blok.jpg

Berapa biaya hidupmu dengan adanya kenaikan BBM baru² ini .. boleh jadi biaya hidupmu sudah tak sama lagi dengan waktu sebelumnya? Lihat saja, apakah uang kiriman orang tua — buat teman² yang masih kuliah — atau gaji kita masih mencukupi buat hidup sebulan atau tidak. Yang pasti .. setiap kali kalau aku belanja mingguan di Makro untuk keperluan rumah tangga, biasanya cukup sekitar Rp.200 ribu sd Rp.250 ribu, sekarang menjadi Rp.250 ribu sd Rp.300 ribu. Belum LPG yang biasanya hanya Rp.57 ribu, pernah ku tebus seharga Rp.90 ribu. Memang, biaya hidup sekarang tidak sama dengan biaya hidup setahun yang lalu. Masalahnya adalah apakah penghasilan kita juga sama atau tidak dengan tahun lalu ? Mari kita lihat data hasil survey BPS yang dimuat di Kaltim Post

Survey biaya hidup ini dilakukan terhadap 250 komoditi kebutuhan hidup — yang kalau dikelompokan, menjadi tujuh kelompok besar — dimana menurut Kepala BPS Balikpapan Basiran Suwandi, persentase sumbangan masing² komoditi terhadap biaya hidup adalah sebagai berikut :

1. Perumahan, air, listrik, gas, dan BBM mencapai 26,76%
2. Bahan makanan sebesar 22,41%
3. Bahan makanan jadi mencapai 18,43%
4. Transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 17,8%
5. Sandang mencapai 5,28%
6. Pendidikan dan rekreasi sebesar 5,66%
7. Kesehatan sebesar 3,65%

Secara nasional, dengan tingkat inflasi kumulatif sebesar 7,37 persen, maka rata-rata tertimbang (jumlah pengeluaran konsumsi rumah tangga : 250 jumlah komoditi) standar biaya hidup pada Juni 2008 menjadi sebesar Rp 3,21 juta. Sedangkan berdasarkan rata-rata hitung tidak tertimbang yang harus dikeluarkan yaitu Rp 2,81 juta.

Nah .. bagaimana dengan biaya hidup pada masing² kota besar yang ada di Indonesia ? mari kita simak data biaya hidup berikut ini :

1. Jakarta Rp.4,57 juta
2. Banda Aceh Rp.4,00 juta
3. Jayapura Rp.3,88 juta
4. Batam Rp.3,79 juta
5. Surabaya Rp.3,48 juta
6. Pekanbaru Rp.3,45 juta
7. Medan Rp.3,42 juta
8. Balikpapan Rp.3,40 juta
9. Samarinda Rp.3,22 juta
10. Pontianak Rp.3,17 juta
11. Palangkaraya Rp.2,75 juta
12. Banjarmasin Rp.2,50 juta

(data untuk kota lainnya — maaf — tidak tersedia)

Sekarang coba kita perhatikan berapa penghasilan minimum dibeberapa propinsi / kota yang datanya ku unduh disini.

1. DKI Jakarta Rp.972.604,80
2. Nanggroe Aceh Darussalam Rp.1.000.000,-
3. Papua Rp.1.105.500,-
4. Kepulauan Riau Rp.833.000,-
5. Surabaya Rp.805.500,-
6. Riau Rp.800.000,-
7. Sumatera Utara Rp.822.205,-
8. Kalimantan Timur Rp.815.000,-
9. Kalimantan Barat Rp.645.00,-
10. Kalimantan Tengah Rp.765.868,-
11. Kalimantan Selatan Rp.825.000,-

Bandingkan !!! … aku terhenyak kaget. Data tersebut tentunya tidak main². Disatu sisi, data biaya hidup didapat dari 250 komoditi yang diperlukan manusia untuk hidup layak. Tapi data UMP merupakan biaya hidup minimal. Terasa begitu jauh sekali perbedaannya.

Atau jangan² data biaya hidup itu terlalu mengada-ada ya ? bagaimana menurut mu teman ? … karena ku pikir, data itu mendekati kenyataan. Bayangkan untuk bayar kost kamar di Balikpapan sekitar Rp.350 ribu sd Rp.500 ribu — kondisi ala kadarnya. Terus kalo naik angkot 2 kali nyambung pulang pergi sekitar Rp.12 ribu per hari plus keringat karena kudu jalan kaki lagi :mrgreen:

Harga nasi putih di Balikpapan berkisar Rp.3 ribu sd Rp.5 ribu, satu potong ayam goreng harganya antara Rp.7 ribu sd Rp.15 ribu .. jadi ongkos makan minimal Rp.10 ribu sd Rp.20 ribu alias Rp.30 ribu sd Rp.60 ribu per hari — kalau makan tiga kali sehari. Jika diambil angka minimal saja .. maka biaya hidup minimal sebulan di Balikpapan sudah sekitar Rp.1.544 ribu. Alamak !!!

Kaya’nya hidup memang tidak bisa diumbar .. mungkin jatah makan yang bisa dikurang, biaya pulsa bisa dipangkas .. tapi ongkos angkot, nge-kost dan cuci setrika ? apa yang bisa dihemat ? kecuali diganti jalan kaki atau naik sepeda, nge-kost bareng teman dan pakaian ga perlu diganti² .. Alamak !!!

Itu pun kalo kita masih bujangan .. gimana dong, kalo sudah punya anak istri .. yang namanya biaya buku dan uang sekolah, gak bisa dihemat² .. lah, gimana mau dihemat. Wong telat bayar aja bakal dikenakan sanksi koq :mrgreen: .. jadi, sebenarnya lebih baik mengacu pada UMP atau BH ya? hmm maksudnya Biaya Hidup bukan bra loh :lol:

About these ads