Mengapa harus kanan? .. demikian judul postingan ku dua hari yang lalu .. dan beberapa saat kemudian muncul EDY CAPLANG dengan sepeda motor kebanggaannya dan helm cakil diselepangkan di kepala, sambil berkomentar di urutan ke delapan : “Karena kalo kiri .. boleh jalan terus, bang!!” .. hahaha
ku pikir Edy benar-benar kanan. Hmm .. maksud ku, reaksi dia terhadap postingan ku kemaren, cukup menjelaskan otak sebelah mana yang berperan pada saat dia berkomentar. Ya, wasiat pertama yang dibeberkan dalam buku karya IPPHO SANTOSA itu adalah TERTAWA. Dan seperti janji ku pada HANGGA DAMAI kemaren, untuk membikinkan resensi buku tersebut.
Selama ini, kita ‘dipaksa’ untuk mengoptimalkan otak sebelah kiri, sehingga otak sebelah kanan ’sedikit’ terabaikan. Ippho mencoba menyadarkan kita untuk meng-explore otak sebelah kanan juga. Karena justru lebih suksesnya seseorang itu terletak pada otak sebelah kanan. Sayang statemen ini tidak ada bukti-bukti ilmiah *khas bantahan dari otak kiri*
Hal yang paling menarik dari buku ini adalah ketika membeberkan makna kata kanan yang kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi right. Nah, tau dong .. kalo kata right juga bisa berarti benar. Jadi, kanan = benar
gitu de kira-kira .. masih ada beberapa padanan kata right.
Misalnya ‘the right man on the right place’ yang terlepas dari makna leksikalnya, ternyata orang kanan (right man) memang berada pada kuadran kana (right place) ..
Atau pernah baca kata ‘Boss is always right’ ?? .. dan itu diartikan bahwa atasan memang lebih kanan (right) daripada bawahan.
Buku ini mencoba meyakinkan kita bahwa penggunaan otak kanan bukanlah terlarang. Karena selama ini, kita sering memandang rendah orang-orang yang menggunakan otak kanan. Sekali lagi, otak kanan loh .. bukan tangan kanan, seperti yang banyak dibahas oleh teman-teman di postingan ku sebelumnya.
Karena berdasarkan tabel-tabel yang ada dibuku tersebut, orang yang menggunakan otak kanan adalah orang yang cenderung tak memiliki rencana, tidak tergantung waktu, seperti anak kecil, minoritas, oposisi, pemberontak, pelaku kriminal, pemimpi, generalis dan sebagainya sehingga kesannya adalah semau gue karena tidak mengikuti pakem yang ada.
So .. apakah itu salah? ya ga juga .. makanya di buku tersebut dibeberkan lebih banyak story tentang orang-orang sukses yang menggunakan otak kanan. Lebih dari separuh isi buku tentang biography (131 halaman). Dan hanya 115 halaman yang membahas tentang otak kanan. Dan inti dari buku tersebut hanya 18 halaman saja
Memang .. buku ini menonjolkan sisi cerita, humor dan bertutur karena hal tersebut adalah ciri-ciri pengguna otak kanan. Jadi .. apakah kita harus mengabaikan otak kiri?? .. ya ga juga. Karena pada otak kiri ada kecerdasan, analistik, realistis, fokus, terencana, logis, dewasa, guru, specialis, pemacu efisiensi dan sebagainya yang terkesan lebih serius dari otak kanan.
Jujur .. aku tidak menganjur apa pun. Mau mengoptimalkan otak kanan atau otak kiri. Karena masing-masing orang tetap bisa sukses dengan otak manapun — sepanjang masih punya otak, maksud ku.
tapi, menurut Ippho, memang sama-sama bisa sukses .. tapi yang lebih kaya adalah orang-orang yang menggunakan otak kanan? .. jadi, mau sukses sekaligus lebih kaya?? hmm, otak kanan patut dipertimbangkan.




27 responses so far ↓
Mp3 gratis // Friday, 18 April, 2008 at 06:15
Download mp3 gratis yukk di http://www.adminkidnet.cq.bz
————————–
RawkchitecT // Friday, 18 April, 2008 at 06:44
Hehehe .. senengnya hati Ku … punya otak kanan dan kiri yang sama OK-nya .. Tapi entah kenapa .. klo dipaksain keduanya jalan bareng gak bisa maksimal ya??
Contohnya gini .. main gitar sambil garap soal-soal analisis struktur .. nyanyi-nyanyi sambil baca koran .. hihihi .. klo gitu si siapa yang bisa??
Blog baru saya .. hmm .. pengin-nya jadi tempat sharing pengetahuan aja deh .. kek beton itu terbuat dari apa, campurannya berapa, trus ada tutorial-nya juga, tapi ada pemecahan kasus-kasus .. klo ada yang minta, memecahkan problem arsitektural orang lain, OK juga ..
—————————-
Yari NK // Friday, 18 April, 2008 at 07:00
Huehehe … yang jelas sang penulis telah menggunakan ‘otak kanan‘-nya untuk ‘menipu‘ pembelinya mempercayai 100% apa yang ada dalam isi buku itu …
Menurut saya … kalau mau mengadakan kesimpulan akhir seperti buku di atas harus dengan penelitian yang lebih seksama lagi dan tidak bisa secara sederhana disimpulkan melalui biografi-biografi seperti itu …
Namun walau begitu saya tetap berkeyakinan bahwa otak kanan memang perlu, terutama bagian imajinasi dan kreativitasnya. Namun saya juga percaya — dan juga menurut beberapa literatur modern –bahwa otak kanan dan otak kiri sama pentingnya bahkan mereka saling mendukung satu sama lain.
Anda mempunyai ide dari otak kanan, namun tanpa kerja dan pemikiran yang sistematis yang dibuat oleh otak kiri, ide tersebut sulit untuk diwujudkan dan hanya akan tetap sebatas ide saja …
Jadi kesimpulan di atas, bahwa otak kanan yang membuat orang lebih kaya? Hmmm … kayaknya harus dibuktikan dengan lebih ilmiah lagi … tidak sesederhana itu … bahkan saya yakin Bill Gates, orang yang terkaya di dunia itu pasti untuk sekaya itu dia pasti menggunakan kedua belah otaknya secara simultan!
Bahkan contoh sederhana-nya saja, tanpa otak kiri-nya si penulis buku ini mungkin tidak akan bisa mewujudkan bukunya karena dia minimal tidak akan bisa merangkaikannya secara verbal!
Menurut saya, kreativitas dapat dimulai di mana saja, termasuk di blog seperti ini, dengan menghadirkan komen-komen yang variatif dan tidak monoton atau bisa juga dimulai dengan penulisan artikel-artikel dalam blog yang temanya sangat variatif …
Tapi yang jelas … melatih otak kanan tidak akan bisa hanya dengan membaca buku seperti ini saja. Apalagi jika kita hanya bisa menerima isi-nya saja tanpa ada kemampuan impuls berkreatif mengkritik — penggunaan otak kanan — dan juga berfikir sistematis hal-hal mana yang patut dikritik — penggunaan otak kiri.
Jadinya kedua belah otaknya malah nggak dipakai tuh.
—————————–
tukangkopi // Friday, 18 April, 2008 at 07:29
huhuy .. saya calon orang kaya ..
————————–
deteksi // Friday, 18 April, 2008 at 07:47
**cek otak, masih ada gak**
Otak itu memang sangat rumit cara kerjanya. Tentang otak kanan dan otak kiri itu, saya kok masih ragu bagaimana mereka [ilmuwan] bisa mengatakan teori kreatifitas dan sebagainya itu ..
Masalahnya .. kenapa ya kok otak yang canggih itu bisa lupa???
—————————-
edy // Friday, 18 April, 2008 at 07:52
Ampun, bang … ampun …
Kalo saya sih selalu nyoba untuk melakukan sesuatu dengan kedua sisi … maksutnya, biasa nulis pake tangan kanan, coba-coba pake tangan kiri.
Nendang bola pake kaki kanan, iseng coba pake kaki kiri … ya sekedar latian supaya sama-sama kepake.
Jadi, boleh jalan terus kan, bang? hehehe
————————–
goop // Friday, 18 April, 2008 at 08:53
Bagaimana sih indikatornya kalo kedua sisi otak bekerja dengan baik? menurut Abang, otak tengah saya gimana ya?
emang ada goop?
*ditendang*
————————–
Rindu // Friday, 18 April, 2008 at 09:05
Jadi RIGHT itu bisa berarti kanan, bisa berarti benar, bisa berarti tepat gitu yah … terus kalo kidal seperti saya … otak kanan saya dimana yah bang?
*bingung …*
—————————-
hanggadamai // Friday, 18 April, 2008 at 09:15
Kalo kata dosenku, orang-orang Indonesia kebanyakan pake otak kiri … makanya Indonesia ga maju-maju ..
Trus juga katanya … contoh orang sukses yang menggunakan otak kanan jauh lebih banyak. Yang bikin diriku penasaran itu, pa kelebihan dari otak kanan ya kok bisa bikin orang jadi sukses??
Kukankah kesuksesan itu tergantung dari kita dan motivasi kita …
—————————
itikkecil // Friday, 18 April, 2008 at 09:43
Konon katanya, orang kidal itu cenderung lebih menggunakan otak kanan. Tapi, saya kok gak kaya-kaya ya?
—————————
Yoga // Friday, 18 April, 2008 at 10:56
- Bukunya tebal juga, bacanya ngebut ya Bang?
- Kalau dikembalikan dengan kehidupan spiritual, entah apapun ajarannya … InsyaAllah semuanya mengajarkan untuk hidup seimbang, melakukan segala sesuatu secara seimbang, menggunakan akal/pikiran/otak juga seimbang.
Contoh : pada saat kita menjalankan ibadah secara otak kiri akan melakukan pengecekan apakah SOP telah dilaksanakan dengan benar atau tidak, sedangkan ketika konteksnya pada apakah ibadah itu diterima atau tidak maka yang bekerja adalah otak kanan.
- Yang penting sekarang adalah bagaimana kita mengoptimalkan karunia ini (otak dengan dua belahan kiri dan kanan sudah pasti diciptakan dengan suatu purpose oleh-Nya) untuk mencapai tujuan-tujuan yang baik seperti permintaan-Nya (dalam konteks Islam), dengan senantiasa berpikir.
—————————–
AgusBin // Friday, 18 April, 2008 at 11:47
Kalo saya yang dominan otak depan, otak belakang, otak atas dan otak bawah pak. Hehe ..
*buru-buru kabur sebelum disunat pak Eby*
—————————
rumahkayubekas // Friday, 18 April, 2008 at 12:57
Mengapa harus kanan?
…………………………….
Kiri boleh jalan terus ..
…………………………….
Saya mo ke depan dulu Bang ah,
—————————-
edratna // Friday, 18 April, 2008 at 18:01
Sebaiknya memang seimbang antara otak kiri dan kanan.
Oleh sebab itu, saat ini di perusahaan, strategi pendidikan juga mengikuti strategi pengembangan Sumber Daya Manusia, yaitu pendidikan berbasis kompetensi.
Disini karyawan dilatih tak hanya menggunakan daya nalarnya, tapi juga kepekaan terhadap manusia, dan ada 19 kompetensi (soft competence) yang harus dimiliki oleh karyawan yang jabatannya setingkat GM.
—————————-
achoey sang khilaf // Friday, 18 April, 2008 at 19:05
Memang manusia amat beruntung ..
memiiki keduanya ..
kanan dan kiri
—————————
hanggadamai // Friday, 18 April, 2008 at 19:34
Jadi … sebaiknya kita menggunakan otak kanan kalo udah waktunya, begitu bukan?
————————–
mbelgedez // Friday, 18 April, 2008 at 19:51
Pyrrho // Friday, 18 April, 2008 at 23:08
@ Goop :
Ada cara gampang untuk tahu bagian otak sebelah mana yang cenderung kita gunakan dlm memecahkan masalah.
Caranya : Coba rapatkan jari-jari kedua tangan seperti hendak berdoa (bersedekap). Trus lihat jari jempolnya, apakah yang kanan/kiri yang berada paling atas. Kalau jempol kanan berarti cenderung pakai otak kiri, kalau jempol kiri berarti cenderung pakai otak kanan.
Kerja otak kiri/kanan itu diagonal. Kerja otak kanan lebih banyak dilakukan oleh sisi tubuh sebelah kiri, dan begitu juga sebaliknya. Jadi yang dibilang Mbak Itik Kecil soal bertangan kidal itu ada benarnya, walaupun ada juga karena kebiasaan sejak kecil.
Ada juga latihan-latihan utk mengembangkan kinerja otak kanan. Mau paman ?
@ Bang Eby :
Kesimpulan si penulis sepertinya terlalu maksa. Yang terpenting dari kerja otak kiri/kanan itu adalah keseimbangan dan bukan keutamaan. Orang yang sukses bukanlah orang yang menggunakan otak kanan saja, tapi orang yang mampu mengoptimalkan kemampuan otak kanannya sama seperti dia mengoptimalkan kemampuan otak kirinya.
Karena pada umumnya (mayoritas) kerja otak kiri itu lebih sering dilakukan dibandingkan otak kanan. Tidak ada orang yang hanya memakai satu bagian otak saja. Misalnya ketika menulis suatu postingan, mengimajinasikan, proses kreatif, pencarian ide, dll itu lebih banyak dilakukan oleh otak kanan. Tapi kalau sudah masuk ke teknis penulisan seperti pemilihan kata, paragraf dan kalimat, maksud tulisan, dll maka itu jadi kerja otak kiri.
Nggak ada orang yang sukses hanya dengan 1 bagian otak saja. Tapi orang bisa sukses dengan menonjolkan 1 bagian otak (kanan/kiri). Misalnya pelukis pasti lebih banyak memakai otak kanan, sementara fisikawan lebih banyak memakai otak kirinya. Menyeimbangkan kerja kedua otak itu bisa membuat mereka lebih optimal.
Thanks Bang…
————————–
NdaruAlqaz // Friday, 18 April, 2008 at 23:29
*garuk-garuk pala*
ooohhh, saya baru nyadar kalo otak kanan sama kiri itu musuhan ya ..
Saya jadi inget, tiap ada kuliah yang ada hubungannya sama angka dan tanda plus minus, pasti ngulang sampe 2 kali, tapi kalo yang hungungannya sama desain dan grafis, pasti dapet nilai bagus …
Hehehe, dan juga, saya selalu pake sendal jepit ke kampus, pas kondangan yang lain pake batik, saya malah pake kaos plus rompi dan celana armi …
—————————-
cK // Friday, 18 April, 2008 at 23:40
Wew … saya nggak tau apakah otak kanan dan kiri saya seimbang dalam penggunaannya. Tapi saya bisa multitasking juga kayak bang eby.
—————————
extremusmilitis // Saturday, 19 April, 2008 at 17:36
Kaya-nya aku setuju ama cK bang, nggak tahu juga yang lebih dominan yang mana yaks
Dan kalau emang bisa ngerjain dua hal dalam satu waktu kenapa harus satu hal kan bang?
—————————-
HILMAN // Saturday, 19 April, 2008 at 19:42
waduh … aku masih punya otak kanan nggak yah ? berarti kalo orang yang sering berbuat salah, nggak punya otak kanan dong !!
————————–
HILMAN // Saturday, 19 April, 2008 at 19:51
upss … salam kenal .. kapan2 maen ke gubukku
————————–
reza // Monday, 21 April, 2008 at 05:53
Bener bang, kemaren saya belok kanan kena tilang!!!

—————————
tintin // Friday, 25 April, 2008 at 20:09
Otak kanan kayaknya kok gue banget yah ..
sometimes .. 
—————————
atmo glendem // Wednesday, 7 May, 2008 at 18:49
Maha Agung Alloh Ingkang Murbeng Dumadi
Maha Besar Alloh dengan segala ciptaanNYa
Kanan selalu benar kiri selalu salah kah? « ndarualqaz // Sunday, 11 May, 2008 at 13:33
[...] Dapet inspirasi dari sini [...]