KU LETAK KAN KATA DISINI

Merdeka (bicara)

Wednesday, 15 August, 2007 · 11 Comments

indonesianflag.gif Kemerdekaan yang pertama yang harus direbut – mungkin – adalah merdeka untuk bicara (lisan maupun tulisan). Sepanjang yang saya pahami, kemerdekaan bicara adalah hal yang paling mendasar. Karena jika kita tidak punya kebebasan bicara, kita tidak bisa menyampaikan perbedaan pendapat dan pandangan kita kepada orang lain (sebagai dasar demokrasi). Kita sulit mengungkapan uneg2 kita akibat beban hidup dan biaya hidup yang semakin tak tertanggungkan akibat mismanajemen penguasa (sebagai dasar kemakmuran). Kita tidak dapat membela diri ketika kita ditindas sewenang2 (sebagai dasar kesetaraan dimata hukum).

Akibatnya muncullah pekik MERDEKA ™ pada penguasa yang membelenggu kebebasan bicara. Banyak catatan2 perlawan terhadap penguasa dimulai dari bicara yang menjelma berupa pidato – baik yang resmi, kampanye maupun unjuk rasa – buku, esai dan bentuk2 tulisan lainnya serta yang teranyar melalui blog.

Merdeka bicara tidak berarti kita dapat berkata tanpa fakta karena dikawatirkan akan berubah wujud menjadi fitnah. Merdeka bicara tidak bermakna kita menjadi dewa karena bisa memerintah atau memaksa orang lain atas nama kebenaran (kebenaran hanya milik Allah). Merdeka bicara juga tidak harus dengan kata2 menusuk hati karena bisa menggores luka yang tak tersembuhkan.

MERDEKA ™

Categories: Begini menurutku

11 responses so far ↓

  • Mrs. Neo Forty-Nine // Wednesday, 15 August, 2007 at 16:48

    pertamaxxx!!!

    *dihajar bang Eby*

    *Ambil sapu .. trus bersih2in sampah*

  • Mrs. Neo Forty-Nine // Wednesday, 15 August, 2007 at 16:50

    *sedih banget bis baca koran*

    Bang, udah tau gimana nasib mantan pejuang kita itu belum?
    yang para veteran2 itu?

    tega bener pemerintah kita ya?

    Memprihatinkan .. habis manis sepah dibuang mungkin kata yang cocok ya? .. atau ada yang mismatch?

  • shige // Wednesday, 15 August, 2007 at 17:28

    pahit memang kalo membicarakan nasib bangsa ini … ^^

    selamat hari kemerdekan ..!!

    salam kenal pak .. ^^

    Pahit itu obat kan Pak? semoga bisa menjadi obat yang mujarab agar Indonesia tercinta pulih kembali ke arah cita2 semula .. tetap semangat ya. Saya yakin .. masih ada seberkas sinar diujung terowong gelap ini. Salam kenal juga .. nice

  • rivafauziah // Wednesday, 15 August, 2007 at 18:42

    Agustusan sekarang Jatuh Pada Tanggal Berapa Ya..?

    Agustus itu mulai tanggal 1 s/d 31 Pak hehehe :D

  • deking // Wednesday, 15 August, 2007 at 18:51

    Merdeka bicara tidak berarti kita dapat berkata tanpa fakta karena dikawatirkan akan berubah wujud menjadi fitnah

    Ini dia…kita harus menjunjung tinggi kebebasan yang bertanggung jawab

    Setuju bos .. karena kita lupa bahwa bebas tidak berarti bisa bebas sebebas2nya karena kebebasan kita dibatasi oleh kebebasan orang lain. So, bukankah ada pepatah yang mengatakan “Mulutmu adalah harimu”? .. kapan pulang ke tanah air bos? Kalo di Belanda, ada upacara ga buat orang2 Indonesia disana?

  • fertobhades // Wednesday, 15 August, 2007 at 22:52

    Merdeka….!!!

    Yup, betul banget bang. Merdeka bicara adalah hak dasar manusia. Selamat Hari [ke]Merdeka[an]

    Sekali merdeka tetap merdeka !! .. agar menjadi tetap merdeka maka kita kudu menjaganya. MERDEKA ™

  • almas // Thursday, 16 August, 2007 at 00:09

    Kemerdekaan yang dirindukan kadang jika terlalu lama ga didapat malah bisa berakibat fatal .. belajar untuk memahami lebih baik sehingga tidak mengalami kebablasan dalam kemerdekaan

    Jadi ingat kata2 .. “Sabar itu ada batasnya” .. hmm, bukankah semuanya harus diperjuangkan. Dalam keadaan baik saja, kita tetap berjuang untuk lebih baik lagi. Apalagi dalam keadaan kurang baik. Jadi .. Almas benar, belajar adalah salah satu cara berjuang untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.

  • iman brotoseno // Thursday, 16 August, 2007 at 08:56

    lebih penting memang merdeka dari kebodohan, kemiskinan dan kemunafikan…
    merdeka

    Siiiippp .. MERDEKA ™

  • azer10 // Thursday, 16 August, 2007 at 21:17

    Dari kata2 pa/mas imam brotoseno saya jadi ingat dengan kata2 Keli`Pelipur Lara – seorang tokoh lucu yang sering muncul di “Republik BBM” ™ – katanya bangsa Indonesia tidak akan pernah lepas dari kemiskinan, soalnya di Indonesia fakir miskin dan anak terlantar “dipelihara” oleh negara!” namanya dipelihara .. ya makin banyak, bukan makin dikit!!!
    hayoo….gimana tu???

    Kebetulan abang nonton episode itu .. kata2 itu ada dalam UUD 45 Pasal 34 ayat 1. Tadinya mau abang posting soal kata2: Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara. Tapi abang pikir pasti sudah ada yang membahasnya. Salah satunya ada disini.

  • Yari NK // Friday, 17 August, 2007 at 06:19

    Saya mempunyai definisi kemerdekaan yang agak berbeda dan mungkin sedikit ‘lebih maju’ :D , mungkin akan tidak dapat bisa diterima bagi sebagian orang, tapi tak mengapa namanya juga kebebasan berbicara, ok?

    Saya punya fakta: Hongkong sewaktu masih menjadi koloni Inggris dan belum ‘merdeka’ sangat bangga menjadi bagian dari kerajaan Inggris. We are pround to be part of the British Crown, begitu mereka mengklaim. Pemerintah Inggris memberikan kebebasan yang tak ada tandingannya bagi warga Hongkong di segala bidang. Hanya satu saja waktu itu yang ‘didiskriminasi’ yaitu gubernur Hongkong harus orang Inggris dan tidak boleh orang China.

    Namun masyarakat Hongkong tidak peduli, kebebasan yang diberikan pemerintah Inggris sangat luar biasa, jauh melebihi banyak negara yang sudah merdeka termasuk Indonesia di bawah regim ‘orde baru’. Kebebasan berbicara dan mengkritik pemerintah Inggris yang dinikmati rakyat Hongkong, tidak dapat dinikmati di negara kita waktu itu. Sungguh ironis! Di dalam masa ‘penjajahan’ Inggris, Hongkong tumbuh menjadi kawasan yang paling makmur bukan hanya di Asia tapi di dunia, jauh melebihi banyak negara2 yang sudah merdeka.

    Contoh lain, Hawaii, kepulauan di Pasifik yang menjadi negara bagian AS ke-50, yang sebenarnya tak ada hubungannya dengan sejarah kemerdekaan AS pada awalnya (tahun 1776), rakyatnya dengan sukarela, merelakan kepulauannya menjadi negara bagian AS ke-50 di tahun 1959. Hasilnya? Kini Hawaii menjadi kepulauan termakmur di Pasifik, bandingkan dengan tetangga2nya yang merdeka seperti Fiji, Samoa, Palau, Vanuatu, dll. Ekonomi Hawaii jauh meninggalkan mereka. Hawaii kini menikmati demokrasi dan persamaan hak di segala bidang dari pemerintah Federal AS, mereka kini sangat bangga menjadi orang Amerika dan menjadi bagian dari AS. Hanya orang ‘bodoh dan gila’ saja yang memekikkan kemerdekaan Hawaii dari AS.

    Jadi menurut saya kemerdekaan bukan hanya sekelompok orang dengan warna kulit dan rambut yang sama mendirikan sebuah negara dengan sebuah pemerintahan. Bagi saya kemerdekaan bukan hanya sekedar diperintah oleh orang2 yang berkulit sama, saya tidak peduli saya diperintah oleh orang2 dengan warna kulit apapun, yang penting bagi saya, saya diberi kebebasan hak yang bertanggungjawab di segala bidang, dan tentu saja juga persamaan hak dengan warga2 warna kulit lainnya!

    MERDEKA ™

  • Kebebasan Kita, Cinta Kita « A Journal of A Not-Superman Human // Monday, 26 November, 2007 at 15:49

    [...] Tentu saja, ada batasan dalam kebebasan berbicara ini. Saya ingin mengutip tulisan Bang Eby: [...]

Leave a Comment