Berita pagi ini yang baru ku baca di detik.com, mungkin bisa membuat kuping blogger panas. Masalahnya, berita ini muncul dari pernyataan seorang rakyat Indonesia yang kerap menimbulkan kontroversial seputar dunia ET eh IT ding. Namanya, pasti sudah tahu lah. Nah, dia mengatakan bahwa blogger itu tukang tipu. Ga percaya?? ini kutipan kalimatnya : “Anggap saja blog seperti orang membuang sampah. Saya capek melayani orang kayak gitu. Itulah yang tidak saya sukai dari blog. Blog tidak bertanggung jawab, bahkan blogger itu tukang tipu,” tandasnya. Nah loh!!

Mengapa dia begitu sewot?? .. Pernyataan tersebut muncul, ketika dia dikonfirmasi oleh wartawan detik.com soal nama-nya yang dicatut beberapa blogger untuk membuat blog. Walaupun dia mengaku tidak mempermasalahkan, tapi tetap aja kalimat ‘tuduhan’ itu meluncur dan tertampang di detik.com. Lebih jelasnya klik disitus detik.com dan lebih gampangnya bisa klik skrinsut dibawah ini.

tukang-tipu.jpg

Dia juga mencari pembenaran atas ‘tuduhan tukang tipu’ tersebut .. bahwa banyak blogger yang memajang informasi fiktif dan bohong-bohongan, seperti halnya kasus blogger Solo yang meninggal dunia setelah mem-posting mimpinya di blog. Menurut-nya, blog tidak bisa dipercaya 100 persen.

Dan dia menyarankan lebih baik jangan mempercayai blog karena saat ini banyak sekali orang yang membuat blog dengan menggunakan nama-nama palsu. Hal ini menunjukkan kredibilitas blog sulit dipercaya.

Bagi ku, ini adalah masalah keripik buat blogger. Masalahnya, tidak semua suka keripik. Kalo pun suka, tentu ga suka keripik yang asal goreng. Pasti alot dan ga renyah. Bisa jadi ada blogger yang seperti itu, tapi bukankah lebih arif kalo dia ga menyama-ratakan semua blogger.

Sama hal-nya pandangan orang tentang blogger anomim dan friendster. Apapun, dalam dimensi kehidupan ini selalu saja ada yang ‘mbeling’. Tidak saja di dunia blog. Aku jadi ingat pepatah – kalo ga salah – yang ada dikalangan jurnalis dulu : “Siapa dibalik pena”

Postingan terkait :
1. Afatih : Roy dan blogger penipu
2. Satya Sembiring : Roy mulai nge blog
3. Wiryanto : Kata pak Roy

Iklan