Ku coba untuk ungkap kan kata pada hari ini tentang kehidupan. Tentang makna kehadiran manusia dimuka bumi, terutama diriku. Ketika pada hari ini bertambah satu tahun lagi usia ku tapi apakah apakah bertambah banyak pahala ku atau dosa ku. Sebenarnya apakah kehidupan manusia hanya sekedar pahala dan dosa untuk nantinya diganjar dengan surga atau neraka? ..

Ku pikir, ada yang lebih penting dari soal tersebut, yaitu seberapa pantas kita menyandang predikat sebagai manusia sebagai kalifah dimuka bumi bukan sebagai durjana penghancur bumi.

Ada satu diskusi yang sangat menarik, ketika seorang teman menyatakan bahwa dunia diciptakan berjuta tahun yang lalu. Sedangkan manusia baru diciptakan setelah dunia siap dihuni. Tapi .. kehadiran manusia yang hanya ‘sekejap’ saja tersebut mampu merusak bumi dalam waktu relatip singkat. Ibarat .. manusia hadir pada detik detik pergantian tahun .. 365 hari telah berjalan dan manusia ada dipenghujung tahun menunggu detik detik pergantian tahun.

Jadi .. apakah kehidupan manusia mememang ‘ditakdir’ kan untuk menghancurkan bumi ini atau sebaliknya .. memeliharanya sebagai wujud rasa terima kasih pada Sang Pencipta isi alam semesta? .. Yang pasti setiap pagi aku bangun tidur adalah kesempatan baru untuk memperbaiki hidup ini.