blok.jpg

Warning : Bacaan khusus dewasa!! :mrgreen: .. Lagunya Ada Band langsung terlintas di benak ku, ketika siang ini aku menyaksikan acara rerun Impact di Qtv yang dipandu oleh Pieter Gontha, yang mengusung tema soal wanita memasuki masa menopause. Hadir pada acara tersebut Jajang C.Noer yang mewakili pihak perempuan dan Prof.Dr.med.Ali Bazied, SpOG(K) yang mewakili pakar kandungan. Yang membuat ku tertarik membahas masalah ini adalah karena ternyata — baik pihak suami maupun istri — sama-sama malu untuk mendiskusikan masalah ini ketika menopause datang. Sehingga yang muncul, justru kecurigaan suami terhadap istrinya.

Ya iya lah .. bagaimana suami ga curiga, kalo tiba-tiba istri mendadak jadi sensi dan ga mau diajak ‘bermain’ .. belum lagi, si istri sudah ga mesra lagi seperti dulu. Hal ini, sering memacu pertengkaran dan kecurigaan. Dan tidak sedikit pula, suami merasa mesti ‘survive’ dengan meminta ‘pertolongan’ pihak lain .. *halah* alasan !!

Untuk mengatasi hal tersebut, pak Ali menasehati agar komunikasi antara suami istri harus terbuka. Suami harus memahami bukan mencurigai jika terjadi perubahan tingkah laku sang istri. Karena gejala menopause sering tidak disadari oleh kedua belah pihak. Dan hal inilah yang memicu kesalahpahaman dan bisa berakhir pada perselingkuhan hingga yang paling parah, perpisahan. OMG !!! 😦

Pantesan tingkat perselingkuhan di Indonesia jauh lebih tinggi dari pada di Eropa. Hal ini bisa jadi karena orang Indonesia masih ‘malu’ untuk mendiskusikan masalah menopause. Apalagi ada kepercayaan bahwa lelaki itu cenderung berpoligami. Sayang, berapa tepatnya tingkat perselingkuhan tersebut tidak disebutkan oleh host acara.

Pak Ali memberi tips untuk melewati masa-masa sulit ini dengan cara : jangan takut menghadapi menopause karena itu adalah proses alamiah dan pasti dialami semua mahluk yang berjenis kelamin wanita. Kemudian, suami juga harus siap menerima istri memasuki masa menopause dengan cara tidak cepat curiga apabila terjadi perubahan pada istri.

Perhatian kondisi phisik istri apakah terjadi hot flash, berkeringat pada waktu tidur, dan kecemasan yang berlebihan?? .. untuk menolong situasi seperti ini, bisa diberikan suntikan hormon estrogen tapi tidak semua orang mau melakukan karena harga yang relatif mahal — sekitar Rp.200 ribu setiap kali suntik — dan kepercayaan bahwa estrogen dapat memicu kanker payudara.

Bagaimana dengan laki-laki, apakah ada juga istilah menopause buat laki-laki. Menurut pak dokter .. hal ini masih terjadi perdebatan antar pakar. 50 : 50 .. artinya ada yang berpendapat pria tidak mengalami menopause — yang dikenal dengan istilah andropause — tapi meminjam anekdot di kalangan pria .. selama Monas masih berdiri, menopause pada pria tidak masalah. πŸ™‚ tau kan maksudnya??

Iklan