blok.jpg

malaikat Akhirnya tuntas juga aku membaca salah satu dari tiga buku pemberian dari seorang teman. Dan seperti permintaan beberapa rekan, aku diberi PR untuk membuat resensi buku tersebut. Mungkin kali ini aku tidak membuat resensinya, karena tahun depan filmnya akan diputar. Jadi lebih baik nunggu filmnya aja ­čÖé .. dan sebagai gantinya, aku hanya akan mengutip perkataan Pastor Camerlengo yang sedang putus asa menghadapi kelompok Illuminati pada Bab 94 halaman 456-464 karena bagiku pada bagian ini sangat mempesona diriku karena berbicara mengenai pertentangan antara ilmu pengetahuan dan agama.

Pengobatan, komunikasi elektronik, perjalanan ke angkasa luar, manipulasi genetika .. ini semua adalah keajaiban yang sekarang kita ceritakan kepada anak-anak kita. Ini semua adalah keajaiban yang kita gembar-gemborkan sebagai bukti bahwa ilmu pengetahuan akan memberi kita jawaban atas semua persoalan kita.

Kisah-kisah kuno tentang konsep yang suci seperti semak terbakar dan laut terbelah [kisah nabi Musa] .. tidak lagi terlihat relevan. Tuhan sudah usang. Ilmu pengetahuan telah memenangkan pertempuran ini. Kami mengaku kalah. Tetapi kemenangan ilmu pengetahuan telah mengorbankan umat manusia. Dan itu merupakan pengorbanan yang berat.

Ilmu pengetahuan mungkin telah mengurangi nestapa akibat penyakit dan pekerjaan yang berat dan mempersembahkan berbagai peralatan canggih untuk hiburan dan kenyamanan hidup kita. Tetapi itu membuat kita hidup di dunia tanpa kekaguman. Makna matahari tenggelam telah direduksi menjadi panjang gelombang dan frekuensi. Kerumitan alam semesta telah dijabarkan menjadi persamaan matematika. Bahkan nilai pribadi kita sebagai manusia telah dirusak.

Ilmu pengetahuan menganggap planet bumi beserta penghuninya sebagai titik yang tidak ada artinya dalam sebuah skema yang sangat besar. Sebuah peristiwa kosmis yang terjadi secara kebetulan. Bahkan teknologi yang berjanji ingin mempersatukan kita, ternyata justru memisahkan kita. Semua orang sekarang saling terhubung secara elektronik, tapi kita tetap merasa sangat sendirian. Kita dibombardir dengan kekerasan, perpecahan, keretakan dan pengkhianatan.

Sikap skeptis dianggap sebagai nilai yang luhur. Kesinisan dan tuntutan akan bukti dianggap sebagai pikiran yang tercerahkan. Apa kita tidak bertanya-tanya kenapa manusia sekarang merasa lebih tertekan dan terkalahkan dibanding di masa lalu? apakah ilmu pengetahuan mengakui sesuatu yang suci?

Ilmu pengetahuan mencari jawaban dengan menyelidiki janin yang belum lahir. Ilmu pengetahuan bahkan berusaha mengatur kembali susunan DNA. Ilmu pengetahuan menghancurkan dunia yang diciptakan Tuhan kedalam potongan yang lebih kecil dalam usaha mereka mencari makna .. dan itu hanya menghasilkan pertanyaan-pertanyaan baru.

Peperangan kuno antara ilmu pengetahuan dan agama telah usai. Kalian sudah memenangkannya. Tetapi kalian tidak menang secara jujur. Kalian tidak menang dengan memberikan jwaban. Kalian menang dengan mengubah orientasi masyarakat kita secara radikal sehingga kebenaran yang dulu kita lihat sebagai petunjuk kini dianggap tidak berguna lagi.

Agama tidak bisa menyeimbanginya. Perkembangan ilmu pengetahuan adalah hal yang sudah pasti. Dia berkembang biak seperti virus. Tiap terobosan baru membuka terobosan yang lainnya. Umat manusia membutuhkan waktu ratusan tahun untuk maju dari membuat roda sampai membuat mobil.

Tapi … hanya dibutuhkan beberapa dasa warsa dari mobil ke ruang angkasa. Kini kita bisa mengukur kemajuan ilmu pengerahuan dalam hitungan minggu. Kita semakin kehilangan kontrol. Jurang diantara kita semakin melebar dan ketika agama tertinggal, manusia menemukan dirinya didalam kehampaaan spiritual.

Kita berusaha keras menemukan arti. Percayalah, kita memang benar-benar berusaha dengan keras. Kita melihat UFO, berusaha terhubung dengan arwah, berhubungan dengan hal-hal gaib, merasakan pengalaman berada di luar tubuh — semua ide eksentrik ini diselubungi oleh ilmu pengetahuan, tapi pada kenyataanya ide-ide ini tidak rasional. Itu adalah usaha keras jiwa-jiwa modern yang kesepian dan kebingungan oleh pencerahannya sendiri dan ketidakmampuannya untuk menerima arti dari sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan teknologi.

Janji-janji yang diberikan ilmu pengetahuan belum ditepati oleh ilmu pengetahuan. Janji efisiensi dan kesederhanaan hanya menghasilkan polusi dan kekacauan. Kita terpecah belah dan menjadi mahluk yang kebingungan … tergelincir ke arah kehancuran.

Siapakah Tuhan ilmu pengetahuan itu? siapa Tuhan yang menawarkan kekuatan kepada umatnya tetapi tidak memberikan batasan moral untuk mengatakan bagaimana menggunakan kekuatan itu? Tuhan seperti apa yang memberikan api kepada anak tetapi tidak memperingatkan akan bahaya yang ditimbulkannya?

Bahasa ilmu pengetahuan datang tanpa petunjuk tentang baik dan buruk. Buku-buku ilmu pengetahuan mewartakan kepada kita bagaimana menciptakan reaksi nuklir namun buku itu tidak berisi bab yang menanyakan apakah itu gagasan yang baik atau buruk.

Kami tidak bertanya kenapa kalian tidak mau mengendalikan diri, tetapi bagaimana kalian bisa mengendalikan diri. Dunia kalian bergerak begitu cepat sehingga kalau kalian berhenti sekejap saja untuk mempertimbangkan tindakan kalian, seseorang yang lebih efiseien akan mendahului kalian. Jadi kalian jalan terus.

Buku setebal 680 halaman ini, begitu terasa ‘gong’-nya pada bagian tersebut diatas. Bagaimana ilmu pengetahuan berusaha untuk menjelaskan semua gejala alam yang ada. Inti dari buku fiksi ilmiah tersebut adalah penemuan antimateri yaitu lawan dari materi — mereka mencoba membuktikan bahwa penciptaan alam itu -mungkin- dapat dilakukan oleh manusia juga pada suatu hari nanti .. OMG!!!

poster Apapun plot ceritanya .. buku ini memberikan dimensi baru buat ku untuk mengetahui lebih banyak tentang seluk beluk Vatican dan pemikiran yang ada didalamnya. Minimal aku menjadi lebih paham sedikit tentang pertentangan yang terjadi.

Dan majalah Cinemags edisi November 2008 telah memajang poster film Angels & Demons yang memberitahukan waktu putar di bioskop sekitar Mei 2009. Tapi belum jelas, bulan berapa diputar di Indonesia. Kadang kala bisa lebih cepat, bisa lebih lambat.

Iklan