aladdin.gif Ditempatku bekerja, ada satu teman yang – entah kenapa – dibenci oleh sang bos. Apapun yang dikerjakan oleh temanku itu selalu saja salah di mata bos. Sehingga, setiap kali dia mengungkapkan sesuatu kepada bos, sudah pasti langsung dipotong. Dan bos langsung memberikan instruksi untuk segera dilaksanakan. Seperti biasa, dia akan balik badan, keluar ruangan dan langsung melaksanakan perintah.

Sampai pada suatu pagi. Sang bos sedang sibuk menandatangani dokumen2, tiba-tiba pintu ruangan diketuk. “Ya, silakan masuk” teriak bos. Oala, ternyata yang masuk adalah temanku itu. “Ada apa?” sergah bos. Dengan terbata-bata temanku itu berkata: “Pak saya mohon ijin keluar sebentar. Saya mau mengantar bapak pulang”.

Mendengar hal itu – seperti yang sudah diduga – bos langsung naik pitam. “Kamu tahu, sekarang ini masih jam kerja. Apa bapakmu tidak bisa pulang sendiri? Apa tidak punya saudara lain untuk mengantar bapak mu pulang?” temanku langsung terdiam sambil menangis. Ya, menangis. Padahal selama ini, dibentak seperti apapun dia tidak pernah menangis. Tumben, pagi ini dia menangis.

Dengan sesegukan dia berkata : “Bapak saya meninggal pak. Saya mau mengantar ke pemakaman.”

Iklan