love-heart.jpg Bersyukurlah orang2 yang sudah mempunyai pasangan hidup. Apakah hubungan itu baru mulai berjalan kemaren atau sudah memasuki tahun ke enam puluh. Semuanya sama. Mereka sudah memiliki ‘saksi’ dalam menjalani kehidupan. Naik turunnya kehidupan itu biasa. Setelah posting ku sebelumnya tentang Ciptakan Cintamu. Sekarang ku posting tentang merawat cinta. Karena seperti banyak kejadian. Kita lebih mudah mendapatkan sesuatu daripada merawatnya. Oya, sengaja menggunakan kata merawat daripada memelihara. Dalam merawat, keterlibatan diri kita lebih besar dan aktif. Kalau memelihara, peran kita cenderung lebih pasif.

Banyak dari kita mampu membeli sepatu baru, pakaian baru, rumah baru, alat elektronik baru, kendaraan baru dan sebagainya. Tapi sedikit dari kita yang mampu untuk memelihara barang2 tersebut. Sehingga barang2 tersebut lebih cepat berakhir di tempat yang semestinya. Padahal kalau dirawat dengan baik, bukan tidak mungkin barang2 tersebut akan tetap dapat digunakan dalam waktu yang relatif lebih lama. Memang sih, kalau merawat akan menimbulkan biaya.

Seperti cinta. Setelah kita dapatkan. Kita cenderung untuk membiarkannya. Karena, ketika telah memiliki cinta sering kali kita kemudian cue’ dan menganggap semua akan baik2 saja. Berjalan dengan waktu. Padahal diperlukan upaya dan usaha untuk merawatnya. Dalam merawat juga mestinya kita bersikap wajar. Tidak berlebih2an – posesif – atau berkurang2an – masa bodoh –

Agar cinta yang sudah mulai bertunas – untuk yang baru mulai – dan yang sudah tumbuh membesar – untuk yang sudah lama – diperlukan perlakuan yang benar. Jika kebanyakan pupuk, daun2nya akan mudah hangus. Jika kebanyakan air, akar2nya akan membusuk. Jika kekurangan cahaya, daunya akan layu. Sering kita beranggapan, dengan diberi pupuk yang banyak, cinta akan cepat tumbuh. Padahal bisa saja mematikan karena daun2nya hangus.

Begitu juga dengan memberi air yang banyak, kita berharap cinta akan cepat berkembang. Tapi tanpa kita sadari, tanahnya menjadi becek dan membusukkan akar2nya. Dan karena kita sayang dengan cinta, kita simpan di dalam rumah sehingga kekurangan sinar matahari. BTW, ini sedang ngomongin cinta loh ya .. tapi aku mengumpakan cinta itu ibarat pohon. Jadi jangan bingung sobat.

Dan harus kitas sadarim bahwa mengekang dia juga tidak akan menjamin cinta tidak akan pergi. Tapi membebaskan dirinya, juga tidak akan membuat cinta akan tetap disini. Jadi, cukup katakan “Aku sayang padamu dan berharap ini akan berlangsung selamanya. Kita perlu bersama untuk merawatnya. Agar tumbuh sehat dan menyenangkan” .. Oya perlu diingat. Seperti pohon atau tumbuh2an yang berbagai jenis sehingga perlu diperlakukan berbeda.

Tiap orang juga berbeda dengan cintanya. Sehingga, penangganan yang tepat akan membuat cinta tumbuh normal.

Iklan