blok.jpg

Aku menyukai kamu apa adanya …
bukan karena keelokan parasmu,
bukan pula karena lekuk badanmu,
apalagi karena harum tubuhmu,
karena kita memang belum bertemu.

Aku menyukai kamu apa adanya …
walau banyak yang datang dengan senyum yang termanis dan mengoda,
walau sering dikirimi pesan-pesan menarik dan menantang jiwa,
apalagi ada yang terang-terangan mengatakan .. aku suka.

Aku menyukai kamu apa adanya …
karena engkau seperti mimpiku yang menjadi nyata,
seperti bagian jiwa ku yang lain, yang menghilang cukup lama,
apalagi engkau hadir pada saat sembilu sedang menjajah jiwa.

Aku menyukai kamu apa adanya …
jangan kawatir akan keseriusanku,
karena aku menyukaimu bukan karena penampilanmu,
bukan pula apa-apa yang menjadi milikmu,
tapi karena aku menyukaimu apa adanya.

Madiun, 3 Oktober 2006

Iklan