Beranda

Rancang

Cita2ku sejak kecil adalah menjadi seorang arsitek. Dan sejak kecil pula, aku sudah senang menggambar rumah atau bangunan. Yang paling ku ingat hingga sekarang adalah aku menggambar istana dimana diatasnya terdapat payung dan kursi malas seperti orang sedang di pantai. Jalan masuk ke istana ku lukis dengan hamparan pasir berwarna-warni. Disekeliling istana mengalir air dalam selokan. Amazing. Lukisan yang aneh buat tahun 1970-an. Tapi itu lukisanku yang paling berkesan. Dan hanya diberi nilai 8. Not bad.

Berikut, beberapa karya asitektur yang aku suka, baik hasil karya ku sendiri maupun dari beberapa bangunan terkenal yang aku suka. Semua dinilai berdasarkan penilaian subjektif dari diriku sendiri.

RUMAHKU ISTANAKU

gedung6.jpgIni adalah hasil karya ku yang pertama yang ku terapkan dalam rancang bangun rumah tinggal ku yang pertama. Konsep bangunan tampak muka kecil dan belakang membesar dengan luas 100 m2. Komposisi luas taman dan rumah adalah 150 m2 : 100 m2. Taman sengaja dirancang lebih luas. Pertama untuk view dari kamar. Semua kamar menghadap taman. Kedua, sebagai resapan air. Ketiga, buat taman bermain anak2. Atap sengaja dibuat sampai menjorok keluar untuk melindungi tempias air hujan. Di dalam ruangan, dibuat tinggi rendah lantai rumah dan tinggi rendah plafon untuk membedakan antara ruang tamu, ruang keluarga, ruang tidur dan ruang makan. Rumah mungil dilengkapi dengan teras belakang yang dibawahnya terdapat kolam ikan. Dan disudut rumah dibuat mushollah kecil untuk 2 orang.

TEMPATKU BERKARYA

gedung3.jpgRuangan tempatku bekerja semula bekas bangunan lama yang memiliki kamar mandi extra large sebanyak 3 kamar. Ruangan bersekat2. Pada saat renovasi, diputuskan untuk merubuhkan semua dinding agar kami mendapatkan luas ruang kantor sekitar 200 m2. Dengan ruang tanpa dinding yang masif, plafon direndahkan, serta ditambah jendela2 kaca yang besar membuat ruang kantorku terasa lebih lega. Perabotan yang digunakan menggunakan sistem cubical agar kesannya lebih ringan. Luas ruangan tersebut mampu menampung 20 orang diluar ruang penerima tamu dan teras samping yang dibiarkan terbuka untuk memberi cahaya matahari dari sisi selatan.

SPEKTAKULER

gedung1.jpgBurj Al Arab yang terletak di Dubai adalah hasil rancang bangun yang bisa membuatku kagum sekagum-kagumnya. Aku benar2 kagum dengan ide-nya. Mewujudkan bangunan yang berbentuk kapal layar secara brilliant. Beda banget dengan gedung Wisma 46 yang – konon, katanya – adalah bentuk kapal layar yang aku pikir lebih mirip pena dari pada kapal layar. Disamping itu, sang perancang berani mendirikan diatas pulau buatan. Menjorok ke tengah laut yang tentunya terpaan angin sangat kuat. Benar2 fantastik. Dan tidak heran, kalau kemudian banyak gedung2 baru yang mengikuti jejak langkah karya tersebut.

SEANDAINYA TERWUJUD

gedung2.jpgMungkin sudah terlambat. Ketika banyak bangsa memiliki identitas negaranya seperti Paris dengan Aiffel-nya, Sydney dengan Opera House-nya, Kuala Lumpur dengan Twin Tower-nya, Singapura dengan Esplanade-nya, Taipe dengan Tower 101-nya dstnya. Indonesia sampai saat ini masih ‘bangga’ dengan Monas-nya yang sekarang tenggelam oleh gedung2 yang lebih kinclong. Nah, sejak beberapa tahun lalu sudah dirancang Menara Jakarta yang konon katanya akan menjadi menara tertinggi di dunia. Hmm, mudah2an tidak disalip oleh negara2 lain. Karena sekarang saja sudah ada yang lebih tinggi lagi. Tapi apapun, seandainya Menara Jakarta bisa diwujudkan .. boleh lah sedikit berbangga. Sedikit aja. Jangan banyak2. Malu tau!

MEMPESONA

gedung4.jpgTwin Tower Kuala Lumpur adalah bangunan yang fenomenal setelah WTC KO .. yang membuatnya berbeda karena kedua bangunan tersebut dihubungi sebuah jembatan ditengah2 ketinggi. Sebuah rancangan spektakuler yang ku pikir belum ada bangunan dimanapun memiliki jembatan seperti itu. Paling2 jembatan penyebarangan. Dan gedung tersebut juga dilengkapi dengan taman yang mempesona dikaki bangunan. Dengan bahan bangunan yang memancarkan cahaya perak dan bermandikan cahaya, gedung tersebut benar2 bikin aku terpeson. Hanya saja, kalo lagi dapat kiriman asap kita .. keindahan itu sirna.

MASA SILAM

gedung5.jpgMungkin banyak orang Indonesia yang tidak tahu bangunan apa ini. Paling hanya bilang .. oh, itu masjid. Tapi buat orang Kalimantan Barat pada umumnya dan Pontianak pada khususnya, bangunan tersebut mempunyai arti sendiri. Karena kota Pontianak bermula dari di dirikannya Masjid Jami Kadariyah milik Kesultanan Pontianak pada tahun 1771. Seluruh bangunan dibuat dari kayu. Mulai dari bawah hingga atap. Didirikan dipinggir sungai Kapuas membuat masjid ini semakin unik. Apalagi, pada jaman dulu sebelum ada Jembatan Kapuas dan Jembatan Landak yang menghubungkan kota dengan lokasi masjid, kita harus naik perahu / sampan untuk menuju masjid tersebut. Sungguh menyenangkan.

Berikut teman2 ku yang berprofesi dibidang arsitek atau rancang bangun. Sapa tau, mereka bisa membantu rekan2 yang lainnya apabila ingin berkonsultasi mengenai desain rumah atau rancang bangun :
1. SIGIT ANTORO adalah seorang praktisi dibidang desain.
2. SYAHRINDRA adalah seorang editor majalah desain.
3. HERI HEXANTA adalah seorang insinyur teknik sipil.
4. ANNA HAPE adalah arsitek yang merancang dengan hati.
5. WIDI SUDARMOKO adalah seorang pengelola website tentang rumah.
6. KANG HERRY CONSTADI adalah seorang perencana rumah tinggal.
7. HARIADHI adalah mahasiswa desain komunikasi visual.
8. ALEX ALDINO ABDILLAH adalah arsitek Andalusia yang tinggal di Pekanbaru.

41 Komentar (+add yours?)

  1. adil
    Apr 20, 2007 @ 10:17:41

    apa itu salah satu rumah di madiun mas? kan sekarang tinggal di madiun…
    mungkin indonesia tidak perlu mendirikan bangunan seperti negara lain, yang perlu didirikan mungkin rakyatnya dulu biar lebih sejahtera seperti yang punya blog ini :)

    Di Madiun saya tinggal di rumah dinas. Rumah yang entu adanya di Pontianak. Saya setuju, Indonesia ga perlu ikut2an negara lain. Bukankah ambisi mendirikan 1.000 rumah susun adalah suatu yang mulia untuk memenuhi kebutuhan rakyat? dan siapa tahu Indonesia dikenal dengan 1.000 rumah susunnya. Keren kan.

  2. guebukanmonyet
    Apr 21, 2007 @ 10:35:17

    Setuju. Indonesia seharusnya punya sebuah bangunan spektakuler yang bisa dibanggakan seperti Twin Tower di Malaysia. Masa ama Monas aja bangga?

    :D .. ya, bahkan beberapa teman ku di Jakarta malah ga pernah ke Monas tuh. Ga ada bangga2nya. Beda ama orang dari kampung. Pasti bela2nya nyambangi Monas buat kasih lihat ke sanak keluarga di kampung kalo sudah pernah ke Jakarta .. hwakakakak .. kaya’ diriku ini. Tapi lebih ok kalau seluruh rakyat Indonesia bisa bangga dan bisa menikmatinya.

  3. n0vri
    Apr 24, 2007 @ 07:38:59

    Wah, rumahnya cakep Mas… luas lagi..
    jadi inget rumahku yang kecil… hiks…

    Ma kaci, kam siah .. :) rumah kecil ga harus jelek kan? apalagi di jaman sekarang ini. Yang sedang nge-trend rumah model minimalis. Malah buletin RUMAH pernah ngadain lomba untuk merancang rumah kecil. Karya para pemenangnya oke2 banget. Bisa diterapkan buat kita yang dananya ngepas. Oya, istri mas Novri kan juga arsitek toh? Wah, pasti rumahnya apik yo. Bisa kirim pic-nya kesini, nanti saya muat di blog saya. Gimana?

  4. deking
    Mei 01, 2007 @ 05:37:47

    Lihat gambar yang ketiga saya langsung terkesiap…
    Wow ternyata yang merancang bangunan keren di Dubai itu Pak Erander to? :D
    Pak, boleh donk saya dibuatkan desain rumah. Gratis ya :D

    Hwakakakak .. terima kasih atas ‘hujatan’-nya. Baru tahu toh? Ntar tak desain kan rumah mu. Model kurus tinggi dan jangkung alias model tiang listrik – sesuai dengan postur tubuhmu hwakakakak :D

  5. doel
    Mei 04, 2007 @ 18:04:59

    Kayaknya bisa di contek juga tu rumah mas Eran, boleh ga?
    Tapi sayang seribu sayang luas tanahnya mungkin seperapate tanahnya sampeyan, ada usul?

    Ada. Asal tanah sampeyan letaknya di Jl.Asia Afrika gpp. Jual aja .. kan mahal tuh. Terus beli tanah yang agak pinggiran dikit. Nah .. bisa2 selain beli tanah juga cukup buat bangun rumah. Gimana. Hebat ga usul ku itu hwakakak :D

  6. salaf
    Mei 27, 2007 @ 13:41:01

    wow keren coy
    kalo bisa bagi rumah konsep minimalisnya donk mas ke email ku
    makasih

    Konsep yang mana ya? Soalnya, aku lebih banyak menggunakan feeling dari pada ilmunya. Mungkin bisa baca tabloid Rumah atau tanya temanku yang memang jago dibidang arsitektur. Liat daftar blog ku deh.

  7. fit
    Jun 05, 2007 @ 21:57:11

    Twin Towernya moto sendiri?
    cuma ngebayangin waktu motonya kan rada susah, pasti sampe jungkir balik di taman dekat kolam air mancur ya. hehe..

    Emang .. sudah pernah kesana kan?

  8. Eko Priyono
    Jun 07, 2007 @ 06:50:57

    Ass wr wb,
    Mas salm kenal nih, langsung aja ya ke tujuan…
    aku kan pingin renovasi rmh tinggalku yg ukurannya kl 50 m2,dan bngunanya udah mulai lapuk,aku pingin bangunan yg lama tsb disesuaikan dgn ruangan yg baru biar matching gitu loh.Apa yang mas perlukan data dari saya,kalo mas mau nolongin saya nanti disambung,tolong dong ya …maaf waktuku terbatas,pinginya sih dibalas segera salaaam.wswrwb.

    Wa’alaikum salam. Salam kenal juga. Pertama2, itu ukuran rumah atau ukuran tanah. Kalau ukuran tanahnya 50 m2, tentu diperlukan beberapa tahap penyelarasan. Mungkin tepatnya bisa dikonsultasi sama istrinya mas Novri. Saya lebih pada pengalaman saja, bukan ahlinya. Yang pasti, ketika akan memadukan unsur bangunan lama dan bangunan baru harus dipilih rancang bangun yang “matching” terutama material bangunan. Apakah ada unsur kayu, semen atau lainnya. Kemudian “thema” rancangan. Apakah minimalis, art deco atau lainnya?? Kaya’nya perlu diskusi lebih jauh dengan ahlinya.

  9. m'pri
    Jun 09, 2007 @ 20:43:40

    waah asik yah tanahnya luas & hijau. Sampe sekarang belum kesampean ngerancang rumah sendiri :).

    Ga perlu sampe punya rumah sendiri buat belajar merancang. Mulai dari merancang kamar – kost, misalnya – sudah cukup berarti kok untuk tahap awal belajar.

  10. Mas Pion
    Jun 15, 2007 @ 17:43:36

    Mas, gue pingin ngelihatin desain dalam rumah mas, boleh nggak sich? Soalnya desain luarnya bagus, siapa tahu desain dalamnya juga bagus. Don’t worry ya mas, dijamin tulus kok!

    Salamku,

    Mas Pion

    Boleh, coba mas Pion – kok kaya’ merk alat2 rumah tangga MASPION … ops, sorry – lihat di tulisan saya tentang rumah disitu ada pic sketsa rumah itu. Mudah2an bermanfaat ya.

  11. Lina
    Jun 16, 2007 @ 17:52:41

    Wah Mas, saya sudah puyeng cari gambar dan model rumah yang kagak rumit-rumit.. kalau di bersihin ya gampang gitu lho… pengennya punya 3 kamar yang dikit luas dengan 3 kamar mandi… tapi ya ada juga kamar pembantu dan pakek garasi gitu… tapi setiap dikasi liat teman segala gambar dan model rumah kok otakku serasa jadi keriting… bagi-bagi dong mas gambarnya. tanahku adanya cuman 20 kali 18, malu-maluin…

    Emang gitu mbak. Soalnya, soul-nya belum dapet. Makanya, lebih baik mbak buat gambaran di otak dulu seperti apa rumah yang kita inginkan. Jujur, impian tentang rumah itu sudah ada di benak saya sejak saya SMP. Untuk sketsa gambarnya mbak bisa lihat tulisan saya tentang rumah. Disitu ada pic sketsa rumah itu. Semoga membantu.

  12. Lina
    Jun 17, 2007 @ 08:54:52

    Masih nambah satu pertanyaan lagi, itu rumah yang di PTK letaknya di mana mas…saya boleh liat nggak dalamnya. Kebetulan saya juga di PTK nih dan termasuk salah satu keluarga kesultanan jaman dulu kala..

    Mungkin kalau saya pas pulang ke PTK .. mbak Lina bisa mampir ke rumah. Oya, gelarnya Syarifah ya? soal luas tanah cuma 20 x 18 itu sama dengan luas tanah rumah saya di Jl.A.Yani II itu. Saran saya, bikin rumah dua lantai dengan halaman yang lebih luas. Dan ditanam pohon2 yang besar. Kalo bisa pohon buah2an. Maklum PTK kan panas. Dengan rumah yang rimbun, bisa meredam panas. Selamat mencoba.

  13. Yuni
    Jun 20, 2007 @ 14:57:11

    Salam kenal…..
    Huebat tenan mas rancangannya…salut..salut…apalagi impian rumah dari SMP itu lho ??!!
    Help me dong…I punya impian ngebangunin rumah ortu di Klaten, Jawa, tp masih”cekak”doQ. Boleh bikinin desain nggak mas, yg sederhana…terkesan luas, 2 kmr n ada ciri”jawa”nya. Tanahnya 8X16m.
    Tks a lot yach…??!!!

    Jika ingin ruangan terkesan luas, umumnya kita harus memilih bahan2 materi yang ringan. Trus menggunakan warna2 cerah serta meninggikan langit2 dengan cara tidak menggunakan plafon. Jika masih cekak doku-nya, bisa ajukan KPR .. yang penting tanahnya sudah milik sendiri. Saya pikir, rumah Jawa itu paling simple kok dan bisa mengakomodasi keinginan mbak. Selamat mencoba.

  14. chiwimudz (ga login)
    Jul 04, 2007 @ 16:12:29

    Cita2ku sejak kecil adalah menjadi seorang arsitek

    wah, saya dulu malah pingin jadi astronot Pak…
    tapi skarang malah mempelajari Arsitekturnya Kapal…

    ngeliat Burj Al Arab, saya ikutan terpesona juga…jadi pingin bikin Kapal yang bentuknya kayak tower…
    bangun siwi…bangun…

    eh iya, konsep rumahnya keyen!

    Baru tau, kalo arsitek itu tidak hanya buat bangunan saja. Ternyata kapal juga ada arsiteknya. Thanks infonya ya. Juga ma kaci sudah mampil. *ikutan jadi cadel deh*

  15. Adit
    Jul 10, 2007 @ 12:59:30

    Seharusnya Abang jg muatin foto mengenai tempat tinggal abang selama dinas…Kan disana disetiap kotanya banyak cerita yang berkesan seperti Kota Balikpapan….He..he…

    Maunya sih seperti itu .. tapi ntar dibilang narsis hehehe .. enggak ding. Nanti abang mau nulis tentang rumah idaman. Soalnya, sebagian besar pengunjung blog abang, menemukan weblog ini dari search di google dengan kata bantu rancang. Mudah2an tidak mengecewakan.

  16. Lina
    Jul 12, 2007 @ 17:15:12

    Rumah di Ayani sekarang di apakan… dulu saya punya rumah di Palapa 2 tapi udah lama di jual gitu, saya tinggalin ke LN ikut suami.
    Kebetulan Agustus ini suami dapat kontrak kerja di Pontianak lagi dari EU. Saya pengennya punya rumah lagi.

    Sebetulnya dulunya saya Syarifah juga dengan embel2 Al Qadri tapi sekarang saya ikutan Sarapah nih, he…

    Biasanya saya kalau ikut suami berdinas selalunya ngontrak rumah, tapi kata sodara yang di PTK sekarang ngontak rumah elit mahal ya mas ( A. Yani, Palapa, Suprapto katanya di sana 3oan jut/bulan) benaran tidak sih…
    Bisa jadi juga saya akan beli rumah siap pakai, kalau lingkungannya aman dan ada satpamnya, dekat ke sekolah, dekat juga belanja-belanja dan tidak kebanjiran.

    Kalau si Mas punya teman yang tahu rumah mau di jual, kasi tahu saya ya, atau ngubungi saya lewat email. Makasih

    Aku sudah meninggalkan Pontianak sejak 1999, jadi sudah ga begitu mengerti perkembangan kota itu. Tapi kalo harga sewa sampe Rp.30 juta per bulan kaya’nya sih kemahalan ya. Soalnya di Balikpapan saja, kota nya para ekspatriat, cuma sekitar $ 2,000 – $ 2,500 per bulan dengan lokasi yang ok plus furniture. Hmm .. tapi nanti deh, aku coba tanya ke Saudara2 dan keluarga yang masih ada di Pontianak. Tapi ga janji ya hehehe .. soalnya, mereka juga – mungkin – ga ngeh soal sewa menyewa. Atau gimana kalo Lina pake search engine aja buat nyarinya.

  17. Lina
    Jul 14, 2007 @ 15:24:22

    Makasih mas segala sarannya, keliatannya jodoh saya adalah saran sebelumnya, membangun rumah dengan 2 lantai… tetapi perbedaannya saya akan membangun 1 ½ lantai, sama seperti rumah saya sekarang yang di Finlandia. Makasih ya mas sekali lagi.

    Ya, saya pikir .. ide yang bagus juga. Banyak contoh rumah2 yang menggunakan mezzanin agar lebih fresh dan modern. Ntar kalo sudah jadi, kirim photonya kesini ya. Ntar saya muat di blog ini.

  18. mgt_abf4
    Agu 07, 2007 @ 08:58:40

    subhanallah, walhamdulillah, Allahu Akbar

    Maha Suci Allah Yang Maha Besar

  19. n0vri
    Agu 07, 2007 @ 16:11:16

    istri mas Novri kan juga arsitek toh? Wah, pasti rumahnya apik yo. Bisa kirim pic-nya kesini, nanti saya muat di blog saya. Gimana?

    wah, ndaklah, belum pantes. Rumah RSS gak pantes dipajang :P

    Loh, sapa bilang ga pantes .. Kalo RSS itu dirancang dengan apik, kan bisa dicontoh dengan teman2 yang lainnya. Jadi kapan nih, mau ngirim pic-nya?

  20. anna hape
    Agu 27, 2007 @ 15:43:31

    Mas, matur nuwun namaku masuk dalam list. Juga karena sudah mampir ke blog saya. Salam kenal.

    Sama2 mbak .. senang sekali mbak mau bergabung disini. Semoga membawa manfaat buat teman2 yang perlu berkonsultasi soal rancang bangun. Saya yakin .. jika kita merancang dengan hati – seperti prinsip mbak Anna – Insya Allah, rumah terasa adem mbak walaupun ga terlalu luas. Good job.

  21. urie
    Sep 06, 2007 @ 15:33:01

    Weleh .. weleh .. pasti rumah dinasnya saiki jadi apik, yang tinggal aja .. top designer Madiun gitu loh ..

    Eala pak, pak e .. designer apaan pak? hehe .. cuma mencoba membuat rumah dinas lebih nyaman dan layak buat ditempati aja sih pak. Kalo photo yang di atas itu rumah sendiri pak. Kalo mau lihat photo rumah dinas ada di FS saya.

  22. sidik
    Nov 04, 2007 @ 23:07:52

    Udah terlalu malem .. jadi ga da komentar .. ok lain kali aja
    ———————–

    Eala pak .. ga usah maksain komentar pak. Mending langsung tidur aja. Biar besok fresh kembali. Met bobo ya Pak.

  23. rumahkayubekas
    Nov 08, 2007 @ 09:09:56

    Hatur nuhun Mas atas masuk dilistnya dan mampirnya.
    Sukses selalu dan salam,
    ————————

    Sami2 .. sharing pengalaman ya kang

  24. Widi Sudarmoko
    Nov 08, 2007 @ 10:26:15

    Mas Erander trim’s ya, ternyata banyak juga pengunjung web bangun-rumah.com yang datang dari blogg Anda, blogg Anda memang Oke .. sip.

    Oh iya mas, sekarang mas Erander tinggal dimana? kalau di Pontianak, saya sempat tinggal disana lama dan akhirnya punya kenang-kenangan buat cafe Tanggui dan rest Dangau yang mau ke Supadio.

    Oke mas Erander, sekali lagi trim’s

    Salam.
    ————————-

    Suprise banget .. ternyata yang merancang Cafe Tanggui dan Restoran Dangau itu mas Widi toh?? .. two thumbs buat rancangannya. Bener2 membumi. Menyatu dengan budaya setempat. Keren abis dah. Ga salah, saya cantumkan web mas Widi disini.

    Iya mas .. soalnya 3 postingan saya yang selalu dikunjungi – dengan jumlah yang significant – adalah Rumah Sesuai Kemampuan, Rancang dan Rumah Idaman. Padahal masih ada 132 tulisan saya yang lainnya yang justru dibaca lebih sedikit dari ketiga postingan tersebut.

    Oleh karena tidak ingin mengecewakan pembaca .. maka saya berusaha untuk melengkapinya. Berusaha terus belajar. Syukur2 bisa membantu mereka, walaupun saya bukan ahlinya. Minimal membantu mempertemukan mereka dengan yang lebih pakar dibidang arsitektur.

    Saya sekarang di Balikpapan. Baru 20 hari disini. Tapi saya growth up di Pontianak. Rumah saya di dekat Restoran Dangau.

  25. Anton_jb
    Nov 27, 2007 @ 16:57:36

    Assallamualaikum wr. wb.

    Selamat Pagi, Siang, Sore dan Malam. Salut ama gambar2 diatas … dari sudut pandang yang bagus semua. Oyah .. apa semua gambar di atas hasil jepretan dari kamera bapak nih…?

    Dari ceritanya .. kan dulu kallo gambar jago Pak – hanya sedikit masukan ajah – gimana kallo gambar2 asli gambaran Pak Eby di sertakan di Rancangan ini?? Yah kallo punya koleksi gambar dari kecil kan lebih bagus tuh ..

    Ibarat jelek ato bagus .. kan punya nilai kepuasan tersendiri. Dan kita2 yang liat bisa terhibur gituh …! Yah gambar dulu dan yang terbaru … hi .. hanya sekedar masukan .. semoga di dengar …!
    ——————————–

    Wasssalamu’alaikum wr. wb.

    Di dengar apa di baca?? :mrgreen:

    Pengen sih .. tampilkan disini. Secara jaman dahulu belum ada scanner. Jangan kan scanner, photo copy aja belum ada. Ditambah pula, sewaktu kecil hingga dewasa .. saya sudah SEPULUH kali pindah tempat tinggal. Dokumen2 jadi berceceran entah kemana.

    Saya sudah coba cari coretan2 saya waktu kecil. Tapi ga ketemu. Yang ada hanya debu2 dan rongsokan aja hehehe .. thanks atas sarannya. Saran yang bagus. Tapi kaya’nya sulit buat saya wujudkan.

  26. anton_jb
    Nov 28, 2007 @ 09:56:51

    Terima kasih balasanya ..

    Kira2 kallo di bantu dengan Doa,bisa nggak ngewujutin nya Pak? heheheh .. :)

    Sayang yah hasil2 karyanya udah pada ilangan Pak … padahal sebagian banyak seniman itu, biasanya hasil karyanya yang pertama itu, malah yang banyak dicari para pencinta seninya. Nggak jauh2 .. sama halnya para seniman musik. Biasanya demo2 mereka yang pertama di buru2 pengemarnya … karna hasil karnya pertama biasanya belum terkontaminasi dan apa adanya ..

    Gimana kallo ngeciptain hasil2 karya yang baru lagi Pak .. ibarat mengubur coretan lama, coretan baru hadir kembali …

    Oyah … Pernah nggak Pak Eby punya obsesi menjadi seorang Arsitektur, Desainer, Pelukis, Penulis ..? Disaat Pak Eby sedang membuat atau menghasilkan sebuah hasil karya? Dan disaat orang mulai memuji dan memberi nilai Plus pada hasil karya Bapak?

    Dan apakah bapak sadar bahwa potensi itu ada dalam diri Bapak? Mana yang lebih Bapak minati .. menghasilkan sebuah lukisan atau menghasilkan sebuah tulisan?

    Hehehehe … nggak apa kan? banyak pertanyaan, sedikit gerakan .. hanya sedikit pengen tau latar belakangnya. Habis blog ini benar2 telah merangsang dan telah mengadopsi saya untuk tetap terus bertanya ..
    ——————————-

    Wadoh pak, pak .. kata2nya itu loh : “banyak pertanyaan, sedikit gerakan” trus “benar2 telah merangsang” .. bikin panas dingin hahaha :lol:

    Well .. gimana ya ngejawabnya. Faktanya, cita2 saya sejak kecil memang ingin jadi arsitek. Tapi takdir menjadikan saya seperti sekarang ini. Kemudian, faktanya .. ketika masih sekolah dan kuliah .. saya pernah jadi pengurus majalah sekolah, wartawan ekonomi dan mendesain pergelaran seni. Apakah kemudian semua itu menjadi obsesi saya??

    Setelah saya pikir2 dan rasakan. Obsesi saya ternyata .. Saya hadir di dunia ini ingin bermanfaat buat orang lain. Bukan malah menyusahkan orang lain. Itu obsesi saya. Masalah talenta saya dibidang melukis, menulis dan merancang bagi saya itu hanya “titipan modal” dari Allah pada saya agar obsesi saya untuk menjadi berarti buat orang lain itu tercapai.

    Jadi .. ketika karya saya di appreciate oleh orang lain, itu artinya, saya menjadi berarti. Memberikan manfaat buat orang lain. Ketika orang memuji, bagi saya, orang yang memuji tersebut sudah berjiwa besar untuk mengakui hasil karya orang lain .. ribet ya?? hehehe :mrgreen:

    Terima kasih banget .. sudah peduli dengan blog saya ini. Saya justru mengharapkan kritikan Pak Anton, agar blog ini lebih baik lagi. Agar lebih banyak mendatangkan manfaat bagi yang membacanya. Saya ingin, walaupun saya sudah tiada .. kata2 yang saya letak kan disini akan tetap abadi dan universal.

  27. AnToN_JB
    Des 02, 2007 @ 19:42:54

    Terima kasih .. Jawaban yang sangat dasyat nih …

    Semoga cita2 Pak Eby untuk selalu berbuat yang terbaik pada setiap orang, baik hari ini dan hari2 yang laen di saat tiada, akan terkabulkan … Amien.

    Oya mau ijin .. boleh nggak kasih tau blog ini ke temen2 saya …? :)
    ————————

    Boleh .. silakan. Kalo bisa .. baca postingan yang lain juga .. ga hanya tentang arsitektur ya.

  28. hariadhi
    Jan 08, 2008 @ 11:08:25

    Walah bos bos. Kok gw dimasukin :|
    ————————-

    Loh, gimana sih?? kan saya sudah minta ijin. Makanya saya masukin dalam daftar pakar yang dapat dimintai advise-nya dalam hal rancang merancang. Gpp kan?? :twisted:

  29. hariadhi
    Jan 12, 2008 @ 21:18:43

    Hahahaha.. ya sutra. Mumpung promosi, lah. hehehe.

    Tapi saya pakar gadungan™ ya, mas :lol:
    ————————

    Ya ya .. pakar dari Pulo Gadung. :lol: :lol: :lol:

  30. Raden Mas Angki
    Feb 01, 2008 @ 03:53:44

    Mending Menara Jakarta g’ usah diwujudin aja Bang. Bangsa masih “rendah” gini mo “ninggi” :(
    ————————

    Mending mewujudkan 1.000 rumah susun ya. Kan bisa banyak menampung masyarakat yang belum memiliki rumah. Termasuk saya hehehe

  31. yellashakti
    Mar 27, 2008 @ 23:03:18

    Kalo konsultasi mau bangun rumah atau rombak rumah, gratis ya Bang?
    ————————

    Kalo cuma konsultasi mah .. gratis neng. Tapi kalo neng minta gambarin .. itu yang abang kagak bisa. Mesti minta tolong ame temen yang jago gambar. Kalo cuma buat sketsa mah, insya Allah bisa.

  32. qolbi
    Apr 10, 2008 @ 13:58:28

    Salam kenal dari arsitektur UGM …

    Senang ketemu dengan arsitek model anda :)
    —————————

    Salam kenal juga :)

    Arsitek model saya?? hmm .. ini ngeledek ya?? hahaha :lol: gpp, karena saya memang bukan lulusan arsitek .. cuma suka dengan arsitek. :mrgreen:

  33. olangbiaca
    Apr 10, 2008 @ 16:06:18

    Assalamu’alaikum …

    Wah .. kok nama saya ada juga ya pak, thanks neh pak .. hehe
    —————————

    Wa’alaikumsalam …

    Loh .. saya sudah minta ijin bapak loh. Wah, bapak lupa ya? :mrgreen:

  34. ady
    Apr 13, 2008 @ 11:29:16

    Wah cita-cita memang harus diwujutkan ….

    Tapi .. kalo bangunan yang spektakuler, nanti-nanti aja. Yang penting … masyarakat-nya dulu yang ditinggiin … yo ora …?????

    Btw … buat ruangan belajar yang menarik ap ya tipsnya ???
    —————————–

    Emangnya masyarakat Indonesia mau dijadiin berapa tinggi ?? 160 cm atau 170 cm ?? tidak cukup hanya diberi makan cukup, tapi juga mesti dilakukan rekayasa genetika hahaha :lol:

    Kalo untuk ruangan belajar, mungkin bisa kunjungan blog-nya kang Hary .. disitu — seingat saya — ada sketsa ruang belajar yang cool. :cool:

  35. permadi72
    Sep 09, 2008 @ 15:09:06

    Gak tahu nih komentar atau curhat.

    Dulu waktu beli rumah, aku seneng banget ama lingkungannya — terus terang aja ini yang harus utama — harus ok, tetangga yang pada cuek, jalanya ga pada sliwar sliwer kendaraan. Baru lihat kondisi rumah.

    Untuk yang ini … gak masala soalnya mau di upgrade. Tapi yang jadi masalah dulu dan bahan pertimbangan adalah posisi rumah yang tusuk sate. Menurut fengshui … gak bagus, menurut bapak yang nota bene keawennya pol juga gak bagus.

    Tapi yang namanya bocah, semakin dikasih tau semakin dilakoni ya akhirnya kebeli deh tu rumah. Setelah di upgrade selesai, ehhhh … didatangi pengurus kampung, dikiranya mau buat tempat ibadah, maklum banyak patung Budhanya, sampai di pagar nongkrong 3 budha.

    Yang buat gak habis pikir setelah lama ditinggalin kok usaha saya jadi mundur ya bang … Mau percaya dikira percaya tahyul, mau gak percaya kok ya keadaannya gitu. AKHIRNYA SAYA SPEKULASI, rumah dikontrakan sama orang asing, laku mahal.

    TERNYATA mendatangkan rejeki juga nih rumah … habis masa kontraknya — cuma 1 tahun bang — aku tinggal lagi disana, Eh bisnisku turun lagi *gondok*

    Akhirnya tak masukin ke iklan dan sampai sekarang dikontrak untuk kantor orang asing.

    Yang jadi pertanyaan setelah segitu panjangnya prolog, ”Ada gak sih bang rumah yang menentukan nasib kalau ditinggalin“
    —————————

    Menarik banget nih buat dibahas ..

    Masalah ini dapat dilihat dari berbagai aspek. Bisa dibahas dari segi arsitektur atau landscape. Dari segi agama atau kepercayaan. Bisa pula dari segi ekonomi atau bisnis? masing-masing punya dasar yang berbeda. Dan pembahasannya bakal panjang dengan jawabannya bisa ada, bisa tidak ada rumah yang menentukan nasib :mrgreen:

    Intinya .. kalo menurut abang, nasib seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh sebuah rumah. Tapi banyak faktor .. jadi kalo turun naiknya bisnis, itu wajar. Seharusnya dievaluasi penyebab2 bisnis menurun. Siapa tahu ada terjadi mis.

  36. dwibasukiwss
    Sep 10, 2008 @ 13:23:45

    Just comment,

    Abbreviation untuk Architecture adalah yang tepat adalah Arch bukan Arc, bisa di check di Wikipedia. Please CMIIW
    —————————

    Bener Wi .. thanks .. cuma kalo ditulis Arch .. tag halamannya langsung ‘blobor’ menjadi dua baris .. makanya abang mencari kata-kata yang singkat agar susunan tag tidak jadi dua baris.

    Seperti contoh kata friend .. dibuat jadi fren. Trus blogger .. cuma ditulis blog .. ramadan, cuma ditulis saum padahal isinya soal tarawih .. terpaksa memang menggunakan singkatan Arc .. sorry broer :(

    Sekarang abang sudah ubah setting-an biar halaman depan kembali jadi front-page .. tapi nanti blog abang terdaftar secara International bukan Indonesia.

  37. geRrilyawan
    Nov 17, 2008 @ 16:31:08

    Arsitek ya mas … salam kenal … saya juga … masih kecil-kecilan tapinya …
    —————————

    Oh bukan !! suer .. saya bukan seorang arsitek .. tapi suka dengan hal² yang menyangkut arsitek. Dimana pada saat ini saya sedang terkagum² dengan karya² Dynamic Architecture.

  38. Rumah idaman « KU LETAK KAN KATA DISINI
    Des 18, 2008 @ 09:11:07

  39. amridonk
    Agu 08, 2009 @ 14:39:18

    nitip bos
    Tanah di Jual
    tanah Untuk Usaha di JAKARTA SElatan
    di jl. radio dalam raya
    samping bank panin,
    1574M2

    kirinya dia showroom toyota,
    kanan nya bank panin

    dijamin ga bermasalah

    lokasi strategiskan

    lokasi usaha ,Pinggir jalan raya

    Hub : amri +6281322329363

  40. joveren
    Mei 22, 2010 @ 20:47:08

    Kota
    rumahku terbakar….
    di mana aku harus tidur?

  41. faisal
    Des 13, 2010 @ 21:50:10

    terima kasih mas, yang paling bagus itu link di bawahnya lengkap banget. semua tentang rumah dan desain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: