Mas Erander trim’s ya, ternyata banyak juga pengunjung web bangun-rumah.com yang datang dari blogg Anda, blogg Anda memang Oke .. sip. Demikian komentar dari mas Widi Sudarmoko – salah seorang pakar arsitek – yang barusan meletak kan kata di halaman rancang ku. Sebentar lagi, genap sudah satu tahun blog ku di Word Press ini. Ga terasa sudah 130 tulisan lahir selama jangka waktu tersebut. Niat semula meletakkan kata di blog ini, hanya untuk menulis puisi dan prosa hidup ku. Tapi sejalan dengan waktu .. sungguh tak terbayang. Dari semula menulis puisi .. berkembang menjadi menulis tentang arsitek, agama, psikologi, manajemen, berita dan lain sebagainya. Dan dari hanya 10 orang per hari yang berkunjung menjadi – pernah – 500 orang per hari yang datang dari berbagai disiplin ilmu, pengalaman, usia, pekerjaan, hobby dan sebagainya. Benar2 sebuah miracle bagiku. Benar2 tak terbayangkan sebelumnya. Inilah keajaiban

Belakangan .. baru teman2 kantor dan sahabat2 dekat mengetahui bahwa aku mempunyai sebuah blog pribadi. Sehingga jumlah pengunjung yang ku kenal langsung makin banyak. Sebelumnya .. yang berkunjung ke blog ku adalah orang2 yang baru ku kenal. Beberapa diantaranya aku kenal dari Friendster. Sehingga sebagian besar menduga, profesiku saat ini adalah seorang arsitek. Atau ada juga yang menduga aku seorang penulis bahkan ustadz atau selebriti atau yang berkecimpung di dunia media masa. Padahal .. saat ini, aku cuma seorang pekerja kantoran. Yang terikat jam kerja dan target. Kepala rumah tangga yang jauh dari dunia tulis menulis dan arsitek.

Begitulah .. weblog telah – sedikit banyak – mengubah kegiatan ku untuk mengisi sisa hidup ini. Dan dengan weblog ini juga aku dipertemukan dengan teman2 MAPALA yang sudah lama tidak saling bertukar kata. Sehingga aku semakin merasa banyak keajaiban yang dihadirkan melalui weblog ini adalah sesuatu yang harus aku syukuri. Kenikmatan Allah ini, tidak akan aku sia2 kan untuk menularkan kebaikan. Mengumpulkan yang berserakan. Menyatukan yang terpisahkan. Menemukan yang tersembunyi.

Oleh karena itu .. aku begitu tidak enak hati ketika ada yang berkonsultasi – terutama – soal arsitek. Karena jujur. Aku bukan seorang arsitek. Makanya .. sedapat mungkin aku sarankan mereka bertanya ke teman2 blogger yang memang ahli dibidang arsitektur atau aku tambahkan link tentang arsitektur agar tidak ada tuduhan bahwa blog ini palsu sehingga perlu diinvestigasi apakah aku ini seorang arsitek benaran atau bo’ongan *halah* sehingga harus ditutup maka aku sejak awal sudah menyatakan bahwa aku memang bukan seorang arsitek.

Itulah keajaiban .. aku mensyukurinya. Mensyukuri apa telah yang dianugrahi-Nya kepada diriku. Jujur .. cita2 ku sejak kecil memang ingin jadi seorang arsitektur. Akan tetapi .. Dia menginginkan ku menjadi orang kantoran lewat cara-Nya. Dan itu juga aku syukuri. Walau aku tetap bekerja di kantor. Kecintaan ku terhadap ilmu arsitektur tetap ku jaga dengan banyak belajar tentang arsitektur.

Aku jadi teringat ketika seorang teman berkata : “Kita ga mungkin bisa sabar dan ikhlas seperti yang ditulis dalam Kitab Tuhan karena kita bukan nabi.” .. Aku kaget!! kemudian berpikir .. apakah jika aku mengamalkan apa yang ditulis di dalam Kitab tersebut – sabar dan ikhlas – akan membuat aku menjadi nabi? bukan kah Kitab diturunkan Allah buat seluruh umat? bukan hanya untuk para nabi? jadi .. kalau aku jalani dan amalkan, aku tetap lah aku. Tidak akan menjelma menjadi ustadz apalagi nabi.

Sama halnya .. ketika aku belajar arsitek atau psikolog atau masalah kesehatan .. apakah aku akan jadi insinyur atau dokter?? apakah kalau aku bisa menjawab masalah psikolog, kesehatan, teknik sipil .. aku dikatakan bohong?? karena aku bukan berasal dari disiplin imu psikolog dan teknik sipil??

Saya lebih senang pada hakekat ilmu itu sendiri dari pada pada label atau gelar dari keilmuan tersebut. Siapapun yang menyatakan atau menuliskan tentang kebaikan akan saya pegang untuk menjalani hidup ini. Karena kebaikan akan melahirkan kebaikan. Seperti rahmat Allah kepada ku. Begitu baiknya Allah .. sehingga begitu banyak maaf dikabulkan-Nya.

Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.

Iklan