Jilbab

Selama ini, jika seorang wanita yang aktif di bidang olah raga, selalu identik dengan pakaian ketat yang menunjukkan lekuk tubuhnya. Semua itu dilakukan atas nama aerodinamis agar gerakan menjadi lebih cepat dan lincah, hmmm .. tapi apa yang terjadi di Asian Games XV yang baru berakhir kemaren?

Ternyata, dengan menggunakan jilbab Ruqaya Al Ghasara (Bahrain) lahir 06-09-1982 (24 tahun) dapat membuktikan bahwa berjilbab tidak mengalangi dia untuk mendapatkan mendali emas 200 meter putri (23,19 detik) dan mendali perunggu 100 meter putri (11,40 detik) pada Asian Games XV di Doha, Qatar.

Memang dia adalah satu-satunya atlit yang menggunakan jilbab pada saat itu dan dia dapat buktikan bahwa untuk menjadi juara, tidak mesti menggunakan pakaian ketat untuk aerodinamika seperti yang didengung-dengungkan oleh para pakar. So, bagaimana dengan wanita kita di tanah air.

(Informasi ini saya sudah saya ulas setelah saya baca Jawa Pos Edisi 12-12-2006 hal.23)

Iklan