blok.jpg

Aku ‘terlempar’ ke masa silam, dalam pusaran kenangan ketika ‘bertegur sapa’ dengan sahabat² lama di dalam situs pertemanan yang baru ku buka. Mulai dari teman semasa sekolah dasar hingga kuliah. Mulai dari teman berdansa dansi hingga memanjat tebing. Mulai dari teman biasa hingga teman yang sangat dekat sekali. Waktu terasa begitu dekat. Dua puluh tahun, tiga puluh tahun sepertinya baru terjadi kemarin.

Seorang teman berujar .. begitu cepat rasanya waktu berlalu. Foto² jadul yang ku pajang di situs pertemanan tersebut langsung mengundang laron tanggapan ato komentar teman² lama ku. Kami terasa hanyut ke masa silam. Saling mengenang, saling mengingat dan saling olok²an dengan tingkah laku kami waktu lalu.

Satu tahun, sepuluh tahun, tiga puluh tahun atau seratus tahun .. berapa lama yang bisa kita rasakan dan kita kenang. Berapa lama sebenarnya waktu yang kita inginkan untuk hidup di dunia ini?? .. ketika masih kanak² dulu, aku memimpikan untuk merasa kan dunia remaja.

Begitu menginjak masa remaja .. rasa²nya ingin sekali mencicipi privilege orang dewasa yang bisa memiliki akses kemana saja tanpa dicurigai usianya .. dan ketika sudah dewasa dan beranak pinak, apa lagi yang diinginkan kalo tidak kembali ke masa kecil, mengenang masa² silam.

Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu; dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. (An Nahl : 70)

Subhanallah .. situs pertemanan itu menyadarkan ku kalau waktu sudah semakin dekat .. bersyukur pada-Nya, karena aku diberikan masa untuk masih dapat berbuat baik. Aku ingat ucapan seorang bijak bahwa : “Sebaik²nya manusia adalah yang berguna buat orang lain” .. tidak perlu yang muluk², ku pikir cukup tidak membuat orang lain susah adalah hal yang lebih mudah untuk dilakukan.

Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. (Al Baqarah : 96)

Waktu terus berjalan ..