upload_53.jpg Banyak sudah fakta yang menunjukan bahwa dunia internet memberikan kontribusi yang significant dalam kemajuan kehidupan manusia. Cukup dengan browsing, manusia era millenium dapat melakukan aktivitas berbelanja, membaca koran, kencan, rapat dan lain sebagainya. Dan seperti gaya hidup lainnya. Semua memiliki dampak positip dan negatip. Kali ini yang aku sorot hal yang berdampak positip saja.

Anak ku, Mathilda, lahir dengan bercak merah jambu di atas mata dan dahinya. “Itu tanda lahir,” ujar dokter. Tiga minggu kemudian, warna bercak itu menjadi merah darah dan meluas menutupi mata kanan. Dua petugas kesehatan, lima dokter dan empat bidan yakin itu tidak berbahaya.

AKu terus bertanya kepada dokter setiap memeriksakan putriku. Dokter akhirnya merujukku kepada dokter kulit. Tapi keluhanku tidak dicatat di catatan medis anak ku. Dengan gregetan, aku membuka internet dan mencari kata “birth-mark” di Google. Dalam beberapa menit, aku melihat tanda lahir yang sama dengan milik putriku. Aku langsung mengirim e-mail ke The Birthmark Support Group dan menyebutkan kondisi putriku.

Dua jam kemudian, aku dihubungi pengelola situs itu. Dalam waktu 24 jam, aku dihubungkan dengan unit tanda lahir di Great Ormond Street Hospital for Children, yang langsung memintaku datang segera.

Sembilan jam kemudian, putriku didiagnosis dan dirawat untuk penyakit langka bernama cavernous haemangioma. Tanpa perawatan cepat, putriku bisa buta atau bahkan cacat permanen. Konsultan yang kutemui terlihat sangat antusias mendapat kasus cavernous haemangioma pada stadium dini. Menurutnya, kebanyakan kasus yang masuk sudah dalam stadium lanjut karena salah diagnosis.

Kini, penglihatan putriku pulih dan haemangioma menghilang. Dalam beberapa kasus, cavernous haemangioma ini mengancam jiwa, tapi tak banyak dokter tahu akan hal itu. Aku tak menyarankan untuk tidak percaya dokter dan langsung meng-klik Google. Tapi bila seperti ini jadinya, internet adalah sebuah berkah dari langit. (The Guardian, RDI Edisi Juli 2007)

Good point .. kalau pengalaman ibunya Mathilda dengan Google, kalau aku dengan WordPress. Berkat WP, aku mengenal Bu Evy .. seorang dokter gigi yang sangat menolong ku ketika aku memiliki masalah dengan gigi ku. Dengan sabar beliau memberikan advisnya. Sehingga aku mempunyai second opinion. Kemudian Mas Dhani, seorang dokter jago IT, yang juga memberikan pengetahuan tentang beberapa penyakit. Well .. begitulah, jika internet dimanfaat untuk kebaikan itu artinya kita lebih mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah .. semoga Dia akan menambahkan nikmat Nya.

Iklan