blok.jpg

“Pak, alhamdulillah .. akhirnya grade saya dinaikkan pak” ujar seorang staf yang barusan dipromosikan setelah kurang lebih 8 tahun berjuang .. eh tepatnya bekerja keras ding, untuk mendapatkan apresiasi perusahaan. Memang, perjuangan tak pernah mengenal kata menyerah membuat beliau mensyukuri kenaikan grade-nya. Lain lagi, dengan ponakan yang sudah selesai mengikuti ujian kenaikan kelas : “Om doa-in ya, biar naik kelas” .. ya, pasti naik kelas koq, asal rajin belajar ya? 🙂

Belakangan .. kata ‘naik’ sepertinya akan semakin akrab ditelinga. Mulai dari naik kelas, naik jabatan seperti kisah diatas sampai naik pelaminan, setelah sekian lama membujang. Memang kadang kenaikan itu ditunggu-tunggu. Tapi ada pula yang tidak setuju dengan kenaikan. Tentunya karena sangat merugikan.

Tapi .. kata teman ku : “Naik apa, tapi kita malah turun?” .. nah, loh .. ada yang tahu ga ya? oya .. tiga hari ini, aku hiatus dulu .. mau nyoba naik sesuatu tapi aku justru turun hehehe
*postingan ini aku setting untuk nongol hari ini.*

Iklan