blok.jpg

Boleh jadi, salah satu resolusi tahun ini bagi sebagian orang adalah ingin memiliki rumah tinggal. Untuk mewujudkan keinginan tersebut ada beberapa cara untuk mendapatkannya. Yang pertama, dengan cara membeli rumah yang sudah jadi. Bisa berupa rumah baru atau rumah ‘bekas’ alias rumah yang dijual oleh pemilik lama. Cara yang kedua, dengan membeli rumah yang baru akan dibangun oleh pengembang perumahan. Akan tetapi untuk menempati rumah tersebut perlu waktu. Dan cara yang ketiga adalah membangun rumah.

Ketiga cara tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing² .. dan tentunya menjadi kekurangan dan kelebihan yang berbeda dari masing² individu sesuai dengan sumber daya yang dimiliki oleh setiap individu.

CARA PERTAMA
Memperoleh rumah yang sudah jadi, baik dari pemilik lama maupun rumah baru, adalah cara tercepat dan termudah untuk mendapatkan tempat tinggal. Hal ini merupakan kelebihan yang utama dari cara pertama ini. Hanya saja, kendala terbesarnya — biasanya — adalah masalah harga.

Lokasinya cocok dengan keinginan kita, tapi harganya yang ga terjangkau. Sebaliknya .. harganya sesuai dengan isi kantong .. eala lokasinya yang ga pas🙂 .. jadi cara pertama ini hanya ‘menyenangkan’ buat orang yang kelebihan likuiditas alias tajiiirrrr.

CARA KEDUA
Membeli rumah dari pengembang perumahan sering kali menjadi pilihan banyak orang. Selain praktis, kita bisa memilih rumah dan lokasi yang sesuai dengan ekspektasi kita tentang rumah dan lingkungan yang kita inginkan. Disamping itu, banyak bank penyalur KPR / PPR yang bersedia membiayai kepemilikan rumah tersebut.

Hanya saja, kelemahannya adalah kita ga bisa segera menempati rumah tersebut. Apalagi kalo pihak pengembang tersebut hanya menjual ‘brosur’ saja:mrgreen: .. dan ketika rumah siap dihuni, sering kali hasilnya tidak sesuai dengan impian kita .. OMG!!
*siap² nomor telp customer service & kirim surat pembaca*

CARA KETIGA
Membangun rumah sendiri, artinya mulai dari mencari lahan, merancang rumah hingga mencari tukang bangunan dilakukan dengan daya upaya kita sendiri. Boleh juga sih minta tolong teman, rekan atau pemborong yang sudah kita kenal untuk membantu mewujudkan impian kita.

Membangun rumah sendiri, memberikan kesan yang lebih mendalam. Dan kita bakal memiliki story tersendiri atas rumah tersebut. Bagaimana kita bersusah payah mendapatkan lahannya dan memastikan bahwa tanah tersebut tidak bersengketa.

Belum lagi membongkar² buku dan majalah arsitektur, browsing di internet untuk tanya ini itu tentang rancang bangun rumah pada sejumlah ahli atau jalan² ke toko bangunan untuk melihat² bahan bangunan yang lucu serta unik dan lain sebagainya.

Yang pasti banyak waktu, tenaga dan biaya yang kita habiskan untuk melakukan semua kegiatan itu .. tapi, imbal baliknya adalah kepuasan batin yang boleh jadi tidak dapat dinilai dengan uang. Hmmm ..
*kalkulator sampe error*

Sebenarnya masih ada cara lain selain ketiga cara tersebut diatas .. yaitu mendapat rumah warisan *joged² dangdut* atau mendapatkan undian berhadiah rumah *kirim² kupon* hahaha😆 .. jablay banget !! ato ada teman² yang punya inspirasi lain. Ayooo bagi² dong.