blok.jpg

Selasa, 12 Mei 1998 adalah sepuluh tahun yang lalu .. dimana saat itu usia ku lebih muda sepuluh tahun dari sekarang. Dan aku yakin, teman-teman yang saat ini sedang duduk dibangku SMA, pada waktu itu baru mulai masuk sekolah. Dan sepuluh tahun yang lalu, tak pernah terbayangkan oleh siapa pun penduduk dunia ini, bahwa harga minyak dunia harus ditebus dengan duit USD 120 per barel-nya … karena pada saat itu, harga minyak dunia cenderung turun dari USD 17 per barel menjadi USD 14 per barel. Benar-benar sebuah perbandingan yang sangat mencolok.

Ya .. hari ini, terlalu banyak kisah sedih yang harus diceritakan kembali tentang sepuluh tahun yang lalu. Tentang orang tua yang kehilangan anaknya, tentang rakyat yang marah dan terbakar, tentang ketidakpastian bangsa, tentang kemiskinan yang terbayang didepan mata dan tentang kisah-kisah tragis lainnya.

Kalau hanya melihat pergerakan kurs rupiah terhadap dolar Amerika, sepertinya tidak terlalu significant perubahannya dimana pada 12 Mei 1998, kurs USD 1 setara dengan Rp.8.040,50 sedangkan kurs hari ini, 12 Mei 2008, kurs USD 1 telah mencapai Rp.9.243,00 atau meningkat 14,96% yang terlihat kecil jika dibandingkan peningkatan minyak dunia dalam kurun waktu yang sama hingga mencapai 757,14% atau delapan kali lipat lebih.

Sedangkan harga premium sepuluh tahun yang lalu, masih dapat kita beli seharga Rp.1.200,00 dan hari ini, harus kita tebus tiga kali lipat lebih atau seharga Rp.4.500,00 yang dalam waktu dekat mungkin akan berlipat lagi.

Sepuluh tahun .. apa yang telah kita perbuat dalam hidup ini. Adakah menjadi lebih baik, sama saja atau lebih buruk? Mudah-mudahan lebih baik.

Iklan