blok.jpg

Bagaimana menurut mu, seandainya Presiden RI berikutnya baru berusia 19 tahun seperti Jean-Claude Duvalier, Presiden Haiti pada April 1971. Boleh jadi negara RI menjadi terkenal karena Presiden-nya adalah Presiden termuda di dunia pada saat ini. Apa ga bangga tuh :mrgreen: .. Tapi, perandaian tersebut kaya’nya sulit diwujudkan — bukan karena tidak ada yang mencalonkan diri — karena berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pemerintah Daerah Pasal 58 Huruf d, yang isinya antara lain .. ‘berusia sekurang-kurangnya 30 tahun bagi calon Gubernur/Wakil Gubernur dan berusia sekurang-kurangnya 25 tahun bagi calon Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota’ .. jadi, jangkan untuk jadi Presiden .. wong jadi Gubernur ato Bupati aja, kita kudu berusia minimal 25 tahun atau 30 tahun. Apalagi kalo mau jadi Presiden .. pasti lah diatas usia tersebut.

Nah, naga-naganya .. batasan usia tersebut telah digugat oleh para Siswa kemaren karena diskriminasi usia tersebut — menurut siswa — bertentangan dengan UUD 45 – Perubahan kedua – Pasal 28 D Ayat 1 Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum. Gugatan ini sudah dimintakan untuk diuji materi di Mahkamah Konstitusi kemaren oleh empat orang siswa SMA didampingi kuasa hukum mereka, Sahril Harahap.

Aku berdoa, semoga gugatan mereka dikabulkan .. sepertinya, keren juga loh, kalo kita punya Presiden seorang ABG yang baru lulusan SMA. Tentu banyak terobosan² baru yang dihasilkan, minimal sebagai ice broke kebuntuan politik belakangan ini.

Cuma, yang agak aku kawatirkan .. ntar jangan² sekolah lebih banyak libur, kurikulum dipermudah .. semua 100% lulus ga peduli rajin atau malas. Dan yang paling seru, rapat kabinet di Mal / Plaza sambil hang out. Dan tentunya .. HP sebagai barang legal di kelas dan bebas menyimpan video seronok .. alamak !!!

*diguyur air karena ketiduran dan mimpi disiang bolong*

ANGIN LALU :

JEAN-Claude Duvalier memiliki nama julukan Bebe Doc atau Baby Doc. Ia lahir pada 3 Juli 1951 di Port-au-Prince. Duvalier menggantikan ayahnya, Francois Duvalier sebagai presiden Haiti sejak kematian ayahnya pada 1971. Ia mengambil alih jabatan tersebut pada usia 19 tahun hingga menjadikannya presiden termuda di dunia.

Francois Duvalier akrab dipanggil Papa Doc maka Jean-Claude sang anak juga dipanggil Baby Doc. Ia memegang kekuasaan hingga 7 Februari 1986. Saat itu ia melarikan diri dari Haiti sebagai jawaban terhadap protes selama tiga bulan terhadap penindasan politik dan ekonomi oleh pemerintah dan karena takut akan menghadapi tuntutan.

Setelah keluar dari negaranya ia menetap di Prancis meskipun tidak pernah secara resmi mendapatkan asilum. Duvalier juga mengambil miliaran dolar dari dana yang digelapkannya. Di Prancis, ia hidup dengan mewah, tetapi setelah kehilangan hampir USD 750 juta karena perceraian dengan istrinya, Michelle Duvalier, ia kini hidup dengan amat sederhana. Sumber : Media Indonesia.

blok.jpg

UPDATE !!! 22 April 2008

Benar kan .. kalo Afgan ikut Pilkada, pasti menang seperti yang dimuat di kompas.com hari ini. Simak aja kata Raymond Y Tungka, pemain film dan sinetron yang menjadi salah satu pembawa acara Inbox ketika melihat sambutan para penonton yang membludak.

“Gan, lamaan aja lo di sini, lo pasti jadi wali kota.” Tambah Raymod, “Lo pasti menang kalau ikut pilkada.” Afgan, yang tidak banyak berkata-kata, cuma membalas ungkapan kekaguman itu dengan senyum yang membuat lesung pipinya muncul. Duuuh ….

Iklan