blok.jpg

Senin. Awal bulan. Penghujung tahun. Pukul 07:15 Wita. Langit tampak biru cerah. Hampir tak berawan. Matahari belum beranjak tinggi. Udara masih terasa segar. Samar² masih terdengar kicauan burung. Jalanan masih lengang — tumben. Aktivitas akan dimulai lagi. Sepertinya hari ini akan menjadi hari yang sangat menyenangkan dan aktivitas akan berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Senyum mengembang. Senang. 🙂

Hari masih pagi. Kantor masih sepi. Kerja ku mulai. Tapi .. AC-nya koq ga dingin ya? biasanya setiap pagi, ruang-ku selalu adem. Ku stel ulang pengatur suhu. Sip !! .. komputer ku nyalakan. Periksa pekerjaan hari ini. Hmm, laporan bulanan. Ini kan awal bulan. Ya, sudah selesai ku siapkan. Tinggal di print.

Langit diluar mulai berawan. Entah dari mana datangnya. Matahari sudah sepenggalan naik. Kantor sudah sibuk. Sama seperti minggu lalu, bulan lalu, tahun lalu. Monoton. Aku mulai nge-print .. tiba² .. Alamak!! Tinta warnanya habis. Warnanya jadi aneh. Stock tinta sedang kosong. Mesti dipesan dulu. Aku diam. Mikir. Hmm, cek email dulu aja.

Langit diluar berawan banyak. Matahari hilang ditelan awan. Jalanan ku lihat dari atas, sudah mulai merambat. Suara burung terganti dengan suara tuts komputer. Ada lirih musik di atas plafond. Email minggu ini tidak terlalu banyak. Lebih banyak spam. Lebih banyak info ga jelas. Segala macam iklan wira wiri. Pusing.

Cahaya dikantor rasanya lebih terang. Aku lihat keluar jendela. Pantas. Lagi mendung. Mungkin sebentar lagi hujan. Aku coba pindah komputer teman yang punya printer yang warnanya masih lengkap. Ku colok flashdisk-ku. Dan mulai nge-print. Selesai. Aku balik ke ruanganku. Dan ku colok flashdisk-ku di komputer ku.

@#$%^* !!! … alert virus .. flashdisk ku terkena virus. Trojan. Merubah icon jadi aneh. Kaget. Buru² ku scan dengan AVG yang barusan selesai ku update. Virus hilang. Tapi aku ga mau ambil risiko. Aku format ulang flashdisk ku. Untungnya ga ada data yang penting² amat. Lagi pula aku sudah punya backup nya.

Diluar mulai hujan. Semua bersemburat mencari tempat berteduh. PKL sibuk mengemaskan barang dagangannya. Ibu² berlari menyeberangi jalan sambil mengangkat roknya tinggi². Tukang parkir mulai basah kuyup. Orang² berdiri dipinggir toko diatas torotoar. Musim hujan datang .. gumam mereka.

Laporan selesai ku print. Sekarang tinggal diamplop dan dikirim. Eh, sebelumnya mesti di fax dulu dan kirim lewat email. Dengan tiga sarana itu, diharapkan laporan bisa diterima *tapi apa harus demikian, apa ga mubazir* lewat mail, email dan fax .. hmm, suatu pemborosan. Bukan apa² sih. Sering kali lewat kurir, suratnya terlambat nyampe bahkan bisa hilang. Lewat email, ketika di upload ato download sering error. Lewat fax, kadang tulisannya ga kebaca.

Sore. Senang. Bentar lagi pulang. Diluar, hujan sudah redah beberapa menit lalu. Jalanan basah. Becek dibeberapa tempat. Kendaraan kembali merambat. Siap² pulang. Langit menyisakan sedikit awan. Matahari sudah lelah. Hampir terjatuh diufuk barat. Malam siap² gantikan piket.

Seperti itulah perjalanan kehidupan .. seperti langit yang tak selamanya cerah. Mungkin badai juga meningkahi. Tapi yakinlah .. badai pasti berlalu. Bertahanlah dengan kesabaran. Nikmatilah kehidupan. Apapun. Karena Allah mencintai orang² yang sabar.

blok.jpg

UPDATE!! 4 November 2008

Pagi ini. Langit gelap. Mendung mengantung. Hujan turun. Dibalik kaca, hatiku tenang melihat rintik hujan. Hari ini semua berjalan lancar walaupun sejak tadi malam, PLN mati. Ku pikir, ini akan berlangsung lama.

Iklan