krl_ciliwung.jpg Pagi tadi .. saat masih bertelanjang dada, ku dengar berita di TransTV & ANTV bahwa mulai Jum’at tanggal 30 Nopember 2007, warga Jakarta memiliki alternatif baru untuk mengatasi kemacetan di jalan raya yang kian hari kian parah. Buru2 aku membungkus dada ku yang bidang tubuhku yang setengah telanjang itu dengan pakaian kerja. Dan langsung nongkrong di depan TV. Wah .. lusa, warga Jakarta mendapat pendatang baru yang namanya Ciliwung Blue Line. Hmm .. namanya boleh juga. Seperti nama kapal pesiar :mrgreen: Loh emangnya mau kemana pake kapal di tengah kemacetan??

Oh .. ternyata bukan jenis kapal. Kecele aku. Ternyata itu nama kereta api. Jelmaan dari kereta rel listrik (KRL) yang pernah dipakai Bekasi Ekpres dan Depok Ekspres yang telah dimake up sehingga menjadi bersih, dingin dan cantik terkesan baru. KRL ini untuk lintasan dalam kota (circle line) yang akan “berlabuh” di Manggarai, Mampang, Sudirman, Karet, Tanah Abang, Duri, Angke, Kp.Bandan, Rajawali, Kemayoran, Pasar Senen, Gang Sentiong, Kramat, Pondok Jati, Jatinegara dan kembali ke Manggarai lagi.

Tapi jangan buru2 senang dulu. Karena untuk stasiun yang memiliki peron rendah, KRL itu belum berhenti dan jadwalnya juga masih dalam pengusulan yaitu pukul pukul 06.30 WIB, 07.30 WIB, 08.30 WIB. 09.30 WIB, 15.30 WIB,16.30 WIB, 17.30 WIB, 18.30 WIB dan 19.30 WIB. Serta direncanakan akan memakai 4 rangkaian gerbong yang cukup “menelan” 400 krlmania untuk berputar2 di Jakarta dengan bermodalkan LIMA RIBU perak.

*ambil kalkulator*

Iklan