nolpersen.jpg Sebulan belakangan ini, mata ku sering melihat angka 0% dari pariwara kartu utangan untuk berbagai jenis barang yang dibeli dengan cara diangsur sebanyak 6 kali sampai 12 kali tanpa dikenakan bunga alias harga barang yang kita beli cukup dibagi dengan lamanya waktu yang akan kita gunakan untuk mengangsur. Misalnya harga barang yang akan dibeli Rp.1,2 juta. Jika akan diangsur 6 kali, maka cicilannya cukup Rp.200 ribu per bulan. Atau jika akan diangsur 12 kali, maka cicilannya hanya Rp.100 ribu per bulan. Tanpa bunga dan biaya apapun juga.

Kata nol persen itu begitu menganggu pikiran ku. Apakah pariwara tersebut tidak mengada-ada?? dari mana mereka untung jika tanpa dikenakan biaya apapun apalagi bunga?? padahal – seperti yang kita ketahui – mana ada bank yang tidak mengenakan bunga atau biaya atas ‘jasa’ mereka untuk ‘menolong’ kita dalam memenuhi kebutuhann hidup sehari2 atau setahun2 *halah*

Dua hari belakangan ini .. mumpung sedang di Jakarta .. aku beredar di pusat2 elektronik mencari kabar kebenaran pariwara tersebut. Dan memang, aku temukan dibeberapa outlet yang menggelar dagangan yang dibeli dengan cara cicilan dan tanpa bunga. Wah .. hebat juga nih, pikir ku. Sampailah pada niat untuk membeli salah satu barang di salah satu ‘mitra’ yang menjajakan nol persen tersebut.

Katakanlah .. harga barang tersebut $ 1,110 dengan kurs saat ini Rp.9.500,- menjadi sekitar Rp.10.545.000,- dan jika diangsur 12 kali, aku harus membayar sebesar Rp.878.750,- per bulan. Angka tersebut di dapat dari Rp.10.545.000,- di bagi 12 dan tidak ada tambahan bunga dan biaya. Wow .. kesannya mengiurkan sekali.

Eit .. entar dulu. Iseng .. aku coba ke ‘mitra’ yang lain, yang juga menawarkan barang dengan type dan merek yang sama. Wadoh .. giliran aku yang kaget. Ternyata, barang tersebut dibandrol hanya $ 999,- saja atau hanya Rp.9.490.500,- .. sayangnya tidak bisa dibeli dengan program nol persen. Jadi sekarang aku baru mengerti .. kalo program tersebut tetap menguntungkan ‘mereka’ karena harga jualnya sudah dinaikkan sekitar 10% s/d 12% alias dikenakan bunga di depan sekitar 1% per bulan. Not bad. Karena untuk barang2 yang tidak diikut sertakan dalam program nol persen .. dikenakan bunga antara 1,5% hingga 2,5% per bulan.

Jadi .. kalo mau harga murah, ya beli cash aja kaleee :mrgreen: atau ada yang punya pengalaman berbeda??

Iklan