blok.jpg

Kehidupan bidan, sudah menjadi bagian dalam hidup ku sejak aku masih bayi .. karena ibunda tercinta adalah seorang bidan. Almarhum mertua ku juga seorang bidan. Dan lingkungan tempat tinggalku dekat asrama bidan. Belum lagi sahabat² ibunda, semuanya bidan. Belum lagi anak didik ibunda, ya juga bidan. Pokoknya, kehidupan bidan sangat melekat dalam benak ku. Sekarang ibunda sudah pensiun. Tapi masih tetap diminta untuk menjadi guru bagi bidan² baru.

Bagi masyarakat di pedesaan, seorang bidan merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak balita. ”Banyak perempuan yang malu berobat ke mantri pria waktu sakit. Mereka lebih suka diperiksa bidan,” ujar Ria Anugerah (25) seorang bidan muda yang bertugas di Desa Cikondang, Kecamatan Cisompet, Garut, Jawa Barat pada harian Kompas.

Ga peduli, apakah sedang hamil atau tidak. Kalau sedang sakit, mereka lebih senang konsultasi ke bidan. Sehingga seorang bidan tidak saja harus paham soal bagaimana menanggani orang yang akan melahirkan tapi juga harus tahu tentang pengobatan segala macam penyakit. Belum lagi kalo ada yang datang untuk konsultasi diluar penyakit misalnya tentang perkembangan seorang anak.

Karena .. kebanyakan kita masih awam terhadap merawat anak. Biasanya hanya berdasarkan pengarahan orang tua. Sehingga, si anak cenderung mengikuti ‘kebiasaan’ orang tua. Jika orang tuanya seorang pemarah, maka anaknya juga akan cenderung pemarah. Jadi ingat pepatah .. buah jatuh tidak jauh dari pohonnya atau air hujan jatuhnya ke pelimbahan juga.

Fase perkembangan seksual menurut Sigmun Freud yang ku kutip dari koran Tribun Kaltim, edisi Minggu 22 Juni 2008 Halaman 14 pada kolom Tribun Family menyebutkan bahwa setiap tahapan usia seorang anak .. emosional interest (EI) mereka berbeda², sehingga kita perlu memperhatikan agar tidak salah arah.

Usia dibawah 1 tahun emosional interest diperoleh di daerah oral, makanya kita sering memergoki si anak senang memasukan apapun ke dalam mulutnya.

Kemudian pada usia 2-3 tahun emosional interestnya diperoleh di daerah anal. Jadi siap² dengan pelajaran yang sesuai agar tidak keliru nantinya.

Masa usia sekitar 4-5 tahun disebut masa phalic yaitu emosional interestnya pada alat kelaminnya. Inilah masa² yang genting dan penting. Jangan sampai terjadi penyimpangan dikemudian hari atau terjadi hal² yang tidak kita inginkan.

Baru menginjak pada usia 6 – 10 tahun, emosional interest si anak akan kepada orang lain yang terdekat yang disebut juga sebagai oedipus.

Dan ketika sudah mencapai usia 11 – 14 tahun emosional interestnya menjadi sempurna pada orang lain di luar yang terdekat atau adult.

Sedangkan perkembangan rasa ingin tahu setiap tahapan perkembangan usia seorang anak, juga berbeda² sehingga dengan mengetahui tahapan ini diharapkan, kita bisa memberikan penjelasan yang tepat pada anak.

1. 18 bulan – 3 tahun : ingin tahu nama bagian tubuh
2. 4 – 5 tahun : ingin tahun lebih dalam mengenai reproduksi dasar
3. 5 – 7 tahun : ingin tahu proses reproduksi
4. 8 – 9 tahun : ingin tahu proses sebelum reproduksi seperti cinta, sayang

Akhirnya, mari sama² kita berdoa agar anak² kita kelak menjadi anak yang sholeh dan berbakti pada kedua orang tuanya. Dan kita sebagai orang tua, harus menjadi panutan bagi anak² kita. Agar mereka kuat menghadapi cobaan hidup sepeninggalan kita.

Iklan