blok.jpg

Turki memang hebat. Aku banyak belajar dari pertarungan hidup mati pertandingan semi final Euro 2008 antara Turki melawan Jerman — tadi subuh sambil makan sahur. Walau mereka kalah 2-3, ada banyak hal yang bisa aku pelajari dari pertarungan tersebut. Bukan soal teknik permainan atau pun strategi pertarungan tapi pada semangat berjuang yang tak kenal menyerah sampai pluit panjang dibunyikan. Dimana, sejak pluit pertama, permainan terbuka langsung hadir, sehingga siapapun bisa muncul jadi pemenang. Walaupun sebagian besar penonton, ‘ingin’ Jerman yang menang, tapi aku tidak melihat dominasi tersebut tadi subuh.

Bayangkan .. Dengan sisa pemain yang ada — karena sebanyak 9 pemain tak bisa tampil karena cedera atau terkena hukuman — mereka bisa buktikan bahwa mereka bukan lawan yang dianggap enteng “Itu adalah pertandingan gila-gilaan, ketegangan luar biasa sampai detik terakhir. Itu jelas bikin saya sangat bahagia,” aku pelatih Jerman Joachim Loew kepada Reuters.

Ya iya lah masa ya iya dong .. jelas pelatih Jerman itu bahagia .. selain menang dan mendapat tiket ke final, mereka juga menang terhormat. Siapa pun yang memenangkan pertandingan tadi subuh, patut bangga. Karena menang dengan perjuangan yang spektakuler. Benar² suatu tontonan yang menarik.

“We never says die,” begitu kata pelatih Turki, Fatih Terim, meski harus bertarung dengan sisa-sisa kekuatan, Turki tetap tampil luar biasa, memesona dan mengagumkan. Dan hebatnya lagi .. warga Turki, setelah tim kesebelasannya dikalahkan oleh Jerman, justru nantinya akan mendukung kesebelasan Jerman pada final yang akan dilangsungkan pada hari Senin 30 Juni 2008, dinihari.
*Bagaimana ya kalau terjadi di Liga Indonesia* :mrgreen:

Moral story dari pertarungan tadi subuh adalah jangan pernah menyerah pada apapun. Sebelum semuanya berakhir, masih ada peluang untuk menang. Jika pun akhirnya kalah .. itu kalah terhormat.

Kliping berita terkait :
1. Bola Itu Bundar & Laga Berjalan 90 Menit
2. Darah Terakhir Turki Tetap Merah Membara

Iklan