blok.jpg

bukuposting Ini bukan pembahasan mengenai acara Tanda Mata yang disiarkan oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional untuk menggantikan acara Empat Mata yang dihentikan tayangannya oleh KPI — konon katanya cuma sebulan sih. Walaupun mas Tukul sudah ga muncul lagi, tapi format acara Tanda Mata, beda² tipis dengan acara Empat Mata-nya mas Tukul. Bedanya cuma di-hostnya aja. Entah apa alasan pihak² yang berkepentingan untuk menggusur mas Tukul kecuali masalah makan memakan hewan hidup didepan umum.

Ini masalah tanda mata yang untuk kesekian kali ku berikan kepada teman² blogger yang ikut memberikan komentar di blog ini. Sebagai ungkapan terima kasih atas sumbang saran, perhatian dan kesetiaan mereka untuk tetap panteng di blog ini. Dan dari beberapa tanda mata yang pernah aku berikan, sebagian besar berupa buku.

Kali ini tanda mata ku berikan kepada Nurma yang memberikan komentarnya disini. Dan kemaren aku menjelajahi Toko Gramedia Balikpapan untuk mencari buku yang tepat buat dik Nurma ini.

Akhirnya pilihanku jatuh pada buku Jakarta Underkompor, sebuah buku yang dicetak dari isi blog. Buku yang sebenarnya menurutku kurang menarik. Karena aku sudah pernah beberapa kali membeli tentang blog dan tak satu pun yang menurut ku mantap.

Alasan ku memilih buku tersebut benar² hanya berdasarkan feeling saja. Sebelum buku itu aku kirim ke dik Nurma, aku baca dulu untuk sekedar membuat resensinya. Dan aku terperanjat membaca buku tersebut !!! .. ternyata buku Jakarta Underkompor adalah hasil karya orang yang membuat serial komik lucu yang awal tahun lalu ku dapatkan dari milist.

Ini bukan tentang komik nabi .. tapi tentang komik si pelaku yang memarodikan dirinya dengan cerdas dan bikin gemes. Aku waktu itu cuma berpikir, siapa kah pelaku dibalik semua ini? .. karena di millist tidak dicantumkan nama si pelaku.

Baru setelah buku ini ku beli, aku baru menyadari bahwa buku Jakarta Underkompor bener² keren. Hanya saja, pelaku yang mengaku orang Kendari .. tapi dalam tutur katanya seperti anak Jakarta. Aku sempat bertanya² .. apa bener si Arham ini anak Kendari? koq ngomongnya pake lo gue hehehe :mrgreen:

Buat Nurma .. tunggu ya bukunya. Sudah dikirim koq.

Iklan