Shanta Trans TV Beberapa waktu belakangan ini .. kata2 aliran sesat kembali populer walaupun hanya sesaat saja. Karena biasanya akan disuspend atau dibanded oleh pihak lain. Sejurus kemudian akan muncul lagi aliran sesat release terbaru atau versi update-nya. Begitu seterusnya. Fenomena apa ya? sampai2 seorang sahabat merasa mengabarkan difitnah karena dituduh hal seperti itu. Ternyata juga .. stempel sesat itu bisa dibubuhi oleh siapa saja kepada siapa saja yang berseberangan dengan aliran sungai yang dipahaminya. Bahkan lembaga resmi yang mengelurakan fatwa juga bisa katakan sesat.

Kegamangan. Mungkin kata itu yang aku pilih untuk menggambarkan situasi seperti itu. Melayang tak berpijak. Melayang tak berawan. Ga jelas. Karena semua “berlindung” dari dalil2 yang diyakininya sebagai pembenaran. Mempertahankan ego masing2. Sehingga seorang sahabat gelisah dengan kondisi seperti ini. Padahal semua tahu bahwa kebenaran itu hanya milik Allah. Mungkin .. kata2 yang tertulis di Kitab Allah dapat menjelaskan fenomena diatas :

Manusia itu adalah umat yang satu. (Setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para nabi sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab dengan benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Tidaklah berselisih tentang Kitab itu melainkan orang yang telah didatangkan kepada mereka Kitab, yaitu setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, karena dengki antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkan itu dengan kehendak-Nya. Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus. (Surah Al Baqarah Ayat 213)

Semoga fenomena tudingan aliran sesat hanya sesaat saja. Ketika dengan keikhlasan menyusuri kembali ayat2 dalam Kitab Allah dengan pikiran jernih dan hati nurani yang bersih, hati kita dilunakkan oleh Allah untuk menerima firman-Nya. Semoga Allah meneguhkan iman kita pada ayat2 Allah. Amin.

Iklan