kalig-bw052.jpg Menurut salah seorang psikolog UGM, Moh As’ad, mengatakan bahwa saat ini, 90 persen masyarakat Indonesia mengalami depresi. Sehingga banyak diantara mereka melakukan tindakan bunuh diri. Bahkan menurut berita disalah satu stasiun televisi di tanah air, orang yang melakukan bunuh diri di Jabodetabek selama kurun waktu 2004-2006 sebanyak 220 orang atau sekitar 1-2 orang setiap minggunya dengan berbagai modus. Belum lagi kasus terakhir, satu keluarga di Malang melakukan harakiri yang disponsori oleh ibunya.

Amat menyedihkan. Dan kupikir, hal ini tidak saja terjadi dinegeri gemah ripah loh jinawi ini tapi juga terjadi diseluruh belahan dunia. Sering kali ku berpikir, mengapa sering kali jalan pintas itu dipilih. Mengapa beban hidup itu terasa berat sehingga seseorang itu merasa tidak sanggup untuk menahan bebannya. Ya Allah .. padahal, Engkau menciptakan dunia ini buat manusia dan manusia diutus untuk menjadi kalifah dimuka bumi. Tapi .. jangankan dunia kiamat, belum kiamat saja, dunia sudah terasa seperti neraka yang membuat orang depresi.

Aku tahu, keadaan ini memang diciptakan oleh-Nya seperti yang tercantum dalam surah Al Baqarah ayat 155 : “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah2an. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,” .. kali ini, aku ingin memberikan berita gembira .. bahwa dunia ini indah bukan membuat kita depresi seperti yang dirasakan banyak orang.

Intinya adalah bersabar. Mendekatkan diri pada Allah. Aku sering sekali mengalami masa2 sulit. Karena aku tahu, itu memang dikehendaki oleh Allah. Kita sengaja diberikan-Nya cobaan sehingga kita depresi. Bisa dengan cara ketakutan, kelaparan, kekurangan harta dan lain2. Tapi justru .. ketika aku pasrah habis dengan yang diberikan-Nya .. aku malah berhasil keluar dari cobaan itu. Subhanallah. Janji Allah tidak pernah bohong. Jadi bersabarlah dan dirikan sholat.

Iklan