swisscash-finance220.jpg Salah satu sobatku, sudah ogah buat kuliah. Padahal waktu kenal dia sekitar tahun 2003, dia masih sibuk2nya dengan kampus. Seluruh gaya hidupnya, ya sama lah dengan mahasiswa2 perantauan. Dia kuliah disalah satu universitas swasta di Surabaya. Seperti kebanyakan perantauan, dia juga nge-kost tidak jauh dari kampusnya. Agar irit di ongkos. Makannya aja di warteg dengan kampus. Tapi .. itu cerita lama. Sekarang, beberapa bulan sekali, dia sudah bolak balik Surabaya, Kuala Lumpur dan Singapura. Padahal kuliahnya belum kelar. Loh .. ternyata dia lebih prefer ikutan program SwissCash yang telah terbukti bisa mewujudkan impiannya. Berikut kisahnya yang dititipkan ke aku untuk disharing ke teman2 yang berminat.

“Intinya di program SwissCash ini, aku tidak menyuruh orang untuk bergabung seperti halnya MLM. Kalau pun mau ikut, ayuuukkk .. kalau ndak mau pun tak apa .. Aku hanya ingin berbagi pengalaman kesuksesan aku di SwissCash. Aku hanya ingin memberitahukan kepada mu kalau Aku bisa beli ini and itu dari SwissCash. Bahkan planing ke depan – mudah2an – dia ingin beli rumah atau mobil – masih bingung – dari hasil SwissCash.

Bisnis pada dasarnya memang ada resiko, bahkan kemarin sempat ada Wahana Globalindo tempat investasi – juga di surabaya – yang colaps, bermilyar-milyar dana investor tidak di bayar. Nah padahal kantornya ada di Surabaya, Jakarta dan kota besar lainnya. Dia memberikan bunga cukup 2% per bulan. Seharusnya itu sangat kecil sekali resiko untuk colaps. Tapi di SwissCash memberikan bunga 10%-30%/ bulan (8 bulan balik modal) tapi masih bertahan hingga 3 tahun ini. Kalau di nilai dari segi secure memang SwissCash ini BERISIKO TINGGI – perlu dicamkan – Karena kita cukup modal uang dan internet saja. Dan sewaktu-waktu kita bisa mengontrolnya dari rumah. Namun kantornya tidak ada di indonesia

Yach pada dasarnya kita juga ngak boleh takabur. Segala sesuatu itu memang sudah di jalankan oleh Yang Maha Kuasa. Aku sendiripun harus punya feeling dalam memutarkan uang di tempat berisiko tinggi, baik itu di investasi, valas atau bisnis lain. Aku pun harus punya agenda kapan aku harus berhenti berinvestasi dan kapan aku menikmati profitnya khususnya di SwissCash. Karena menurut analisa dan pengalamanku investasi online hanya untuk jangka pendek saja.

Lain halnya kalau Valas. Valuta asing akan selalu hidup kapan saja. Karena kalau tidak ada pertukaran uang di dunia ini pasti udah kembali ke jaman purba alias barter barang. Untuk SwissCash ini adalah salah satu Investasi Online yang sangat hebat di dunia Maya dengan nilai aset jutaan dollar (itu bisa di buktikan sendiri tidak perlu tanya ke officenya).

Di dukung dengan tehnologi canggih dan keamanan data yang terjamin. Dapat di akses melalui mobile phone dan bahkan report transaction di kirim melalui sms. Untuk memasuki member area pun musti menggunakan Virtual Keyboard. Hal ini Untuk mencegah perekaman password yang biasa di lakukan oleh hacker ketika kita mengetikkan password di keyboard.

Di dalam member area pun masih ada lagi proteksi untuk dana kita, yang menggunakan 12 characters secure code yang di acak tiap kita bertransaksi. Banyak juga Investasi Online yang segera gulung tikar ketika memasuki 1 tahun, bahkan paling cepat 1 bulan. Nilai asetnya tidak sampai jutaan dollar. Paling hanya sekian ribu dollar saja. Dan itu pun dengan penampilan website seadanya dan sistem keamanan yang sangat mudah di bobol oleh hacker.

Pada awalnya aku setor duit $500 saja, kemudian setelah sebulan aku naikkan lagi $500 jadi total $1000. semakin hari semakin yakin, dan hal itu menjadi penyemangat dalam diriku. Itu sedikit cuplikan tentang pengalaman ku di Swisscash.

Well .. up to you. Demikian kisah temanku yang email nya dikirim kepada ku untuk aku muat di blog ku. Aku sendiri?? ga tertarik untuk ikutan. Bukan apa2 sih. Pertama, uangnya ga akeh hehehe .. Kedua, ga ngerti teknologi, maklum gaptek .. Ketiga, lebih senang kerja dari pada santai2 dapat duit hehehe.

Iklan