avatar2.jpg Seminggu sudah Sya’ban dijalani. Tiga minggu lagi Ramadhan menjelang. Aku teringat akan salah satu peristiwa Ramadhan tahun lalu. Waktu itu menjelang malam yang ke 25, aku sedang dalam perjalanan menuju Surabaya. Ketika masuk waktu teraweh, posisi ku masih di Mojokerto. Buru2 aku mencari masjid terdekat. Pada waktu itu, aku merasa berputar2 di kota Mojokerto tanpa ketemu masjid .. kalau pun ketemu, pasti terlewatkan dan aku tidak bisa mutar balik karena jalannya searah. Aku benar2 panik, karena sholat Isya sudah dimulai. Sebentar lagi teraweh. Aku hanya bisa berdoa “Ya Allah .. mengapa kau tidak mudahkan aku untuk menuju ke rumah Mu?”

Ketika aku mendengar suara teraweh di mulai – entah mengapa waktu itu suara itu dapat aku dengar, padahal aku dalam ruang tertutup kaca – aku sudah pasrah bahwa kali ini aku terlewatkan sholat teraweh berjama’ah .. akhirnya, aku menuju ke SPBU di daerah Baron dekat Pabrik Tjiwi Kimia, tempat biasanya aku berhenti untuk sholat jika dalam perjalanan Surabaya Madiun.

Di dalam musholah itu ku lihat, ada seseorang yang sedang sholat. Ku pikir, dia sedang sholat teraweh sendiri. Karena waktu sudah menunjukan jam 19:45 .. Jika aku ingin berjama’ah, aku harus sholat Isya’ dulu baru bergabung dengan orang tersebut.

Usai sholat Isya’ .. ternyata bersamaan selesainya orang tersebut sholat. Tiba2 orang itu menoleh ke belakang dan berkata .. “Bapak mau sholat teraweh ya?” .. kemudian ku jawab “Iya ..” dan dia berkata “Kalau begitu kita berjamaah aja” .. Subhanallah, aku benar2 seperti melayang .. Allah memperkenankan aku untuk sholat berjamaah. Sepanjang sholat, aku tak bisa berkata2 .. karena mata penuh air mata.

Ya Allah .. ijin kan aku bertemu Ramadhan sekali lagi ..

Iklan