gold.jpg Mengapa tidak?? .. tapi jalan menuju kesana banyak caranya. Ada yang mengikuti takdir seperti aliran sungai yang meliuk2 menuruni kontur bumi dari puncak gunung hingga terdampar dimuara sungai dan bergabung di lautan luas. Ada yang potong kompas .. menerabas semak belukar yang penting segera tiba di kelimpahan materi. Atau .. ada juga yang mencari jalan beraspal. Selain nyaman, tidak perlu berlama2 atau terluka. Bahkan ada juga yang bisa bertambah kaya akibat kenaikan harga komoditi. Apapun – sepertinya – hidup cuma diisi hanya buat mencari kekakayaan.

Menjadi kaya tidak dosa. Apalagi kalau menjadi kaya karena bertindak kaya .. yaitu tindakan yang di dasari pada ide2 besar, pikiran serta visi besar dan kaya inspirasi, seperti dalam buku Act Rich, Become Rich, karya Michael Masterson. Dan itu adalah hal yang mulia. Bahkan banyak dipuji2 orang. Masalahnya .. tidak semua orang bisa menjadi kaya dengan tindakan2 yang positip tersebut.

Seperti yang dikatakan oleh Marshall Goldman, ahli Uni Soviet (pemantau Rusia) dari Amerika Serikat, tentang istilah ‘robber baron’ yang artinya : adalah orang yang menjadi kaya karena perbuatan yang ‘tidak kaya’. Hmm, apa pula ini?? Goldman menjelaskan .. para baron menjadi kaya dari apa yang sudah ada di negaranya. Misalnya perusahan minyak negara Yukos senilai 3 milyar dollar AS menjadi milik Mikhail Khodorkovsky hanya dengan modal awal 100 juta dollar AS. Ini bisa terjadi, karena prinsip loan for share, alias pinjaman bank milik Khodorkovsky menjadi saham di Yukos.

Jadi .. menjadi kaya karena praktik baik atau buruk, dapat menghasilkan persoalan tersendiri. Menjadi kaya karena kebiasaan baik, tentu tidak akan jadi masalah. Persoalan muncul jika seseorang menjadi kaya karena kebiasaan keburukan, ditambah lagi .. kekayaan tersebut di keep hanya untuk dirinya sendiri .. dengan harapan agar semakin kaya dan bisa masuk dalam urutan TOP 100 orang2 kaya.

Ada satu kalimat yang menggelitik dari Novel Lelakon, karya Lan Fang di halaman 77 “Dalam hidup yang ditakuti bukan kematian, cacat, sakit dan tua. Tetapi justru jatuh miskin! Mati dan tua adalah kodrat. Cacat dan sakit adalah musibah. Tetapi miskin menjadi kaya .. itu usaha yang bisa direncanakan. Makanya .. hidup harus ditata.”

Wah .. apakah menjadi kaya itu mutlak?? jika iya .. jalan mana yang akan kalian pilih??

Iklan