blok.jpg

Seorang teman pernah mengeluh kepada ku, bahwa kondisi perusahaan tempatnya bekerja sudah sangat menyebalkan baginya. Dia benar² merasa terpaksa bekerja ditempat tersebut. Semangat kerja sudah hampir mencapai titik nadir. Ketika ku tanya penyebabnya, dia mengatakan bahwa banyak peraturan perusahaan yang bertentangan dengan hati nuraninya.

Seorang teman lainnya .. hengkang dari perusahaan tempatnya bekerja untuk lebih fokus mengurus perusahaannya sendiri karena menolak dimutasi kedaerah lain yang dapat menyebabkan perusahaannya terbengkalai.

Sedangkan teman yang lainnya .. merasa dirinya sudah menjadi robot dalam memimpin perusahaan miliknya. Tidak ada lagi semangat. Merasa jenuh dengan rutinitas. Padahal 2009 nanti kondisi ekonomi akan semakin berat.

Mungkin banyak dari teman² kita, saudara² kita atau bahkan kita sendiri mengalami hal² semacam itu .. kondisi tertekan yang membuat kita tidak bisa berkembang dengan baik atau kondisi yang bahkan dapat mengacam jiwa raga apabila kita tetap meneruskan cita² kita.

Pikiran rasanya buntu. Sementara tekanan semakin kuat. Boleh jadi .. kita menyerah atau bahkan jadi gila .. OMG!! audzubillahiminjaliq .. satu²nya cara untuk menyelamatkan kehidupan kita adalah keluar dari masalah itu untuk sementara waktu atau leave it and forget it !! .. tinggalkan selamanya.

Beberapa rekan .. benar² melupakan dan tak kembali menekuni apa yang telah dicita²kannya. Tapi ada beberapa rekan, yang pergi untuk sementara waktu .. mencari suasana yang kondusif untuk membangun kekuatan baru dan setelah kuat .. kembali merebut cita²nya.

Hmm .. seandainya kondisi tertekan dan mengancam jiwa raga kita apabila kita tetap bertahan untuk memperjuangkan cita² kita .. apakah kita terus fight, pindah ke tempat lain untuk sementara waktu dan akan kembali lagi ataukah kita lupakan!!!

Postingan ini saya dedikasi untuk mengenang peristiwa 1430 tahun yang lalu dimana seorang anak manusia bersama sebagian pengikutnya keluar dari kota Mekah menuju ke kota Medinah untuk menyelamatkan diri dari tekanan kaum kafir Quraisy.