joshia.jpg Pernah nonton American Idol? walaupun cuma sekali? .. ya, disini aku tidak membahas soal setuju atau tidak setuju dengan acara tersebut. Aku cuma ingin melihat sisi lain dari hiruk pikuk dunia musik yang serba instan itu .. Hmmm, apa benar serba instan? .. seperti bangun tidur, trus berjalan ke tempat audisi, kemudian masuk 24 besar, lalu juara idol?? .. apakah tidak ada kisah dibalik segala perjuangan yang ada? bukan tentang SMS atau keuntungan pihak penyelenggara yang konon milyaran. Bukan pula tentang jadi bintang walaupun sebenarnya tak layak. Tapi ini tentang kisah anak manusia yang memilih jalan hidup. Atau – mungkin – tepatnya ingin mengubah takdir?? atau malah menjemput takdir ya??

Salah satu dari kisah perjuangan untuk masuk dalam 24 besar American Idol itu adalah Josiah Leming yang baru berusia sekitar 18 tahunan. Dia kabur dari rumah sejak usia 17 tahun dan tinggal ‘menggelandang’ di mobilnya. Dia mulai belajar musik pada usia 8 tahun dan mulai menciptakan lagu ketika berusia 16 tahun.

Untuk menyalurkan bakatnya, Josiah ‘ngamen’ ke beberapa tempat dan me-realease lagu-lagu ciptaannya di mySpace.com yang bisa download dengan bayaran. Josiah memilih tidak melanjutkan sekolahnya dan mencoba untuk meraih impiannya. Tidak semua orang simpati pada usaha bocah yang mudah mengeluarkan air mata ini. Tapi, keputusan dia untuk menunjukan jati dirinya patut dihargai.

Berikut salah satu komentar pembaca di-mySpace-nya.

nor123 : No one understands that he is a highschool dropout, and he CHOOSES TO lives in his car. Even though Fantasia was a highschool dropout, SHE IS AN AMAZING SINGER.

Please, do us all a favor. Go back home and go to school.

Jadi .. apakah tetap berjuang mati-matian di jalur musik, walaupun sudah ditolak oleh Simon Cowell CS untuk masuk 24 besar musim ke-tujuh atau kah menuruti saran pembaca yang minta untuk pulang ke rumah dan kembali ke sekolah !!! .. dan hidup memang harus memilih takdirnya. Menjadi penyanyi atau tidak menjadi penyanyi.

Iklan