    - Tamansari Rp.4.000.000 – 5.000.000

    - Gajah Mada Rp.5.000.000 – 8.000.000

    - Pademangan Rp. 3.000.000 – 4.000.000

    - Gunung Sahari Rp.5.000.000 – 8.000.000

    - Tanah Abang Rp. 7.000.000 – 15.000.000

    - Fakhrudin Rp.12.000.000 – 25.000.000

    - Kebon Kacang Rp.5.000.000 – 7.000.000

    - Cideng Rp.4.500.000 – 6.000.000

    - Menteng Rp.7.000.000 – 15.000.000

    - Teuku Umar Rp 10.000.000 – 12.000.000

    - HOS Cokroaminoto Rp. 8.000.000 – 12.000.000

    - Imam Bonjol Rp.12.000.000 – 14.000.000

    - Teuku Umar Rp.9.000.000 – 14.000.000

    - Jalan Suwiryo Rp. 7.000.000 – 9.000.000

    - Jalan Jambu Rp. 6.000.000 – 7.000.000

    - Jalan Syamsurizal Rp. 7.000.000 – 10.000.000

    - Jalan Jeruk Rp.6.000.000 – 7.000.000

    - Jalan Surabaya Rp.7.500.000 – 10.000.000

    - Jalan Diponegoro Rp.12.000.000 – 15.000.000

    - Cikini Raya Rp.7.000.000 – 10.000.000

    - Jalan Gereja Theresia Rp. 10.000.000 – 12.000.000

    - Jalan MH.Thamrin Rp.13.000.000 – 18.000.000

    - Jalan Jendral Sudirman Rp. 15.000.000 – 25.000.000

    - Jatinegara Rp.3.000.000 – 6.000.000

    Jakarta Barat

    - Puri Indah Rp.6.000.000 – 8.500.000

    - Kebon Jeruk Rp.4.000.000 – 5.000.000

    - Meruya Rp.3.000.000 – 4.500.000

    - Puri Kencana Rp.5.500.000 – 6.500.000

    - Sunrise Garden Rp.4.000.000 – 5.000.000

    - Green Garden Rp.4.000.000 – 5.000.000

    - Puri Botanical Rp.4.500.000 – 5.500.000

    - Tomang Rp.3.500.000 – 6.000.000

    - Citra Garden Rp.2.500.000 – 3.500.000

    - Taman Palem Rp.3.000.000 – 4.500.000

    - Daan Mogot Rp. 3.000.000 – 4.500.000

    - Cengkareng Timur Rp. 2.000.000 – 3.500.000

    - Tubagus Angke Rp.4.000.000 – 6.500.000

    - Casa Jardine Rp.4.500.000 – 6.500.000

    - Green Mansion Rp. 5.000.000 – 6.000.000

    - Jalan Panjang Rp. 4.000.000 – 7.000.000

    - Kemanggisan Rp.4.000.000 – 5.500.000

    - Permata Buana Rp. 5.000.000 – 6.500.000

    - Teluk Gong Rp.3.000.000 – 4.000.000

    - Green Ville Rp. 3.500.000 – 4.000.000

    - Taman Surya Rp.3.000.000 – 3.500.000

    - Jelambar Rp.2.500.000 – 3.000.000

    Jakarta Selatan

    - Pondok Indah

    Padang Golf Rp.12.000.000 – 16.000.000

    Metro Pondok Indah Rp.8.000.000 – 12.000.000

    Metro Kencana Rp.10.000.000 – 12.000.000

    Gedung Hijau Rp.7.000.000 – 10.000.000

    Sekolah Duta Rp. 8.000.000 – 11.000.000

    Kartika Utama Rp. 9.000.000 – 12.000.000

    Alam Segar Rp.12.000.000 – 13.000.000

    Arteri Pondok Indah Rp.8.500.000 – 12.000.000

    - Kemang

    Jalan Bangka Rp.3.000.000 – 5.000.000

    Kamang Raya Rp.3.000.000 – 4.000.000

    Kemang Utara Rp. 4.000.000 – 5.000.000

    - Pejaten Barat Rp. 2.500.000 – 3.000.000

    - Pejaten raya Rp. 2.500.000 – 3.500.000

    - Kalibata Rp.2.500.000 – 3.500.000

    - Kebayoran baru Rp. 7.000.000 – 8.000.000

    - Kebayoran lama Rp. 6.000.000 – 10.000.000

    - Kuningan Rp.10.000.000 – 15.000.000

    - Tebet Rp.4.000.000 – 5.000.000

    - Pancoran Rp.4.000.000 – 5.000.000

    Jakarta Timur

    - Kayu Putih Rp.3.000.000 – 4.000.000

    - Rawamangun Rp.4.500.000 – 5.000.000

    - Pulo Mas Rp.3.500.000 – 5.500.000

    - Pahlawan Revolusi Rp.4.000.000 – 6.000.000

    - Duren Sawit Rp.3.000.000 – 4.500.000

    - Jalan Pemuda Rp.4.000.000 – 5.000.000

    - Jalan Pramuka Rp.5000.000 – 7.500.000

    - Cipinang Rp.2.700.000 – 3.500.000

    - Matraman Raya Rp.4.000.000 – 6.000.000

    - Klender Rp.3.000.000 – 4.000.000

    - Utan Kayu Rp. 4.000.000 – 4.500.000

    Lain -lain

    - Alam Sutera Rp. 2.500.000 – 3.000.000

    - BSD Rp. 2.000.000 – 4.000.000

    - Sumarecon Serpong Rp.3.000.000 – 3.500.000

    - Cibubur Rp. 1.500.000 – 2.500.000

    - Sentul City Rp. 1.200.000 – 2.500.000

    - Villa Kota Bunga Puncak Rp. 1.500.000 – 2.500.000

    - Villa Green Apple Rp. 1.200.000 – 2.200.000

    - Villa Puncak resort Rp.1.000.000 – 1.200.000

    - Raya Cipanas Rp. 2.000.000 – 2.500.000

    - Depok Rp.1.500.000 – 2.500.000

    - Lippo Karawaci ( non Golf ) Rp. 2.000.000 – 2.500.000

    - Lippo Karawaci ( golf ) Rp. 3.000.000 – 3.500.000

  30. Posted by NURHAYATI CANDRADEWI on Sabtu, 21 Mei, 2011 at 13:02

    Pak, saya punya rumah type 36 karena beli di perumhn yg sdh jd akhirnya bingung mau mengubah tata ruangnya. rmh di atas rawa. ruang tamu sebelh kanan, samping kirinya ada 2 kamar di depan kamar yg kedua ato belakang adalah kamar mandi n wc. jadi dr ruang tamu ke kamar mandi tdk ada sekat sama sekali. lebar tanah 9m panjang 14m, dr jalan 4 m ke bangunan dan dr bangunan 2 m ke pembatas belakang. sebenarnya mau menambah beberapa ruangan lg tp masih bingung. tolong dibantu untuk sementara dg type 36 bisa punya rumah yg kecil tp sedap dipandang mata.trimksh

  31. Kalau mau bikin rumah 6 x 12 m2 berapa ya budget yang harus di sediakan ?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 35 pengikut lainnya.