uang-05.jpg Akhirnya, pendapatan per kapita rakyat Indonesia bisa mencapai USD 18,000 per tahun. Hal ini dilaporkan langsung dari badan dunia. Dan dengan pendapatan sebesar itu, negara Indonesia telah mampu menyamai negara2 besar lainnya seperti China, India, Amerika dan Uni Eropa. Sedangkan negara2 ASEAN lainnya seperti Singapura, Malaysia dan Thailand serta negara2 Asia Timur seperti Jepang, Hongkong dan Taiwan harus mengakui keunggulan negeri jambrut khatulistiwa ini. Bahkan 30 perusahaan Indonesia berhasil masuk dalam daftar 500 perusahaan besar dunia.

Eit .. jangan kaget dan jangan bingung. Itu adalah sepenggal berita yang – Insya Allah – akan muncul di media masa-media masa terbitan Indonesia edisi 23 Maret 2030 alias dua puluh tiga tahun dari sekarang. Kira2 .. kita masih hidup atau – kalau masih hidup – sudah umur berapa ya? yang pasti saya sudah pensiun hehehe sambil jagain cucu2 yang lucu2 hehehe. Mudah2an masih sempat merasakan Indonesia makmur sejahtera :)

Jangan tertawa atau sinis atau ga percaya. Ini serius, kemaren – di Istana Negara – Bapak Presiden menyampaikan tanggapannya untuk kerangka dasar Visi Indonesia 2030 yang disampaikan oleh Ketua Yayasan Indonesia Forum, Bapak Chairul Tanjung. Bapak Presiden katakan bahwa Indonesia abad 21 akan mampu menjadi negara maju dan sejahtera. Menjadi bangsa yang mandiri, produktif, memiliki daya saing serta mampu mengelola seluruh kekayaan alam dan sumber daya lainnya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi jangka pendek, menengah dan panjang. Tuh kan.

Masa ga yakin sih. Beliau aja yakin kok. Karena beliau bilang, “Kalau lihat lintasan perjalanan sejarah kita, itu memungkinkan. Jika kita ingin merekonstruksikan masa depan kita 100 tahun ke depan, mari kita lihat perjalanan bangsa 100 tahun ke belakang..” (dikutip dari Harian Kompas, 23-03-2007) tuh kan. Ga percaya.

Jadi sekarang .. masuk ke time tunnel .. baca deh koran terbitan 23-03-2030 pada halaman pertama. Ada ga?

blok.jpg

UPDATE !! 7 Maret 2008

2006 = USD 1,660.00

Mungkin mimpi bangsa ini bisa saja jadi kenyataan .. tapi apakah dengan pendapatan sebesar USD 18,000 kita akan menjadi yang terkaya?? coba simak posisi pendapatan per kapita kita pada tahun 2006 dibandingkan dengan negara tetangga kita, Malaysia :

Sekjen Yayasan Indonesia Forum (YIF), Raden Pardede mengatakan pada KapanLagi.com bahwa target USD 18,000 tersebut, dicapai secara bertahap dari 2006 sebesar USD 1,660 menjadi USD 2,359 pada 2010 dan naik menjadi USD 3,923 pada 2015, kemudian naik menjadi USD 7,231 pada 2020 dan menjadi USD 12,449 pada 2025.

malaysia.jpg Dalam situs Jabatan Penerangan Malaysia, disebutkan bahwa pendapatan per kapita Malaysia pada tahun 2006 adalah sebesar RM 19,739 atau setara dengan USD 6,220 berdasarkan kurs Bank Negara Malaysia tanggal 7 Maret 2008.

Dari perbandingan tersebut .. jelas sekali pendapatan per kapita Malaysia 3,7 kali dari pendapatan Indonesia. Itu berarti untuk mencapai pendapatan per kapita USD 18,000 .. Malaysia hanya perlu 2,9 kali dari pendapatannya saat ini. Sedangkan bangsa kita perlu 10,8 kali. Bisa dibayangkan .. kita harus berusaha lebih kuat 4 kali dari Malaysia jika ingin berada diatas negara jiran tersebut.

Berdasarkan berita di detik.com edisi 15 Februari 2008, dikatakan bahwa pendapatan perkapita Indonesia 2007 naik menjadi USD 1,946 … hmm kaya’nya masih jauh dari USD 18,000 ya??

2007 = USD 1,946.00

UPDATE !! 12 Mei 2008

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Goeltom berpendapat bangsa Indonesia saat ini berada dalam kemunduran. Pada saat negara-negara Asia Tenggara lain menempati daya saing global pada posisi di atas 48 dari 131 negara, Indonesia hanya mampu bertengger di nomor 54, atau 23 posisi di bawah Malaysia.

Visi Indonesia 2030 menjadi negara unggul dalam pengelolaan kekayaan alam, ditopang dengan pencapaian menjadi lima negara besar dalam kekuatan perekonomian dunia, dan mewujudkan kualitas hidup modern yang merata.

Menurut Miranda, visi itu terlalu muluk dan tidak nyata karena Indonesia menargetkan tanpa mengukur kemampuan diri. ”Indonesia tidak memiliki dasar apa-apa, seperti ilmu pengetahuan yang harus dijadikan fondasi bangsa, tetapi menargetkan sesuatu yang begitu tinggi,” kata Miranda.

”Singapura membasiskan visi bangsanya pada masyarakat yang berbasis ilmu pengetahuan, begitu pula Malaysia yang mendasarkan ekonominya pada ilmu pengetahuan,” kata Miranda yang dikutip dari Kompas edisi 11 Mei 2008.

UPDATE !! 23 Februari 2009

2008 = USD 2,271.20

Pendapatan per kapita Indonesia pada 2008 mengalami peningkatan dibanding 2007 lalu. Badan Pusat Statistik mencatat sebesar Rp 21,7 juta atau setara dengan USD 2.271,2 per orang per tahun.

“Ini meningkat cukup besar 23,6 persen jika dibandingkan tahun 2007 sebesar Rp 17,5 juta atau setara US$ 1.942,1. Angka ini merupakan PDB total dibagi jumlah penduduk dibagi rata-rata kurs tahun 2008,” kata Kepala BPS Rusman Heriawan di Jakarta, Senin 16 Februari 2009.

UPDATE !! 28 Juni 2010

2009 = USD 2,590.10

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2009 yang mencapai 4,5% membuat pendapatan per kapita Indonesia pada tahun 2009 naik menjadi Rp 24,3 juta (US$ 2.590,1),” demikian disampaikan oleh Deputi Neraca dan Bidang Analisis Statistik Slamet Sutomo di kantornya, Jakarta, Rabu (10/2/2010)

UPDATE !! 3 Januari 2010

Target buat 2025 = USD 10,000.00

Sebelum mencapai pendapatan USD 18,000.00 di tahun 2030, Bapak SBY — Presiden Indonesia — saat berpidato dalam pembukaan perdagangan perdana di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (3/1/2011) mengatakan “Kita perjuangkan supaya income per kapita mencapai 10.000 (dollar AS),” jadi .. kira² tercapai ga’ ya ??

About these ads